UNITRI Gali Atlet Muda Bulu Tangkis Melalui Ajang Badminthon Championship 2018 se-Jawa Timur

Add Comment
Foto bersama peserta lomba dengan Wakil rektor III, Pembina UABT, Kepala Biro Kemahasiswaan, Ketua Umum UABT dan Ketua pelaksana kegiatan. (lian)
Lpm-Papyrus.com - Unit Aktivitas Bulu Tangkis Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UABT) Malang, mengadakan perlombaan kejuaraan bulu tangkis (Badminton Championship) 2018, se-Jawa Timur, dengan tema "Tingkatkan Prestasi Melalui Jiwa Sportivitas" di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, Sabtu (10/3).

Ketua pelaksana kegiatan Badminton Championship 2018, Fransiskus Albert ketika ditemui Papyrus mengaku bangga bisa menjalankan kegiatan Badminton Championship.

"Saya cukup bangga dengan acara ini, karena acara ini bukan saja diikuti oleh mahasiswa tetapi juga diikuti oleh anak SD, SMP, SMA yang ada di Jawa Timur.

"Semoga setiap peserta membawa jiwa sportivitas sebagai seorang atlet yang profesional," imbuhnya.

Pembukaan Badminton Championship 2018, dibuka oleh Wakil Rektor III, Dr. Totok Sasongko, MM. Dalam sambutannya, Totok mengatakan bahwa lembaga UNITRI, sangat mendukung semangat UABT untuk membuat event besar badminthon championship.

"Saya juga akan terus bekerjasama dengan pihak Persatuan Bulutangkis Provinsi Jawa Timur dan Kota Malang, agar pecinta bulutangkis anak mudah semakin antusias, agar terus berlatih dan terus menjadi atlet prifesional di bidangnya," tutup Totok. (asli)

Himaskap Unitri Sentuh Daerah Pesisir Melalui Seminar Nasional

Add Comment
pembukaan acara Semnas Perdana Himaskap dengan tarian budaya tradisional
Lpm-papyrus.com - Himpunan Mahasiswa Arsitektur Lanskap (Himaskap) Univeristas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) perdana mengadakan Seminar Nasional (Semnas) Perencanaan Lanskap Pesisir Berkelanjutan di Hotel Pelangi (13/03) pagi.

Pembina Himaskap Unitri Malang, Rizki Alfian  S.Arl.,M.Si, disela acara, mengatakan, diadakannya acara ini untuk memperkaya khazanah keilmuan mengenai ilmu lanskap baik untuk mahasiswa Arsitektur Lanskap (AL) dan juga untuk mahasiswa dari prodi lain. Dengan mengangkat tema Perencanaan Lanskap Pesisir Berkelanjutan memang lebih berkonsentrasi untuk teman-teman yang berasal dari daerah pesisir.

"Apalagi mengingat bahwa sebagian besar mahasiswa di Unitri berasal dari Indonesia Timur dengan kekayaan alam garis pantainya," jelasnya.

Wakil Rektor Unitri 3, Dr. Totok Sasongko, MM juga turut hadir untuk membuka acara Seminar Nasional Himaskap tersebut. Ia memperkenalkan Unitri di depan para tamu undangan yang datang dari civitas akademika AL se-Indonesia dan juga  menyampaikan terima kasih dan bangganya beliau kepada seluruh pihak civitas dan mahasiswa yang telah menyelenggarakan acara tersebut.

"Walau kita datang dari kampus kecil, tetapi saya tidak memandang fasilitas yang ada tetapi saya bangga dengan semangat mahasiswa dan civitas sehingga acara seminar nasional hari ini bisa terlaksana," ujarnya ditengah sambutan yg diberikan.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Perguruan Negeri (PN) Ikatan Arsitektur Lanskap Indonesia (IALI), Dr. Ir. Siti Nurisya, MSLA,.IALI. Beliau juga sekaligus menjadi pemateri dalam Semnas kali ini dengan subtema Perencanaan Lanskap Pesisir. Tidak hanya itu saja, seminar kali ini juga mendatangkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Lani Masruro S.E. M.Si dan juga Civitas Lanskap Indonesia, Dr. Ir. Pangesti Nugrahani yang masing-masing membahas tentang pengembangan kepariwisataan kawasan pantai dan konservasi mangrove di kawasan pesisir.

Seminar kali ini juga terdapat penandatanganan Momerandum of Understanding (MOU) dari pihak Unitri dengan Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, ISTN dan juga CV Lanskap Indonesia. Menurut Dekan Fakultas Pertanian Unitri, Dr. Ir. Amir Hamzah, MP menjelaskan program MOU ini akan berlanjut selama 5 tahun kedepan.

"Harapannya dengan adanya MOU ini bisa menjadi langkah sinergis yang bagus. Kedepannya dalam jangka waktu 5 tahun dari pihak Unitri akan lebih mudah untuk melakukan pertukaran dosen dan mahasiswa. Selain itu juga diharapkan mempermudah dalam kolaborasi jurnal dan ruang lingkup praktikum dan penelitian," tutupnya. (fir)

UABT Gelar Unitri Cup Se-Jawa Timur

Add Comment

Lpm-Papyrus.com -  Unit Aktivitas Bulutangkis Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UABT) Malang, mengadakan perlombaan kejuaraan bulutangkis( Badminton Championship)2018,Se-Jawa Timur, dengan tema "Tingkatkan Prestasi Melalui Jiwa Sportivitas" di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, Sabtu (10/3).

Turnamen tersebut dibuka oleh Wakil Rektor III , Totok Sasongko MM, yang berlangsung selama lima hari. Dalam kesempatan tersebut, Totok Sasongko menyampaikan bahwa pihak Unitri akan meningkatkan kerja sama dengan pihak Persatuan Bulutangkis Malang dan Provinsi Jatim, agar anak muda semakin antusias dalam berlatih.

"Pihak kampus berharap turnamen ini dapat berjalan lancar dan dapat menciptakan atlit profesional," harapnya saat sambutan.

Melalui Ketua pelaksana kegiatan Badminton Championship 2018, Fransiskus Albert mengatakan bahwa turnamen diikuti oleh siswa SD, SMP dan SMA serta Mahasiswa Se-Jawa Timur, yang terbagi atas tunggal putra-putri, ganda putra, dan ganda campuran.

"Untuk pertandingan tingkat mahasiswa hanya cabang putra, namun diganda campuran mahasiswa putri ikut andil," kata Fransiskus Albert.

"Semoga seluruh peserta dapat bertanding secara sportivitas," harapnya.

Albert mengungkapkan pertandingan berakhir pada hari rabu sore (14/03) dan dilanjutkan dengan pembagian hadiah, piagam dan tropi. (lian)

Budaya Tradisional Sebagai Pembuka Acara Semnas Himaskap

Add Comment

Lpm-Papyrus.com - Himpunan Mahasiswa Arsitektur Lanskap (Himaskap) Univeristas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang perdana mengadakan Seminar Nasional (Semnas) Perencanaan Lanskap Pesisir Berkelanjutan di Hotel Pelangi (13/03) pagi.

Pembina Himaskap Unitri Malang, Rizki Alfian  S.Arl.,M.Si, disela acara, mengatakan, diadakannya acara ini untuk memperkaya khazanah keilmuan mengenai ilmu lanskap baik untuk mahasiswa Arsitektur Lanskap (AL) dan juga untuk mahasiswa dari prodi lain.

Dengan mengangkat tema Perencanaan Lanskap Pesisir Berkelanjutan memang lebih berkonsentrasi untuk teman-teman yang berasal dari daerah pesisir.

"Apalagi mengingat bahwa sebagian besar mahasiswa di Unitri berasal dari Indonesia Timur dengan kekayaan alam garis pantainya," jelasnya.

Wakil Rektor III Unitri, Dr. Totok Sasongko, MM juga turut hadir untuk membuka acara Seminar Nasional Himaskap tersebut. Ia memperkenalkan Unitri didepan para tamu undangan yang datang dari civitas akademika AL se-Indonesia dan juga  menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh pihak civitas dan mahasiswa yang telah menyelenggarakan acara tersebut.

"Walau kita datang dari kampus kecil, tetapi saya tidak memandang fasilitas yang ada tetapi saya bangga dengan semangat mahasiswa dan civitas sehingga acara seminar nasional hari ini bisa terlaksana," ujarnya ditengah sambutan yg diberikan.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Perguruan Negeri (PN) Ikatan Arsitektur Lanskap Indonesia (IALI), Dr. Ir. Siti Nurisya, MSLA,.IALI. Beliau juga sekaligus menjadi pemateri dalam Semnas kali ini dengan subtema Perencanaan Lanskap Pesisir.

Tidak hanya itu saja, seminar kali ini juga mendatangkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Lani Masruro S.E. M.Si dan juga Civitas Lanskap Indonesia, Dr. Ir. Pangesti Nugrahani yang masing-masing membahas tentang pengembangan kepariwisataan kawasan pantai dan konservasi mangrove di kawasan pesisir.

Seminar kali ini juga terdapat penandatanganan Momerandum of Understanding (MOU) dari pihak Unitri dengan Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, ISTN dan juga CV Lanskap Indonesia. Menurut Dekan Fakultas Pertanian Unitri, Dr. Ir. Amir Hamzah, MP menjelaskan program MOU ini akan berlanjut selama 5 tahun kedepan.

"Harapannya dengan adanya MOU ini bisa menjadi langkah sinergis yang bagus. Kedepannya dalam jangka waktu 5 tahun dari pihak Unitri akan lebih mudah untuk melakukan pertukaran dosen dan mahasiswa. Selain itu juga diharapkan mempermudah dalam kolaborasi jurnal dan ruang lingkup praktikum dan penelitian," tutupnya. (firdha)