Himagara Bawakan Icon Gawai di Bazar Wisuda Unitri

Add Comment
Himagara Bawakan Icon Gawai di Bazar Wisuda Unitri
Stand Himagara saat bazar wisuda - Ist
Lpm-papyrus.com - Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara (Himagara) Universitas Tribhuwana  Tunggadewi (Unitri)  Malang ikut ramaikan bazar wisuda dengan menampilkan icon gawai sebagai penjabaran dari tema bazar yaitu generasi milineal, Jumaat (26/10).

Ketua Umum Himagara, Edwin Hanggurami mengatakan bahwa ada satu icon menarik yang terdapat di stand bazar Himagara. Icon tersebut adalah gawai. Menrutnya Icon ini merupakan simbol kritikan terhadap generasi muda yang cendrung invidualistik daripada menjadi generasi yang kreatif.

"Ada satu icon menarik yang kita tampilkan yaitu gawai. Gawai ini merupakan kritikan simbolik kepada generasi mileneal yang cendrung individualistik, jadi sangat diharapkan generasi mampu lebih inovatif, "ujarnya kepada Papyrus.

Edwin juga menambahkan bahwa stand wisuda yang didesain warna warni tersebut merupakan gambaran dari generasi milenel yang harus kreatif,inofatif harus mampu bersaing global.

"Sebenarnya pernak-pernik seperti ini kami mau menunjukan generasi mileneal itu harusnya esensinya kreatif, inovatif,dan mampu memenuhi tuntutan global,"tegasnya.

Selain itu ia juga menerangkan bahwa stand yang dipakai untuk bazar Himagara terdiri dari dua. Stand yang pertama nomor empat dan stand kedua nomor empat belas. 

"Ada dua stand yang kami pakai. Dua stand ini, yang pertama untuk menampilkan kreatifitas serta kritik kami mahasiswa Himagara, sementara yang kedua untuk jualan," jelas Edwin.

Edwin juga berharap wisudawan- wisudawati tahun ini bisa membawa stimulus yang baik bagi generasi mileneal untuk lebih bisa kreatif dan berinovatif.

"Harapan saya semoga wisudawan tahun ini bisa memberi stimulus yang baik untuk generasi mileneal, "pungkasnya. (linda)

Rumah Netizen PGSD Masuk Lima Besar Dalam Perlombaan Stand

2 Comments
Rumah Netizen PGSD Masuk Lima Besar Dalam Perlombaan Stand
Stand PGSD Unitri Malang - Ist
Lpm-papyrus.com - Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sekolah Dasar (Hima PGSD), berhasil meraih poin 85,25 pada penilaian stand bazar Wisuda Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) semester ganjil tahun ajaran 2017/2018. Dengan demikian Hima PGSD memperoleh peringkat empat. Penialian tersebut dilakukan pada Sabtu-Minggu (27-28/10).

Hima PGSD tersebut mengangkat tema rumah netizen, dalam persiapan stand memerlukan waktu selama tiga hari. Rumah netizen merupakan tempat yang dapat digunakan sebagai tempat berkumpul dan membicarakan pengetahuan yang bermanfaaat.

“Kami semua baik angkatan 2017 maupun 2018 saling bekerja sama dalam merpersiapkan stand ini, karena waktu yang kami miliki untuk mempersiapkan stand ini cuma sebentar, bahkan pemasangan tenda kami kemaren juga telat,”kata Ketua Umum Hima PGSD, Ahmad Anis.

Dalam stand bazar tersebut menyediakan produk ue lapis dan es buah, Meski merasa kurang maksimal namun mereka tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik. Menawarkan produk dengan baik adalah cara yang dipilih oleh Hima PGSD untuk menutupi segala kekurangan dalam stand mereka.

“Biarpun kurang maksimal, tapi kami lumayan puas dengan hasil ini, kami juga berharap semoga dengan adanya bazar seperni ini PGSD bisa lebih baik dan eksis lagi kedepannya,”pungkasnya. (kiki)

Edwin Aditya Menjadikan Anime Sebagai Inspirasi Membuat Skripsi

Add Comment
Edwin Aditya Menjadikan Anime Sebagai Inspirasi Membuat Skripsi
Edwin Aditya Pratama - Ist

Lpm-papyrus.com - Mengerjakan skripsi sesuai dengan apa yang digemari mungkin merupakan salah satu hal yang diimpikan oleh Mahasiswa. Bagaimana tidak selama ini skripsi selalu diidentikan dengan sesuatu yang sangat sulit. Namun, lain halnya dengan Edwin Aditya Pratama salah satu wisudawan Progam Studi Ilmu Komunikasi ini justru mengaku enjoy dalam mengerjakan skripsinya, pembahasan skripsi yang disukai adalah alasannya.

Anime Jepang dan Pembentukan Identitas Kelompok merupakan judul yang di ACC oleh dosen pembimbingnya pada saat itu. Kecintaannya pada anime yang menbuatnya terfikir untuk mengambil judul tersebut. 

“Sebenarnya awalnya saya nggak kepikiran karena saya mikirnya kalau sekelas untuk penelitian ini harusnya sesuatu yang benar-benar sifatnya akademis, tapi ternyata dua judul saya yang sebelumnya malah ditolak dan malah ini yang ACC” tuturnya. 

Sebelum mendapat judul untuk skripsinya Edwin mengaku sempat mentok karena beberapa kali usulan judulnya selalu ditolak, namun sepertinya memang passion Anime Jepang benar-benar telah melekat dalam dirinya terlebih dukungan dari para seniornya juga semakin mendorongnya untuk mencoba menjadikan kegemarannya tersebut sebagai konsep dari skripsinya.

Selain merasa lebih santai, dan senang dalam pengerjaan skripsinya, Sarjana Ilmu Komunikasi tersebut mengaku menyukai Anime sejak usia 5 tahun, ia juga berpendapat bahwa skripsinya merupakan dedikasi untuk hobinya selama ini. Edwin juga bercerita bahwa dia memang sudah sering mengikuti dan menghadiri berbagai event Jepang yang diadakan di Malang, bahkan jauh sebelum ia berkuliah di Unitri. Hal tersebut juga yang membuatnya merasa mudah dalam proses penelitian.

"Iya, soalnya kan saya udah ngerti lah sama kondisi lapangannya jadi ya udah tau lah sela-selanya seperti apa objek penelitian saya. Jadi ya ada untungnya saya ada kenalan berbagai komunitas Anime di Malang ini,” ujar Edwin. 

Menurut Edwin dengan memilih topik pembahasan yang sesuai dengan yang dia gemari akan membuat pikirannya termainset bahwa pengerjaanya akan seru dan juga akan membuat semakin penasaran bagaimana hasilnya. Sehingga secara tidak langsung akan memotivasi bagaimana cara agar penelitiannya cepat selesai dan sesuai dengan ekspektasi yang ingin dikejar, meskipun akan tetap ada revisi dari dosen maupun pengarahan lagi dari dosen. Hal ini dibuktikanya dengan tercantumnya nama Edwin Aditya Pratama sebagai salah satu wisudawan yang menjalani prosesi wisuda pada  Minggu (28/10) kemarin. (kiki) 


Peserta Stand Bazar Wisuda 2018 Sesalkan Keterlambatan Informasi Tema

Add Comment
Peserta Stand Bazar Wisuda 2018 Sesalkan Keterlambatan Informasi Tema
Salah satu Stand wisuda tahun 2018 - Ist
Lpm-papyrus.com - Telah menjadi agenda wajib pada setiap prosesi wisuda di Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, selalu mengadakan perlombaan stand bazar wisuda. Peserta yang mengikuti perlombaan stand bazar wisuda tersebut adalah seluruh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), dan juga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di Unitri. Agenda tersebut dilaksanakan pada saat wisuda Tahun Ajaran 2017/2018 (27-28/10).

Akan tetapi nampaknya terdapat perasaan kecewa yang dirasakan oleh peserta. Bagimana tidak, sebagian besar dari mereka mengaku mendapatkan tema stand bazar baru pada sehari sebelum hari-H. Mereka mengeluhkan lambatnya informasi yang disebarkan oleh panitia penyelenggara.

Ketua Pelaksana Stand Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI), Daniel Simo juga mengatakan bahwa sebelumnya mereka telah menentukan tema mengenai kembali ke alam. "Bahkan kami telah mempersiapkan jauh-jauh hari, akan tetapi mendekati jadwal yang telah ditentukan panitia baru memberikan tema,"ungkapya.

Hal serupa juga turut diungkapkan oleh Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEKIM), Andy Iswantoro ia mengatakan bahwa timnya merasa cukup keteteran dengan informasi tema yang baru ia dan teman-temannya terima sehari sebelum acara wisuda.

“Karena temanya baru tahu satu hari sebelum acara, jadi persipan kami dadakan untuk menyesuaikan dengan tema dari penyelenggara. Padahal kalau untuk panitianya sendiri kita sudah mulai mempersiapkan sekitar dua minggu,” jelas Andy.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Ahmad Anis Syafi’i juga turut mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya info mengenai tema stand cukup merugikan mereka, karena adanya keterlambatan ini menjadikan hal lain seperti pemasangan dekorasi tenda stand juga ikut menjadi terlambat, dan membingungkan.

“Seharusnya kami bisa mempersiapkan stand ini dengan lebh matang, namun karena info mengenai temanya telat pada akhirnya kami juga menjadi kurang maksimal, ulai dari dekorasi sampai menyiapkan bahan jualan juga ikut telat, pokoknya tidak seperti tahun sebelumnya,”pungkas Ahmad. (kiki)

Sanggar Seni Unitri Malang Sukses Tampilkan Tari Gambyong Saat Wisuda

Add Comment

Sanggar Seni Unitri Malang Sukses Tampilkan Tari Gambyong Saat Wisuda
Foto Penari saat Wisuda Unitri - Ist
Lpm-papyrus.com - Raut wajah gembira terpancar dari para penari pembuka acara Wisuda Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang. Seusai menarikan tari Gambyong, Minggu (28/10), mereka tampak lega. Setiap acara Wisuda Unitri selalu membuka acaranya dengan persembahan tari Gambyong yang dibawakan oleh mahasiswi yang tergabung dalam Sanggar Tari Tribhuwana.

Setelah melakukan persiapan selama kurang lebih satu bulan, dengan intensitas latihan tiga kali seminggu mereka mengaku bahagia. Terlebih dengan adanya pembagian menjadi dua tim mereka cukup merasa terbebani. Latihan yang diperpadat sejak empat hari sebelum wisuda juga cukup berpengaruh terhadap kesiapan anggota sanggar. 

Salah satu anggota sanggar, Sinta Silir juga mengungkapkan bahwa sebelum tampil pada acara wisuda semester genap tahun akademik 2017/2018, mereka semua telah berlatih dengan maksimal.

“Penampilan kami kali ini, saya rasa paling spesial, yang pertama karena kami harus terbagi menjadi dua tim, yang harus tampil pada hari pertama dan hari kedua sehingga kami juga sempat menebak-nebak kira-kira bagian kami yang mana. Terus juga kali ini juga kami menggabungkan antara alumni sanggar dan teman-teman yang baru bergabung di Sanggar,”jelas Sinta.

Adanya pembagian tim dan juga digabungkan dengan beberapa alumni sanggar, mampu menimbulkan atmosfer berbeda bagi para anggota sanggar tari tribhuwana. Terlebih dengan banyaknya tamu undangan juga cukup menambhakan efek nervous bagi para penari. Akan tetapi Sinta juga mengaku lega dapat menampilakan yang terbaik. Terlebih lagi dapat berbagi pengalaman antara alumni dan anggota baru.

“Saya berharap akan semakin banyak yang tertarik untuk bergabung di sanggar tari Tribhuwana. Pihak kampus atau juga Kemahasiswaan juga semoga nanti kedepannya dapat memberikan kami kesempatan untuk bisa melakukan layihan rutin dan melestarikan berbagai budaya lain di sanggar ini,”pungkasnya. (kiki)

Himatekim Tidak Hanya Hasilkan Nuklir dan Bom, Ini Produknya di Stand Bazar Wisuda

Add Comment
Himatekim Tidak Hanya Hasilkan Nuklir dan Bom, Ini Produknya di Stand Bazar Wisuda
Stand Himatekim saat bazar wisuda Unitri 2018 menampilkan produknya - Ist
Lpm-papyrus.com - Himpuan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEKIM) mengusung tema Generasi Milenial denga judul The Chemical Engineering Powering Change of Industry Revolution 4.0, dalam bazar wisuda Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, Sabtu-minggu (27-28/10).

Judul tersebut berangkat dari konsep revolsui industri yang terjadi dalam era digitalisasi. Ketua umum Himatekim, Andy Iswantoro menjelaskan tujuan dipilihnya konsep dan judul tersebut untuk menunjukan gambaran indrustri digital yang terjadi dalam dunia teknik kimia. Serta bagaimana persiapan untuk dapat bersaing saat lulus menjadi sarjana teknik kimia, dengan adanya berbagai tuntunan dari dunia yang serba digital.

“Untuk persiapan kami sudah membentuk panitia sejak dua minggu yang lalu, sedangkan untuk persiapan yang sesuai tema sendiri karena temanya baru diinfokan sehari sebelum kegiatan, jadi ya lumayan dadakan,”jelas Andy.

"Panitia dalam bazar ini berjumlah 10 orang dari devisi kesenia dan kewirausahaan, dan untuk urusan finansial menggunakan anggaran dari Hmj serta iuran dari panitia dan pengurus Himatekim,"lanjutnya.

Andy menyampaikan tujuan dari stand bazar Himatekim ialah memperkenalkan produk hasil dari  praktik mahasiswa Teknik Kimia yakni, Lilin aroma terapi, asap cair, dan sabun pencuci piring.

“Produk kami ini semua adalah hasil dari angkatan 2015 hingga 2018 dan ide dari rekan-rekan Teknik Kimia, jadi dari kegiatan ini kami juga semakin akrab dengan semua angkatan yang terdapat di Himatekim, tanpa adanya batasan senior junior,”ucapnya.

Ia berharap kedepan produk kami tidak lagi selau diidentikan dengan hal-hal seperti nuklir dan bom. Akan tetapi juga terdapat berbagai produk lain yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami juga berharap kegiatan stand bazar wisuda seperti ini juga terus berlanjut setiap tahunnya, dan berjalan lancar, serta semakin membuat rasa solid dan kekeluargaan antar mahasiswa,"harapnya. (kiki)

Zaman Kekinian Jadi Tema Stand Wisuda Agribisnis

Add Comment
Zaman Kekinian Jadi Tema Stand Wisuda Agribisnis
Stand Agribisni saat Wisuda Unitri 2018 - Ist
Lpm-papyrus.com - Universitas Tribhuawana Tunggadewi (Unitri) Malang menggelar wisuda semester ganjil Tahun Ajaran 2017/2018. Acara tersebut berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu (27-28 Oktober 2018). Setiap tahun pada saat acara wisuda, selalu diramaikan dengan adanya stand bazar wisuda. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) merupakan peserta stand wisuda.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) selalu berpartisipasi sebagai salah satu stand bazar wisuda. Zaman kekinian dipilih oleh pengurus Himagri sebagai tema. Ketua pelaksana stand bazar Himagri, Daniel menyampaikan bahwa persiapan yang mereka lakukan hanyalah selama tiga hari dengan melibatkan 26 orang untuk menciptakan stand yang menarik.

“Awalnya kami kira itu konsepnya adalah kembali ke alam jadi kami mempersiapkan awalnya adalah tentang alam, tapi ternyata dari panitia mintanya tentang generasi milenial. Pokonya milenial-milenial gitu, jadi kita ganti lagi temanya,”ungkap Daniel.

Untuk menggambarkan kesan zaman kekinian, Himagri memilih dress code yang terkesan casual. Perpaduan kaos putih dengan luaran kemeja bermotif kotak-kotak kompak dikenakan oleh penjaga stand bazar milik Himagri. Sedangkan untuk produk HIMAGRI menawarkan berbagai produk hasil karya mahasiswa Agribisnis, mulai dari makanan hingga buket bunga semua adalah hasil tangan mahasiswa Agribisnis dari semua angkatan.

“Kami kemarin semenjak ada intruksi dari Kepala Program Studi (KPS) langsung gerak cepat buat persiapan, namun kami memiliki kendala yakni pihak panitia wisuda terlalu mepet dalam menginformasikan tema,"ujarnya.

"Untuk anggarannya sendiri berasal dari Hmj, kami berharap dengan adanya stand ini untuk dapat juara, selain itu stand dapat mempromosikan produk dan Prodi kepada orang tua dari wisudawan,"harapnya. (kiki) 


Usung Tema Generasi Mileneal,TIP Desain Bazar Model Pantai

Add Comment
Usung Tema Generasi Mileneal,TIP Desain Bazar Model Pantai
Stand bazar Himatip saat wisuda 2018 - Linda
Lpm-papyrus.com - Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertaniaan (HIMATIP) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, melakukan bazar wisuda hari pertama dengan desain stand model pantai dengan tema generasi mileneal. Stand bazar ini letaknya disebelah kiri pintu masuk, tepatnya nomor 18 dan ditempati oleh 5 orang, Sabtu (27/10).

Ketua Umum Himtip, Erdus Anggal mengatakan bahwa desain stand bazar dengan model pantai dibuat untuk menunjukan bahwa generasi mileneal tidak hanya sibuk dengan kehidupan sosial media, tetapi perlu menikmati alam serta memiliki kedekatan dengan alam. Generasi milenel juga sering dikaitkan dengan kesukaannya akan alam.

"Sekarang ini rata-rata anak muda suka berekreasi seperti halnya menikmati alam dan ketika dikaitkan dengan generasi milenel sangat cocok dan juga anak muda diajak untuk kembali ke alam ,karena mileneal tak harus selalu berkaitan dengan anak-anak yang suka facebook, internet dan yang lainnya,"ujarnya.

