Dari Afi Untuk Keutuhan NKRI

Lpm-papyrus.com - Tepat di Hari Kebangkitan Nasional (HARTIKNAS), Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang menyelenggarakan acara sarasehan yang merupakan serangkaian acara dari Parade Budaya 2017. Acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh Nasional, seperti Akbar Tanjung, Ali Maschan Musa mantan komisi VIII DPR RI, Bambang Budiono yang merupakan dosen Universitas Airlangga Surabaya, dan yang tidak kalah menarik juga dihadiri oleh Afi Nihaya Faradisa. Gadis remaja yang mendadak viral di media sosial karena tulisan yang diunggah di akun facebook miliknya terkait isu SARA akhir-akhir ini, Sabtu (20/5).

Afi, gadis remaja berumur 18 tahun merasa gelisah terhadap rendahnya toleransi antar umat beragama di Indonesia dan meluapkannya melalui tulisan. Tulisan yang mendadak viral tersebut berjudul "Warisan". Ditulis dengan begitu lugas dan kkritis sehingga mengundang decak kagum para netizen yang membacanya, sampai saat ini tulisannya mendapat kurang lebih 90 ribu like, dan lebih dari 50 ribu orang telah mengeshare-nya.

Motivasi Afi tidak lain karena kecintaan Afi pada NKRI dan kepeduliannya terhadap bangsa Indonesia. "Saya mencintai NKRI, saya bukan siapa-siapa, saya sangat peduli terhadap bangsa, dan saya melakukan sesuatu yang saya bisa untuk berkontribusi, saya hanya bisa menulis", ucapan Afi dalam pidatonya. Afi berharap tulisannya dapat menggugah para pembacanya.
Dari tulisan tersebut Afi mendapat konsekuensi yang harus diterima, yakni berupa di bully maupun ancaman fisik melalui telepon maupun media sosial dari pembaca yang tidak suka dengan tulisan Afi. Namun Afi tidak sedikitpun gentar dengan ancaman tersebut.

Terakhir dalam pidatonya Afi mengajak rekan-rekan mahasiswa dan seluruh peserta dalam acara tersebut untuk sama-sama peduli terhadap keutuhan bangsa, "Marilah kita satukan tekad, lakukan sekecil apapun yang kalian bisa", imbuhnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari peserta yang hadir. (zen)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »