Pilih Duta Baru Manajemen, Inilah Diesnatalies Himma

Diesnatalis ke 18 HIMMA di Gor Unitri
Lpm-papyrus.com - Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMMA), Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang merayakan diesnatalis ke-18 dengan pemilihan duta manajemen. Berlangsung di Gedung Olahraga (Gor) Unitri, Jumat (03/04).

Menurut pantauan Papyrus, diesnatalis tersebut di hadiri kurang lebih dua ratus lima puluh anggota HIMMA serta civitas-civitas program studi manajemen. Sementara untuk konsep acara, Himma memilih sajian acara non formal, dengan pertimbangan acara dengan dekorasi yang ramai tidak memungkinan untuk pembawaan yang formal. 

Ketua Pelaksana Fauzi mengatakan, dalam diesnatalis yang ke-18 ini, selain ada beberapa penampilan yang di suguhkan panitia HIMMA, ada pun pemampilan fashion show yang dibawakan oleh calon duta manajemen yang akan menjabat periode 2019-2020 yang telah lolos seleksi dengan kriteria yang dilihat dari kepribadian, wawasan serta pengalaman organisasi. 

"Duta manajemen ini baru dua tahun diadakan, yang kemarin sudah terpilih yaitu Farizal dan Peggy, dan yang malam ini adalah calon duta manajemen, nanti juga ada duta yang demisioner dan di gantikan oleh duta yang baru," jelas Fauzi. 

Fauzi juga menambahkan, himma kedepannya menuai banyak harapan besar untuk tetap menjaga solidaritas kemajuan himma itu sendiri.

"Lebih baik lagi, seperti jargon himma Maju Jaya, semoga kedepannya mampu mengkonsepkan acara yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," tambahnya

Lebih lanjut juga Ketua Umum HIMMA, Dewi Fardahlia mengatakan, acara yang berlangsung setiap tahun sebagai salah satu bentuk rasa syukur atas program studi yang hingga saat ini berjalan dengan baik. Kini mengusung konsep acara yang berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana lokasi yang diambil tahun lalu adalah outdoor,  kini memilih indoor karena pertimbangan cuaca yang tidak menentu. 

"Untuk konsep kita berbeda sekali ya dari tahun lalu, kita melihat cuaca dan sepertinya pengonsepan di indoor jauh lebih meriah menurut saya. Kalau outdoor juga biaya nya mahal untuk terop, jadi berhubung sekarang indoor, uang terop kita alihkan ke dekorasi," pungkasnya.(nanda)

No comments