Eduardus juga menyampaikan tujuan dari bazar ini adalah menumbuhkan jiwa entreprenuer karena mahasiswa juga dituntut untuk jualan makanan dan minuman yang sudah disiapkan seperti es buah, puding, kue-kue dan makanan ringan seperti kripik dengan kisaran harga tiga ribu sampai lima ribuaan, serta mahasiswa diajak untuk kembali mencintai alam.

"Untuk menumbuhkan jiwa entreprenuer dari mahasiswa TIP sendiri dan juga mengajak mahasiswa untuk bisa mengenal alam "ungkapnya kepada payrus.

Ia berharap bazar ini bisa menjadi momen untuk mahasiswa belajar dan kembali berkreasi dengan alam, "Harapan saya bazar ini bisa menjadi moment belajar untuk jiwa enterpeuner dan juga mahasiswa bisa berkerasi dan dekat dengan alam,"pungkasnya. (linda/deby/asti)

Smk Asal Mojokerto dan Pasuruan PKL di Unitri

Add Comment
Smk Asal Mojokerto dan Pasuruan PKL di Unitri
Siswi dari SMK 2 Mojokerto dan SMK 1 Pasuruan - Linda
Lpm-papyrus.com - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Kota Mojokerto dan SMK 1 Pasuruan melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) selama kurang lebih 6 bulan di Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, Jumat (26/10).

Pkl tersebut dimulai pada bulan Juli untuk SMK 1 Pasuruan dan bulan Oktober untuk SMK 1 Mojokerto dengan utusan enam orang dari masing-masing sekolah. 

Yuni salah seorang siswi praktik mengatakan bahwa Pkl bertujuan untuk membina anak-anak SMK untuk mengetahui praktik kerja dibidang Teknologi Industri Pertaniaan  (TIP) sekaligus membantu mahasiswa yang sedang melakukan penelitian.

"Praktik ini dilakukan agar kami bisa menerapkan teori yang kami peroleh di sekolah dengan praktek, dan juga disini kami membantu mahasiswi penelitian juga,"kata Yuni saat ditemui Papyrus.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Program Studi (KPS) TIP, Loreni Tantalu S Pi Mp, praktik tersebut juga sangat membantu prodi khususnya untuk mahasiswa yang sedang melakukan penelitian.

"Mahasiswa sangat terbantu dengan keberadaan anak-anak praktik ini khususnya untuk mahasiswa yang melakukan penelitian"ujarnya kepada papyrus.

Loreni Tantalu menambahkan Pkl tersebut merupakan bentuk kerja sama kampus khususnya prodi dengan SMK yang berlangsung dari tahun 2015. "Ini adalah kerja sama yang menguntungkan kebelah pihak karena pihak SMA bisa mengetahui dunia praktik dan prodi terbantu dengan kehadiran mereka,"imbuhnya.

Ia juga mengharapkan kerjasama tersebut dapat berkelanjutan kedepannya sehingga dapat membantu mahasiswa sekaligus siswa-siswi."Harapannya saya kerja sama menguntungkan ini terus berkelanjutan kedepannya,"harapnya. (linda/deby)

Prodi Komunikasi Unitri Berikan Kemudahan Skripsi Kepada Mahasiswa

Add Comment
Prodi Komunikasi Unitri Berikan Kemudahan Skripsi Kepada Mahasiswa
Fisipol Unitri Malang - Linda
Lpm-papyrus.com - Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, memberikan dua pilihan aktivitas skripsi kepada mahasiswa komunikasi angkatan 2015, berupa penelitian dan tugas akhir dalan bentuk projek yang dikerjakan sesuai konsentrasi masing-masing. kebijakan ini diterpakan untuk memudahkan mahasiswa yang kan menyelesaikan tugas akhir ditahun 2018.

Kepala Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Fathul Qorib S Ikom M Ikom, mengatakan bahwa kebijakan ini diterapkan program studi untuk memberikan wadah kepada mahasiswa yang pandai di bidang praktis namun kesulitan dalam penulisan skipsi. Wadah ini digunakan untuk mengakomodir kompetensi mahasiswa.

"Kebijakan prodi ini digunakan untuk memudahakan mahasiswa, karena ada mahasiswa yang pandai di ilmu praktis tetapi kesulitan dalam penulisan skipsi. Jadi, diberikan wadah untuk kompentensinya terakomodir,"kata Fathul Qorib saat ditemui diruangan, Jumat (26/10).

Kaprodi juga menambahkan tugas akhir ini akan berupa projek namun akan dibuat laporan serta dikerjkan secara berkelompok sesuai kosentrasi masing-masing

"Setelah tugas akhir dibuat,dilanjutkan dengan membuat laporan dan ini juga dikerjakan dalam kelompok sesuai kosentrasinya masing-masing,"ujarnya .

Alimuddin, mahasiswa kosentrsi jurnalistik angkatan 2015 sebagai penerima kebijakan mengatakan bahwa kebijakan yang diterapkan sudah bagus karena dengan adanya tugas akhir yang dikerjakan secara berkelompok maka secara otomatis sudah bisa  mengurangi kesulitan mahasiswa dalam  mengerjakan skirpsi sendiri .

"Itu cukup bagus karena mahasiswa tidak selalu berpatokan kepada skripsi itu harus pribadi dan bekerja sendiri, mungkin dengan adanya dua pilihan ini dari kaprodi mahasiswa bisa lebih tenang,tidak menjadi beban tersendiri karena akan menjadi kerja kelompok,"ungkap Ali.

Alimuddin juga berharap mahasiswa angkatan 2015 bisa menyelesaikan skripsi dengan baik dan tanpa hambatan dan juga memanfaatkan peluang pilihan skipsi berupa tugas akhir dengan baik sehingga satu angkatan bisa lulus bersama-sama.

"Harapan saya semoga nanti teman-teman yang akan menyelesaikan skripsi tidak mengalami kendala atau kesulitan apalagi banyak kesibukan yang dilakukan dan juga satu angkatan bisa serempak wisuda nantinya,"pungkasnya. (linda/deby)

Teater Kopi Tampil Percaya Diri Di Festival Teater Mahasiswa Se-Jatim

Add Comment
Teater Kopi Tampil Percaya Diri  Di Festival Teater Mahasiswa Se-Jatim
Saat pementasan dari Ukm Teater Kopi - Ovi
Lpm.papyrus.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Kopi Universitas Tribhuawan Tunggadewi (Unitri) Malang ikuti Festival Teater Mahasiswa "Sepasangan Aktor" dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, di Universitas Negeri Malang (UM), Sesala (23/10).

Festival Teater Mahasiswa Se-Jawa Timur, Sepasang Aktor yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Indonesia, (UM) dalam rangka  memperingati bulan bahasa yang sudah belangsung sejak hari senin. Bersamaan dengan itu, Teater Kopi yang sudah berusia delapan tahun, mencoba menunjukkan kembali eksistensi dan kebolehannya di bidang seni peran, dengan ikut berpatisipasi dalam ajang tersebut.

“Sebagai Anggota Teater Kopi kami hanya ingin menunjukkan bahwa UKM Teater Kopi juga memiliki keberanian untuk bersaing, dan kompak untuk tampil di depan khalayak yang lebih luas, tidak hanya di lingkup Unitri saja,”ujar Gufron selaku  Ketua Umum Teater Kopi.

Pimpinan Produksi (Pimpro) lakon drama Sartini dan Dasim, Stephen Ermanda Saputra, menunjukkan semangat dan rasa percaya yang tinggi akan keberhasilan pementasan tersebut, Pasalnya Teater Kopi diaggap sebagai salah satu teater kampus yang diperhitungkan di Malang, menurutnya Teater Kopi sudah melakukan proses yang maksimal, mulai dari pra produksi sampai pasca produksi.

“Saya sebagai Pimpro memang sudah yakin 100% kalau pementasan ini akan berhasil, dan Puji Tuhan kita sudah menyelesaikan pertunjukkan ini dengan baik sesuai dengan harapan, Ia optimis menang, walapun menang itu cuma bonus,"tuturnya.
Teater Kopi Tampil Percaya Diri  Di Festival Teater Mahasiswa Se-Jatim
Pemeran dan peserta dalam ajang Pentas Seni Mahasiswa di UM - Ovi
Koordinator Crew Musik, Alifah Miftahul Jannah, anggota muda Teater Kopi, mengungkapkan banyak kesulitan dan kendala yang dialami crew music selama proses penggarapan, mulai dari pemberlakuan jam kampus yang terbatas sampai jam sepuluh malam, mengkoordinir crew music yang lain, menyesuaikan jadwal kuliah, sampai pada kesulitan bermain musik gamelan. menurutnya hal tetsebut dikarenakan rata-rata personilnya baru pertama kali  memainkan musik tersebut.

“Sebenarnya kendala kami hanya waktu memainkan musik, tapi yang buat kami gak tenang karena pemberlakuan jam malam kampus, ementara perkulahan selesai sampai jam delapan malam, otomatis waktu latihan cuma satu sampai satu setengah jam. Ditambah lagi kesulitan para crew yang baru pertama memainkan musik gamelan, tapi terlepas dari semua itu, Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar, intinya aku bangga pada kalian,”tutupnya.

Naskah yang berjudul Sartini dan Dasim, karya Sigit Priyo Utomo yang diadaptasi dari naskah Ludruk berjudul Rumah Gila karya Sutak Wardiono berhasil dipentaskan dengan maksimal di Laboratorium Drama, Fakultas Bahasa dan Sastra UM, Hafis dan Hesti tokoh pemeran utama Dasim dan Sartini, mengungkapkan rasa bangga karena mereka telah berhasil menyelesaikan pertunjukan, khususnya dalam memerankan tokoh masing-masing.

”Naskah ini memang bukan naskah yang mudah, jadi kami harus berusaha keras selama satu bulan terakhir untuk menghilangkan karakter diri saya sendiri,  saya belajar banyak bahwa proses tidak segampang dan semudah yang dibayangkan, banyak hal yang harus dikorbankan khususnya korban perasaan, menjadi seorang aktor tidak hanya bermodal percaya diri saja, tapi juga harus memiliki komitmen dan rasa percaya diri  yang tinggi,"jelas Hafis dan Heati.

"Proses itu tidak mudah, komitmen, bertanggung jawab, serta optimis tidak mudah pesimis, karena aktor yang professional adalah aktor yang tidak egois dan selalu berusaha mengeluarkan karakter diri dari tubuhnya dan masuk kedalam tubuh tokoh yang diperankannya,”tutup Hesti saat diwawancarai  wartawan papyrus. (ovi)

Senia Agustina Raih Juara 1 Dalam Kejuaraan Karate Proprov Jawa Tengah Ke-15

Add Comment
mahasiswa unitri , Senia Agustina Raih Juara 1 Dalam Kejuaraan Karate Proprov Jawa Tengah Ke-15
Senia Agustina saat menerima mendali dalam Kejuaraan Karate Proprov Jawa Tengah ke-15, Selasa (23/10) - Ist
Lpm-papyrus.com - Senia Agustiana dari Ukm Karate Berdiakri Bushido Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, kembali menorehkan prestasi dalam ajang Kejuaraan Karate Porprov Jawa Tengah ke-15. Dalam kejuaraan tersebut mahasiswi Program Studi (Prodi) Manajemen itu berhasil meraih juara 1 dalam kelas 50 kg putri, Selasa (23/10).

Sebelum mengikuti kejuaraan tersebut, Senia mengakatan bahwa telah berlatih dan mempersiapkan diri selama satu tahun terakhir, dengan membagi waktu kuliah serta latihan setiap hari. Hal tersebut ia lakukan untuk membanggakan orang tua dan mengaharumkan nama Unitri Malang.

“Saya memberikan ini semua untuk kedua orang tua senia, orang-orang yang Senia sayang, dan semua yang sudah mendoakan senia, terlebih pelatih, karena tanpa pelatih saya tidak bisa apa-apa,"jelas Senia saat dikonfirmasi melalui sambungan telephone. 

Setelah banyak mengikuti berbagai kejuaraan karate hingga level internasional, Ia menyampaikan ada kendala yang dialami yakni rasa kurang percaya diri saat bertanding. Namun, atas dukungan dari semua pihak, hal tersebut dapat teratasi.

"Kejuaraan kali ini saya berhasil mendapatkan juara 1 setelah mengalahkan atlet asal Kota Semarang, Pekalongan dan Grobokan,"ungkapnya.

“Dengan prestasi yang telah saya dapatkan ini, semoga kedepannya saya tetap rendah hati dan terus berlatih untuk mempersiapkan mengikuti pra-kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) dan minta dukungan dari teman-teman agar lolos,"harapnya.

Selain itu, Ia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa Unitri Malang, "jangan pernah ragu untuk mencoba, meraih sesuatu dan tetap yakin dengan pilihan yang diambil, serta tetap semangat,"pungkasnya. (kiki)

Ukm Teater Kopi Ingin Membongkar Idealisme Lewat Peran

Add Comment
Ukm Teater Kopi Ingin Membongkar Idealisme Lewat Peran
Ukm Teater Kopi saat lakukan latihan, Senin (22/10) - Kiki
Lpm-papyrus.com - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Kopi Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, melakukan latihan terakhir sebelum mengikuti Festival Teater Mahasiswa : Sepasang Aktor se-Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang (UM). Latihan tersebut bertempat di Gedung Hayam Wuruk Unitri. 

Sutradara teater kopi, Khalis Len mengungkapkan dalam mengikuti perlombaan kali ini UKM Teater Kopi akan membawakan sebuah naskah yang berjudul Sartini dan Dasim. Naskah yang merupakan karya dari Sigit Priyo Utomo ini merupakan adapatasi dari sebuah naskah yang berjudul Rumah Gila, karya Sutak Wardiyono. Hesty Diah dan Hafid Rianto dipercaya untuk memerankan tokoh Sartini dan Dasim. 

“Sejauh ini setelah melakukan berbagai persiapan mulai dari pencarian naskah, bedah naskah, penggarapan keaktoran, olah tubuh, suara dan lain sebagainya hingga pengadeganan selama kurang lebih 1,5 bulan. Saya merasa persiapan kami sudah 99%,” jelasnya, Senin (22/10).

Khalis juga menceritakan untuk penggarapan musik sendiri baru bisa mereka kerjakan kurang lebih h-10. Hal ini dikarenakan keterbatasan ruangan yang tidak memungkinkan bagi mereka untuk membawa perakatan musik gamelan sebagai pengiring. Selain itu banyaknya kegiatan yang berada di kampus seperti persiapan diklat juga cukup merepotkan mereka dalam mencari tempat latihan. Ia juga mengatakan bahwa selain untuk mengikuti perlombaan, naskah yang mereka garap ini juga akan ditampilkan dalam peringatan Hari Lahir (harlah) Ukm Teater Kopi. 

“Untuk keseluruhan kami akan memberangkatkan 15 orang anggota dari Ukm Teater Kopi. Masing-masing terbagi sebagai aktor, kru musik, kru setting, dan juga sutradara. Allhamdulilah kami juga mendapatkan dukungan dari pihak kampus dalam segi finansial sehingga kami sangat terbantu,” tuturnya.

Dalam perlombaaan ini mereka tidak mengharapkan juara ataupun mendapat gelar yang terbaik. UKM Teater Kopi benar-benar mejadikan ini sebagai tahapan untuk berproses, dengan tujuan untuk membongkar idealisme dari setiap anggota Teater Kopi. Sehingga nantinya mereka semua bisa benar-benar melebur untuk membangun Teater Kopi. Inti dari semuanya adalah bagaimana cara membangkitkan semangat para anngota Teater Kopi, sekaligus pembuktian kedapa masing-masing anggota bahwa mereka semua mampu berproses dengan baik. (kiki)


Ukm Karate Berdikari Bushido Unitri Adakan Traning Center Untuk Persiapan Kejuaraan Malang Open 2018

Add Comment
Ukm Karate Berdikari Bushido Unitri Adakan Traning Center Untuk Persiapan Kejuaraan Malang Open 2018
Ukm Karate Berdikari Bushido Unitri Malang saat latihan, Minggu pagi (21/10) - Kiki
Lpm-papyrus.com - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Karate Berdikari Bushido Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, adakan Training Center (TC). Latihan tambahan yang diadakan khusus untuk persiapan Kejuaran Malang Open ini berlokasi di halaman depan kampus Unitri Malang, Minggu (21/10).

Malang Open merupakan kejuaran tahunan Karate di Kota Malang. Acara tersebut akan mempertandingkan karate mulai dari usia dini hingga senior. Dengan mempertandingkan berbagai kelas, Malang open akan memperebutkan Piala Walikota Malang, Piala KONI Kota Malang, Piala Rektor IKIP Budi Utomo Malang, serta Piala FORKI Kota Malang. Acara yang akan berlangsung pada tanggal 02 s/d 03 November 2018 tersebut diselenggarakan di Gedung Olahraga (GOR) Ken Arok Jalan Mayjen Sungkono Malang.

“Rencanya untuk pertandingan kali ini kami akan mengirimkan 9 atlet terbaik kami yang akan bertanding di kelas kumite Senior. Hari ini mereka yang mengikuti TC Insyaallah yang akan berangkat. Ini kami lakukan untuk meningkatkan persiapan peserta agar pada saat pertandingan nanti kami benar-benar siap,” jelas Ketua Umum UKM Karate Berdikari Bushido, Reza Ahmad Zaky.

Seperti pada saat mengikuti kejuaran karate lainya, diluar dari latihan rutin UKM Karate Berdikari Bushido selalu menambahkan persiapan khusus. Ukm ini merupakan salah satu Ukm yang selalu membawa pulang gelar juara dalam setiap pertandingannya, baik dalam tingkat lokal daerah, nasional, maupun internsional. Sehingga, kali ini mereka juga berusaha maksimal untuk mendapatkan hasil terbaik dengan membawa nama almamater kampus.

“Kami tidak mau untuk menargetkan juara berapa dalam setiap pertandingan. Yang jelas kami selalu berusaha sebisa mungkin untuk meraih yang terbaik. Karena bagi kami title juara hanya akan kami miliki pada saat pengalungan medali di atas podium, setelah turun dari podium kami sudah mantan juara. Sehingga fokus kami adalah bagaimana kita mempersiapkan semuanya dengan baik,  dan juga akan menghasilkan yang terbaik,” pungkasnya. (kiki)

Sanggar Tari Unitri Malang Maksimalkan Latihan Untuk Pembukaan Wisuda

Add Comment
Sanggar Tari Unitri Malang Maksimalkan Latihan Untuk Pembukaan Wisuda
Suasana Sanggar Tari Unitri Malang saat latihan, Minggu (21/10) - Kiki
Lpm-papyrus.com - Sanggar Tari Tribhuwana Universitas Tribhuwana Tungadewi (Unitri) Malang, melakukan latihan secara maksimal untuk tampil pada wisuda Unitri periode Oktober 2018 mendatang. Latihan diikuti oleh 20 penari tersebut dilaksanakan di Gedung Hayam Wuruk lantai dua, pada Minggu siang (21/10). 

Pembina Sanggar Tari, Tulus Tri Sumanto mengungkapkan bahwa pada saat ini mereka memang tengah meningkatkan porsi latihan, hal ini dikarenakan jadwal wisuda yang tinggal satu minggu lagi. Sedangkan untuk teknis tariannya sendiri memang sedikit ada perubahan sesuai dengan acara wisuda yang juga terdapat perubahan dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya. Pada priode wisuda kali ini akan ada penambahan peserta  atau wisudawan sehingga akan berpengaruh terhadap ruangan yang pada akhirnya teman-teman dari sanggar juga harus mengikuti.

“Untuk wisuda periode ini memang kami ada sedikit perubahan, biasanya kami menampilkan sendratari kolosal, dan juga tari gambyong sebagai pembuka acara. Selain itu untuk musik biasanya kami menggunakan live music dari teman-teman karawitan, tetapi periode ini kami hanya menggunakan mp3 sebagai musik pengiring,”jelasnya. 

Dengan menampilkan 20 penari maka untuk penampilannya akan dibagi menjadi dua tim, yaitu tim pertama yang akan tampil pada tanggal 27 Oktober, dan tim kedua pada tanggal 28 Oktober. Sanggar Tari Tribhuwa setiap tahun selalu menjadi pengisi acara dalam setiap acara wisuda yang diselenggarakan oleh Unitri. Selain itu sanggar tari Tribhuwana juga rutin menjadi pengisi acara baik di dalam maupun luar Unitri. Tidak hanya membawakan tarian Jawa akan tetapi juga berbagai tarian daerah yang ada di Indonesia. 

“Kurang lebih untuk event wisuda kami melakukan latihan khusus selama dua bulan lebih. Dengan pengintensifan latihan pada sua minggu sebelum hari-h. Untuk konsep pada tahun ini justru agak lebih mudah karena kami hanya menampilkan tari pembuka. Teman-teman yang sudah lama juga ikut jadi akan ada penggabungan antara teman-teman baru dan yang lama. Semoga kedepannya nanti kami mampu menampilkan yang terbaik dan bisa terus berpartisipasi dalam kegiatan kampus,” pungkasnya. (kiki)

Ukm Karate Berdikari Bushido Unitri : Loyalitas Terhadap Organisasi Sangat Penting, Juara Ialah Bonus Bagi Kami

Add Comment
Ukm Karate Berdikari Bushindo Unitri Malang saat ikuti bazar Ukm - Ist
Ukm Karate Berdikari Bushindo Unitri Malang saat ikuti bazar Ukm - Ist
Lpm-Papyrus.com - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Karate Berdikari Bushido Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, semakin menancapkan popularitasnya. Baik dalam lingkup kampus maupun diluar kampus. Hal ini terlihat jelas dari berbagai kegiatan yang diikuti, bahkan bisa dikatakan bahwa UKM yang berdiri sejak tanggal 11 November 2011 ini merupakan salah satu penyumbang rutin piala bagi Unitri.

Dengan tujuan memasyarakatkan olahraga bela diri Karate dan membina generasi muda menuju puncak prestasi di masa yang akan datang. Maka UKM Karate Berdikari Bushido tidak hanya aktif dalam mengikuti kejuaraan akan tetapi juga rutin dalam pelaksaan  kejuaraan Karate.

Beberapa kejuaraan yang telah dilaksanakan diantaranya adalah Kejuaraan Karate Unitri Cup I Tahun 2016(Jawa Timur), dan juga Kejuaraan Karate Unitri Cup II Tahun 2017 (Jawa-Bali). Berbagai kejuaraan tersebut tidak hanya menguntungkan bagi Ukm Karate Berdikari Bushido akan tetapi juga memiliki andil yang besar bagi eksistensi kampus. 

Untuk berada pada titik ini bukanlah sesuatu yang instan, sangat panjang proses yang harus dilalui oleh teman-teman dari UKM Karate Berdikari Bushido. Latihan rutin dua kali dalam seminggu harus mereka lakoni demi mendapatkan hasil yang maksimal. Bahkan Training Center (TC) juga harus dilakukan demi menghadapi berbagi kejuaraan yang akan diikuti oleh Ukm Karate Berdikari Bushido. 

Ketua Umum Ukm Karate Berdikari Bushindo Unitri, Reza Ahmad Zaky - Ist
Ketua Umum Ukm Karate Berdikari Bushindo Unitri, Reza Ahmad Zaky - Ist
Terhitung sejak awal didirikan pada tahun 2011 sudah lebih dari 100 predikat juara yang diraih oleh Ukm Karate Berdikari Bushido. Dari tingkat Malang Raya hingga Internasional sudah pernah dicicipi oleh mereka. Seperti yang disampaikan oleh salah satu juara, sekaligus Ketua Umum dari UKM Karate Unitri, Reza Ahmad Zaky. Mereka selama ini selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi Unitri. Melalui berbagai kejuaraan ini ia berharap kedepannya nanti Unitri bisa dikenal secara luas, terutama melalui karate. 

“Sejauh ini pada tahun 2018 saja kami telah mengikuti sebanyak 3 kejuaan. Dengan hasil 10 predikat juara. Sementara untuk terdekat ini kami sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti Malang Open 2108. Semoga di Malang Open nanti kami bisa memberikan yang terbaik bagi Ukm, terutama bagi kampus,”jelas Reza, Jumat (19/10).

Reza menyampaikan bahwa kekompakan dari anggota Ukm Karate Berdikari Bushido ini tidak hanya dalam hal latihan dan event saja. Bahkan dalam setiap kejuaraan yang mereka ikuti selain mendapatkan dana dari kampus, mereka dengan sukarela juga mengumpulkan uang sebagai bentuk dukungan kepada rekannya yang mengikuti pertandingan.

"Loyalitas menjadi syarat wajib bagi setiap anggota Ukm Karate Berdikari Bushido. Bagi mereka title juara hanyalah pada saat momen pengalungan medali dan penyerahan tropi saja, seletah turun dari podium mereka semua telah resmi menjadi mantan juara, yang bisa digantikan dan dikalahkan kapan saja,"tegasnya.

“Bukan masalah seberapa banyak piala ataupun penghargaan yang kami peroleh, akan tetapi bagi kami prestasi tertinggi adalah pada saat kami mampu memberikan loyalitas yang tinggi kepada organisasi kami. Kalau juara itu ya kami anggap sebagai bonus dari latihan yang selama ini kami lakukan. Pada intinya fokus kami adalah bagaimana cara kita berdedikasi pada Ukm ini dengan menunjukan adanya perkembangan yang semakin baik kedepannya,”pungkasnya. (kiki)

Ukm Karate Berdikari Bushido Unitri Malang Miliki Segudang Prestasi, Ini Rinciannya

Add Comment
Foto saat penerimaan piala dan membawa bendera Unitri, Ukm Karate Berdikari Bushido Unitri Malang - Istimewa 
Lpm-papyrus.com - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Karate Berdikari Bushido Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, merupakan salah satu Ukm Unitri yang memiliki segudang Prestasi dan rutin menyumbang piala serta mengharumkan kampus Unitri Malang, baik tingkat Lokal, Nasional maupun Internasional. Berikut beberapa prestasi dan piala yang di peroleh Ukm Karate Berdikari Bushido sejak berdiri pada 11 November 2011.

Aprillian Dwi S
Juara II Kumite -55 Kg Kejurnas Piala Walikota Surabaya Tahun 2012
Juara II Kumite -60 Kg Kejurnas Malang Open Tahun 2012
Juara III Kumite -60 Kg Kejurnas Karate Terbuka POR Maesa Jatim
Juara II Kumite -55 Kg POMDA Jatim Th 2013
Juara II Kumite -60 Kg Kejurnas Malang Open Tahun 2014
Juara II Kumite -60 Kg Milo Open Karate Championship di Kuala Lumpur, Malaysia

Senia Agustina
Juara I Kumite -50 Kg Kejurnas Malang Open Th 2016
Best of the Best Kumite Putri Kejurnas Malang Open Tahun 2016
Juara I Kumite -50 Kg Kejurnas Jombang Open Th 2016
Best of the Best Kumite Putri Kejurnas Jombang Open Tahun 2016
Juara II Kumite -50 Kg Kejurnas BKC Bogor 2016
Juara I Kumite -50 Kg Kejurda Pengprov FORKI Jatim Piala Pangdam V/Brawijaya III Surabaya Tahun 2017
Juara I Kumite -50 Kg POMDA Jatim Tahun 2017
Juara I Kumite -50 Kg Kejuaraan Antar Mahasiswa seAsia Tenggara Tahun 2017

Hilarius Fedrianto
Juara II kumite -55 Kg junior kejuaraan piala Ketum BKC Tuban se Jawa-Bali tahun 2013
Juara III Kumite -55 Kg Senior  kejuaraan Solo Cup VI tahun 2014
Juara II Kumite -55 Kg Under 21 kejuaraan Malang Open VI tahun 2014
Juara I Kumite -55 Kg Junior di PORKAB Malang tahun 2014
Juara I/ The Best Kata perorangan tingkat mahasiswa Gashuku UNITRI Open tahun 2015
Juara III KATA Beregu di POMDA JATIM 2015
Juara II KATA  Under 21 di Tournament Karate PANGDAM XII/ TPR 2015
Juara II Kumite -60Kg Under 21 Pa di Tournament Karate PANGDAM XII/ TPR 2015
Juara II Kumite kelas Bebas di Kejuaraan Karate UNESA CUP I Surabaya 2016

Dieky Widy Prasetya :
Juara III KATA Beregu Pa POMDA JATIM Tahun 2015
Juara II KATA Pa Tingkat Mahasiswa UNITRI Open II Tahun 2015
Juara II Kumite Tingkat Mahasiswa UNITRI Open II Tahun 2015 
Juara I Kumite -55 Kg  Senior Piala UJWALA CUP  YPR 502 KOSTRAD 2016 
Juara III Kata Senior di Piala UJWALA CUP YPR 502 KOSTRAD Tahun 2016 
Juara II Kumite Beregu senior Piala UJWALA CUP YPR 502 KOSTRAD 
Juara II Kumite -55 Kg Solo Cup VII KEJURNAS Solo Piala DANREM dan Walikota Solo 2016
Juara III Kumite -55 Kg Senior Kejurda Pengprov Forki Jatim Piala PANGDAM V / BRAWIJAYA III Surabaya Tahun 2017 

Marselinus Ready 
Juara III Kumite – 67 Kg kejuaraan Bushido cup I Grobogan,Jateng Tahun 2013
Juara I Kumite (Indiv)-55 Kg Under 21 Kejuaraan Karate Se-Jawa-Bali  Tahun 2013
Juara III KATA Beregu Kejuaraan Karate se-Jawa-Bali Tahun 2013
Juara I Kumite (Indiv) -55 Kg Senior Malang Open Tahun 2014
Juara I Kumite/ The Best Kumite tingkat Mahasiswa UNITRI Open 2015
Juara III Kumite (Indiv) -60 Kg POMDA JATIM Tahun 2015
Juara III KATA Beregu POMDA JATIM Tahun 2015
Juara III Kumite Kelas Bebas Putra Kejuaraan Karate UNESA CUP I Surabaya 2016
Juara II Kumite  -60 Kg Senior di Kejunas Piala Danpasmar Surabaya Tahun 2017 

Reza Ahmad Zaky 
Juara III Kumite  -67 Kg UNITRI CUP I Tahun 2016
Juara III Kata Beregu UNITRI CUP I Tahun 2016
Juara II Kumite -67 Kg PORKAB Malang Tahun 2016
Juara III Kumite -67 Kg Unitri CUP II Tahun 2017
Juara I Kumite – 75 Kg Kejuaraan Karate se Jatim Piala Bupati Kab. Tulungagung Tahun 2018
Juara  I Kata Beregu Kejurda BKC Tuban Tahun 2018
Juara III Kumite -75  Kg Kejurda BKC Tuban Tahun 2018
Juara II Kata Perorangan Baraduta D’Pandiga Tuban Tahun 2018
Juara III Kumite -75 Kg Baraduta D’Pandiga Tuban Tahun 2018 ( kiki/adv)

Prodi PGSD Adakan Latihan Rutin Pramuka

Add Comment
Prodi PGSD Adakan Latihan Rutin Pramuka
Suasana latihan rutin mahasiswa PGSD Unitri Malang, Jumat (19/10) - Kiki
Lpm-papyrus.com - Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), melaksankan kegiatan rutin  yakni pelatihan Pramuka, Jum'at sore (19/10). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Mahasiswa PGSD, dan berlokasi di Grahadi Utomo Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang (Unitri). 

Pembina Pramuka, Rendy Wahyu Satriyo M Pd menuturkan bahwa pelatihan ini merupakan kegiatan rutin setiap bulan bagi Mahasiswa PGSD. Kegiatan ini termasuk dalam salah satu program kerja (proker) dari prodi PGSD. Seperti yang telah disampaikan oleh Kepala Program Studi (KPS) PGSD sesuai dengan keputusan Kemendikbud bahwa setiap satuan pendidikan wajib mengadakan ekstrakulikuler. Sehingga diharapkapkan para calon guru di Unitri ini nantinya mampu mendidik dan melatih materi yang ada di dalam Pramuka. 

"Kita sampai saat ini sudah pertemua kedua, dan untuk materi hari ini adalah prionering, yang hari ini kita isi dengan dasar-dasar tali temali. Karena ini yang dilatih adalah Mahasiswa maka yang diterapkan adalah metode pedagogik yang mengarah ke andragogik. Jadi untuk materi kita selalu membebaskan setiap peserta untuk memilih materi apa setiap minggunya,"ujarnya. 

Pelatihan ini sifatnya adalah dari pandega, untuk pandega dan oleh pandega. Sehingga setiap materi yang akan disampaikan adalah hasil dari musyawarah yang setiap pertemuannya adalah pemberian wawasan mengenai seperti apa Pramuka yang ada di tataran Sekolah Dasar (SD). Setiap ketua kelompok kecil pandega atau yang disebut Reka, memiliki tugas untuk memusyawarahkan mengenai materi pada setiap pertemuan. 

"Untuk kedepannya nanti tidak hanya PGSD yang mewajibkan mahasiswanya untuk mengikuti pelatihan pramuka, akan tetapi dari pendidikan Matematika, dan biologi juga akan mewajibkan pelatihan ini. Karena goalsnya nanti adalah mereka para calon pendidik ini mahir sebagi pembina pramuka tingkat dasar," ungkap pembina yang merangkap sebagai tutor UT Malang ini. 

Beliau juga berharap, pada nantinya para calon pendidik dari prodi PGSD ini mampu diandalkan sebagai pembina pramuka dalam satuan pendidikannya. Sesuai dengan prinsip dasar pramuka dan juga metode kepramukaan yang dijabarkan dalam Dasa dharma pramuka, serta trisatya pramuka. Sehingga mereka semua mampu menjadi guru ataupun pendidik yang bisa menerapkan pendidikan kepramukaan di satuan pendidikan. (kiki/satrio) 

Mahasiswa Keperawatan, Bentuk Anggota Beretika dan Profesonal Lewat Diklat

Add Comment
Mahasiswa  Keperawatan, Bentuk  Anggota Beretika dan Profesonal  Lewat Diklat
Mahasiswa Fikes Unitri Malang saat menampilkan yel-yel, Jumat (19/10) - Alimudin
Lpm-papyrus.com - Program Studi (Prodi) Sarjana Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan adakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) pengenalan profesi bagi seluruh mahasiswa baru (Maba) dengan mengambil tema membentuk karakter mahasiswa Prodi sarjana keperawatan yang kompeten  dan profesional, kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Olahraga (Gor) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, Jumat (19/10).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Dekan Fikes, Dr Sugeng Rusmiwari M Si serta Ketua Prodi Wahyudini Metrikayanto S Kep Ns M Kep dan seluruh jajaran dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Unitri , serta diikuti oleh 95 peserta anggota baru  dan seluruh penguruh Himpunan Mahasiswa Kesehatan (HMKES).

Dekan Fakultas Kesehatan, Sugeng Rusmiwari, dalam sambutannya mengatakann bahwa seluruh dosen dan mahasiswa (Fikes) harus bersama-sama membangun atas kemajuan Fakuktas, serta mampu meningkatkan sumber daya manusia (Sdm) yang berkualitas, kompeten, dan profesional, sembari  ia acungkan jempol di kegiatan tersebut.

"Saya memberikan apresiasi terhadap pencapai (Fikes) selama ini, dosen dan mahasiswa harus memberikan prestasi yang nyata dan memajukan fakultas bersama" tegasnya.

Ketua pelaksana (Ketupel) Diklat, Maria Irene Ngongo, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang dilakukan oleh Fakuktas Kesehatan terhadap (Maba), dimana acara tersebut bertujuan untuk membentuk karakter mahasiswa program studi sarjana keperawatan yang kompeten  dan profesional.

"Kami ingin seluruh mahasiwa(Fikes) baik yang masih aktif maupun yang sudah  alumni, tetap menjadi sarjana keperewatan yang profesional, serta selalu menjung-jung etika yang baik,"jelasnya.

Ia jugak menambhakan bahwa diklat tidak hanya dilaksanakan selama dua hari saja, akan tetapi setalah acara diklat tersebut  akan dilakukan bimbingan selama dua bulan kedepan, yang akan dilaksanakan di waktu perkuliahan.

"Kegiatan ini sebagai pembukaan saja, yang hanya dilakukan (Maba) selama dua hari di (Gor) dan selanjutnya akan diadakan bimbingan selama dua bulan kedepan  di sela-sela perkuliahan nanti," ungkapnya

Ketua Umum Hmj, Petrus Mete, mengatakan bahwa acara tersebut merupakan agenda wajib yang harua diikuti maba, serta acara tersebut  bertujuan untuk  membentuk mahasiswa yang berkompetten, beretika dan profesional dalam bidangnya.

"Di Fakultas Kesehatan itu, untuk membentuk mahasiswa yang beretika dan profeaional tidak cukup untuk dua hari saja, perlu bimbingan yang intens dan kesadaran bersama, Saya harap maba bisa belajar dengan benar serta beretika yang baik dalam lingkungan kampus maupun diluar kampus,"pungkasnya. (ali)

Minim Satpam, Unitri Tetap Aman

Add Comment
Minim Satpam, Unitri Tetap Aman
Suasana kampus Unitri Malang yang aman dan nyaman, Kamis (18/10) - Linda
Lpm-papyrus.com - Keamanan di Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang tetap stabil meskipun jumlah satpam sangat minim. Hal ini disampaikan oleh satpam Unitri, Aribayudin kepada Papyrus, Kamis (18/10).

"Keamanan sejauh ini baik, karena sejauh ini belum ada kekacauan di area kampus yang meresahkan, jadi sejauh ini Unitri aman,"ungkapnya. 

Hal senada juga disampaikan oleh Lisa salah satu mahasiswi Unitri bahwa keamanan Unitri sangat bagus, hal ini menunjukan bagaimana mahasiswa - mahasiswi sudah sadar akan pentingnya menjaga keamanan kampus.

"Selama ini aman kak, belum pernah ada kekacauan, jadi bisa disimpulkan mahasiswa Unitri sudah sadar akan hal itu,''Ujar Lisa.

Meski demikian Aribayudin juga menyampaikan jumlah satpam yang minim sangat tidak efektif karena sangat kesulitan untuk membagi waktu. Oleh karena itu beberapa orang dipekerjakan untuk membantu meskipun mereka hanya kerja serabutan.

"Jumlah yang minim ini juga tidak efektif karena kita harus membagi waktu untuk istirahat, untungnya ada pak satpan dan mbah Min yang kerja serabutan untuk membantu menjaga.

Dia juga sangat mengharapkan ada penambahan armada keamanan yakni dua atau tiga orang lagi agar keamanan lebih baik lagi dan juga mereka bisa membagi waktu dengan baik.

"Kami tetap mengharapkan penambahan dua atau tiga orang lagi agar kita tidak kesulitan membagi waktu dan juga Unitri lebih aman lagi kedepannya,''harapnya. (linda/deby)

Himagrotek Adakan Diklat Selama Tiga Hari, Ini Tujuannya

Add Comment
Himagrotek Adakan Diklat Selama Tiga Hari, Ini Penjelasannya
Diklat Himagrotek Unitri Malang, Kamis (18/10) - Alfred
Lpm-papyrus.com - Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agroteknologi (Himagrotek) adakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) hari pertama dengan mengusung tema Membangun Generasi Muda Pertanian yang Mandiri dan Berkompeten, yang dilaksanakan di Gedung Olaharaga (Gor) Universitas Tribhuwana Tunggadewi ( Unitri ) Malang, Kamis (18/10).

Kegiatan tersebut berjalan lancar dan terlihat semangat antusias Mahasiswa Baru (Maba) 2018 dalam mengikuti Diklat Program Studi (Prodi) Pendidikan Agroteknologi Unitri. Kegiatan diklat juga dihadiri Ketua Program Studi (Kps) Agroteknologi Unitri dan seluruh pengurus Himagrotek.

Ketua Umum Himagroteknologi, Hironimus Dongu Wou, mengatakan acara tersebut diikuti oleh 105 peserta dan acara diklat kali ini diagendakan selama tiga hari,  hari pertama di Gor, hari ke-dua akan dilaksanakan pada 19  Oktober di Lab Agroteknologi, dan  hari ke-tiga dilaksanakan pada 20 nanti di Karang Ploso Kota Batu.

"Kegiatan Diklat hari ini akan dilaksnakan selama tiga hari, dua hari di dalam ruangan satu hari di luar, tepatnya di Karang Ploso Kota Batu dan peserta wajib mengikuti seluruh agenda yang sudah ditetapkan oleh panitia diklat,"jelasnya kepada Papyrus.

Ia menambahkan acara ini merupakan acara tahunan Prodi yang wajib diikut oleh Maba jurusan Agroteknologi Unitri dengan tujuan untuk membentuk mahasiswa mandiri dan berkompeten dibidang Agroteknologi dalam menjalankan pendidikan di kampus maupun diluar kampus itu sendiri. 

Hal senada disampaikan, Ketua Pelaksana (Ketupel), Yohana Mersi Belit bahwa diklat tersebut diharapkan menjadi ajang pembinaan karakter yang mandiri dan berkompeten bagi maba, dalam menjalankan pendidikan yang baik dilingkungan kampus dan akademis.

"Kami harap maba mampu menyerap setiap materi yang disampaikan oleh para pemateri, agar menjadi pelajaran dan pegangan bagi maba dalam bersikap dan bertindak dalam lingkup kampus dan kehidupan akademis perguruan tinggi,"pungkasnya. (alfred)

Himaskap Unitri Adakan Pameran Karya Dalam Menyambut Disnatalis ke-17

Add Comment
Himaskap Unitri adakan Pameran Karya   dalam Menyambut Disnatalis ke-17
Pameran Karya mahasiswa AL - Alimudin
Lpm-papyrus.com - Himpunan Mahasiswa Arsitektur Lanskap (Himaskap) adakan pameran karya mahasiwa Arsitek Lanskap (Al) dengan mengusung tema kesolidan dalam perbedaan dalam rangka memperingati disnatalis (Himaskap) yang ke-17, acara terabut dilaksanakan di Gedung Graha Utama Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, Rabu (17/10).

Acara pamaren tersebut dipenuhi karya-karya mahasiswa lanskap dari semester tiga sampai semester tujuh yang ikut berpartisipasi dalam perayaan pameran di Graha Utama dalam menyambut disnatalis Himakap ke-17.

Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (Hmj), Ermalinda Bria, mengatakan bahwa acara tersebut diadakan sebagai bentuk menyambut Disanatalis Himaskap yang ke-17, yang  akan dilaknsakan di Gedung Olahraga (Gor) Unitri pada malam nanti.

"Acara ini dilaksnakan cuman satu hari, mulai jam delapan pagi sampai jam tiga sore nanti, acara pameran ini adalah acara menyambut disnatalia himakap yang ke-17, hari puncaknya akan dilkasnakn nanti malam jam delapan di Gor,"jelasnya.

Ia menambhakan bahwa, pameran ini bertujuan untk mengikat tali persahabatan dan loyalitas antar mahasiwa Lanskap, serta menunjukkan seluruh karya yang dimiliki mahasiswa (AL) sendiri.

"Dengan adanya kegiatan ini semoga bisa menyatukan perbedaan yang ada, dan pameran ini asli hasil karya mahasiswa lanskap,"ungkapnya.

Linda juga menambahakan, sebenarya acara pameran terabut merupakan acara terakhir dari rangkain acara yang ada, mulai dari lomba bola futsal, lomba debat, dan acara bakti sosial yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

"Puji syukur acara sebelumnya sudah berjalan lancar, sedangkan acara ini merupaka  acara terakhir, yang bertujuan untuk  menunjukkan rasa loyalitas yang tinggi antar mahasiswa lanskap.

Wakil Ketua Himakap, Ino Soget mengatakan bahwa acara pameran tersebut merupakan acara menyambut disnatalis Himakap yang ke-17 serta menunjukkan hasil karya mahasiswa lanskap, di sisi lain sebagai bentuk loyalitas cinta terhdap Program Studi (Prodi) Araitektur Lanskap sendiri.

"Selain menyamvut Disnatalis Himaskap ke-17, pameran ini menjadi langkah awal dalam memajukan prodi lanskap serta bisa mempengaruhi akridataai prodi yang  lebih baik,"ungkap Ino sata diwawancarai. (ali)

Improtensi Membangun Intelektual Muda Yang Disiplin, Kreatif dan Berdaya Saing Melalui Diklat

Add Comment

Improtensi Membangun Intelektual Muda Yang Disiplin, Kreatif dan Berdaya Saing Melalui Diklat
Suasana Diklat Mahasiswa Prodi Teknik Sipil Unitri Malang, Rabu (17/10) - Kiki
Lpm-papyrus.com - Ikatan  Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil (IMPROTENSI) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, mengadakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) dengan mengusung tema, Membangun Intelektual Muda Yang Disiplin, Kreatif dan Berdaya Saing, di Gedung Olahraga (GOR) Unitri, Rabu (17/10).

Kegiatan yang diikuti oleh 170 peserta tersebut, resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik, Nawir Rasidi ST MT. Dalam kegiatan ini beliau juga berharap adanya Diklat mampu menjadikan para mahasiswa Teknik Sipil yang lebih berdaya saing, dan kreatif. Selain Dekan Fakultas Teknik, Kepala Program Studi (KPS) Teknik Sipil turut menyampaikan dalam sambutannya bahwa diklat ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan standart Prodi yang sesuai dengan visi dan misi yang dimilikin oleh prodi maupun HMJ. 

"Kegiatan ini merupakan hari pertama diklat yang kami lakukan, dengan konsep diklat lapangan. Dimana untuk materi sendiri hari ini adalah pengenalan umum mengenai apa saja yang ada di dalam teknik sipil,"ujar Ketua Umum Improtensi, Dixsi. 

Seluruh materi yang disampaikan pada hari ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan mahasiswa  kepada Teknik sipil. Ditambah dengan adanya materi manajemen waktu, diharapkan semakin menambah kedisiplinan para mahasiswa. Tidak lupa materi mengenai organisasi yang mewadahi Teknik Sipil juga disampaikan. Mengingat berbagai organisasi seperti HMJ dan juga Forum berskala Nasional seperti FKMSTI merupakan tempat berproses bagi mahasiswa Teknik Sipil. 

Hal serupa juga disampaikan oleh ketua Pelaksana Diklat, Tomy, menegaskan bahwa dengan adanya diklat ini seluruh Mahasiswa Baru (Maba) Teknik Sipil diharapkan bisa berproses dengan baik. Tujuan utamanya adalah bagaiman teknik sipil bisa menjadi lebih baik kedepannya.

"Satu hal penting yang saya sampaikan adalah selalu cintai proses, selagi proses itu masih bisa dipahami,"pungkasnya. (kiki/asra) 

Sambut Dies Natalis ke-17 Himaskap Gelar Pameran Karya Mahasiswa

Add Comment
Sambut Dies Natalis ke-17 Himaskap Gelar Pameran Karya Mahasiswa
Pameran karya mahasiswa Arsitektur Lanskap Unitri Malang, dalam menyambut Dies Natalis ke 17, di Grahadi Utomo - Alimudin
Lpm-papyrus.com - Peringati Dies Natalis ke-17, Himpunan Mahasiswa Arsitektur Lanskap (Himaskap) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang gelar pameran karya di Pendopo Grahadi Utomo Unitri, Rabu (17/11).

Sebelum memasuki malam puncak peringatan Dies Natalis  ke-17 yang akan dilaksanakan nanti malam, Himaskap telah melaksanakan beberapa kegiatan sejak 14 Oktober yang lalu seperti, kompetisi futsal, bersih lingkungan, lomba  debat dan pameran hasil karya.

“Ini hanya salah satu bagian dari rangkaian kegiatan dari keseluruhan kegiatan secara umum, dan untuk sukuran sebagai puncak acara akan dilaksankan nanti malam,”ungkap Wakil ketua Himaskap, Lorenso Agustino Soges yang akrab disapa Ino ketika ditemui Papyrus.

Menurut Ino ada tiga tujuan utama dari pameran tersebut yaitu, sebagai peringatan dies natalis, sebagai publikasi dan promosi sekaligus sebagai sarana apresiasi hasil karya yang dihasilkan mahasiswa Arsitek Landskap (AL). Selain itu, ia juga berpendapat penting sekali untuk mempromosikan hasil karya sebagai bentuk apresiasi hasil kerja keras dari tugas yang diberikan oleh dosen kepada mahasiswa Program Studi (Prodi) AL Unitri Malang.

“Sebenarnya pameran ini bertujuan untuk memperingati hari lahir Himaskap. Selain itu juga untuk mempublikasi dan mempromosikan hasil karya teman-teman. Iya sekalian untuk mengapresiasi hasil belajar teman-teman selama ini,"tuturnya. 

Kali ini pameran mahasiswa AL mengusung konsep modern rasa tradisonal yakni, dengan mengkombinasikan antara nuansa modern dengan nuansa tradisional. Kombinasi antara modern dan tradisional tersebut dapat dilihat dari bangunan yang berbentuk tradisioanal dengan desain lanskap atau taman yang modern. Selama pameran berlangsung ada sekitar tujuh karya yang dipamerkan. Karya keseluruhannya diambil dari tugas-tugas atau projek desain mahasiwa.

“Iya, kami sekarang hidup di zaman modern jadi kita juga harus mengikuti perkembangan zaman dengan catatan tidak melupakan tradisi dan ciri khas budaya kita sendiri. Karena kualitas negara kita  terletak dari ciri khas kebudayanya”,tambahnya.

“Semoga teman-teman lebih giat lagi dalam belajar dan menjadikan kegiatan-kegiatan di AL sebagai sarana evaluasi dan pembelajaran. Karena menurut saya tidak mungkin Prodi AL maju kalau mahasiwanya malas belajar dan cepat merasa puas. Semoga mahasiswa AL tetap pada prinsip sejauh mata memandang, sejauh indera dapat merasakan itulah lanskap,"pungkasnya. (novi)

Himaka Sukses Gelar Diklat Tahun Ini

Add Comment

 Himaka Sukses Gelar Diklat Tahun Ini
Penyerahan hadiah kepada maba Himaka - Ist
Lpm-papyrus.com - Setelah sukses menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) ruangan pada tanggal 26-27 Oktober yang lalu, hari ini, Kamis (4/10) guna menyelesaikan rangkaian kegiatan tersebut, diklat lapangan pun digelar oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaka). 

Koperasi SAE Pujon dan Coban Putri merupakan tempat yang dipilih oleh panitia pelaksana sebagai lokasi diklat lapangan. Dengan mengangkat tema Membentuk Kader Himaka yang Bermoral dengan Menjunjung Tinggi Loyalitas dan Solidaritas.

Setelah menjadi pertanyaan oleh banyak pihak mengenai jadwal pelaksaan diklat lapangan yang dilaksanakan oleh Himaka, Maksimilianus Kiwang selaku Ketua Pelaksana (Ketupel), menjelaskan bahwa penjedaan pelaksanaan diklat ruang dan lapangan yang cukup jauh ini dikarenakan beberapa pertimbangan. Salah satunya adalah kondisi peserta dan panitia yang harus beristirahat terlebih dahulu, dan juga pemantaban persiapan dari panitia, sekaligus kesiapan finansial maupun fisik peserta. 

“Dengan adanya diklat lapangan ini diharapkan teman-teman maba Akuntansi bisa menjadi orang yang bermanfaat secara positif, dan juga mampu menjadi orang-orang yang loyal serta solid demi membangun himaka menjadi lebih baik kedepannya,” jelas Maksimilianus. 

Tahun ini diklat lapangan yang diselenggarakan oleh Himaka diikuti oleh 224 peserta, yang dibantu oleh 32 orang panitia. Selain panitia para peserta diklat lapangan Himaka juga didampingi oleh KPS Akuntansi, perwakilan Dosen Akuntansi, Pembina Devisi Pengkaderan Himaka, serta perwakilan BEM Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang. 

Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.00 WIB ini dimulai dengan kunjungan peserta diklat di Koperasi SAE Pujon, tujuan diadakannya kunjungan ini adalah memberikan gambaran kedapa maba Akuntansi mengenai dunia kerja dari lulusan Akuntansi. 

Untuk selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan Outbond yang berlokasi di Coban Putri, Batu, dalam outbond ini sendiri dibagi menjadi tiga pos, yaitu pos kekompakan, pos etika, dan pos kepemimpinan. Dari setiap pos ini diharapkan menjadi bekal bagi maba Akuntasi kedepan dalam berorganisasi di dalam Himaka. Kegiatan terakhir ditutup dengan pengukuhan para mahasiswa baru Akuntansi sebagai anggota atau kader Himaka, yang dibacakan langsung oleh Ketua Umum Himaka, Heribel Ebel Kii. 

“Kami sudah mempersiapkan kegiatan ini mulai dari semester lalu, dan untuk rapat yang intensif sudah kami lakukan kurang lebih sebulan. Dengan melihat antusias dari maba, kami rasa tidak sia-sia usaha kami selama ini. Kami juga tidak menyangka sampai ada peserta yang tidak mau diajak pulang,”ungkap Maksimilanus dengan wajah gembira kepada Papyrus. 

Ia menyampaikan bahwa terdapat beberapa peserta yang mengalami kelelahan seusai kegiatan, akan tetapi hal tersebut dapat diatasi dengan kerjasama yang dilakukan antara Himaka dengan teman-teman dari PSIK(Program Studi Ilmu Keperawatan) yang memang sengaja dipesiapkan untuk menjamin keamanan dan keselamatan para peserta diklat. 

“Harapan saya dengan adanya kegiatan ini para anggota baru Himaka mampu saling bekerja sama, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik demi regenerasi Himaka kedepannya, karena memang tujuan dari diklat ini adalah menjadikan Himaka menjadi lebih baik kedepannya. Dan yang terpenting juga kegiatan ini mampu mempererat hubungan antar anggota baru, maupun dengan kakak tingkatnya di dalam Himaka,”pungkasnya, (kiki)