Unitri Sajikan Kesenian Nusantara Saat Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru

Unitri Sajikan Kesenian Nusantara Saat Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru, NTT, Kalbar, IKSPI, Ordik Unitri
Penampilan kesenian Sape asal Kalimantan Barat ikut meriahkan upacara penerimaan mahasiswa baru 2018, Sabtu (08/9).

Lpm-papyrus.com - Upacara penerimaan mahasiswa baru 2018 Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang menampilkan beberapa Kesenian Nusantara yang mencerminkan motto kampus kerakyatan serta miniatur kecil Indonesia. Upacara tersebut dilaksanakan di Halaman Lapangan Voli dan parkiran Unitri, Sabtu (08/9).

Wakil Rektor tiga Bagian Kemahasiswaan Dr Totok Sasongko MM mengatakan dalam sambutannya, konsep upacara kali ini didukung dengan tarian daerah dari Sumba Timur, Sumba Barat Daya, penampilan alat musik Sape dari Sanggau Kalimantan Barat (Kalbar) dan penampilan Barongsai dari IKSPI.

“Hari ini kita memberikan sajian bagi Mahasiswa baru Unitri tentang keragaman Nusantara di kampus kerakyatan”, ujarnya dihadapan wartawan. 

Upacara yang dihadiri oleh beberapa tamu khusus, diantaranya perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sanggau Kalbar, juga pihak relasi LSM Pelita Nusa Tenggara Timur (NTT), jajaran Universitas, Dosen dan Staf serta mahasiwa yang ikut meramaikan upacara penerimaan Mahasiswa Baru tahun 2018 dengan meriah.

Unitri Sajikan Kesenian Nusantara Saat Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru, tarian sumba barat daya
penampilan tarian dari Sumba Barat Daya - asra

Dalam acara tersebut, Totok Sasongko menyampaikan bahwa nilai mahasiswa sangat penting untuk penguatan karakter dalam pembangunan dunia akademisi. Karakter yang dimaksud adalah pencapaian visi dan misi kampus kerakyatan.

“Makna Kampus Kerakyatan adalah memberikan kesempatan untuk semua golongan menempuh pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat Indnesia, hal ini  sesuai dengan UUD 1945 bahwa Pendidikan untuk semua,"ungkapnya.

Ia menambahkan terkait sikap mahasiswa yang apatisme dalam menghadapi perkuliahan di Unitri diperlukan motivasi dengan mengandalkan kemampuan berdikari.

"Ini merupakan cara bagaimana kita mengatasi masalah dengan kekuatan kita sendiri tanpa bantuan orang lain, yakni dengan memupuk jiwa yang semangat agar tidak mudah putus asa,"lanjutnya.

Amanat terakhir lainnya yang diharapkan Wakil Rektor tiga adalah mengembangkan kreativitas mahasiswa, dimulai dengan mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan berkompeten dalam menempuh pendidikan di Unitri Malang.

"Unitri Malang sudah menyidiakan pendidikan yang berkualitas dan berkompeten, karena seluruh fakultas yang ada sudah terakreditasi A dan B, kecuali Fakultas Pendidikan yang saat ini dalam proses Akreditasi, Insyaallah dalam waktu dua tahun kedepan sudah berakreditasi B,"tutupnya.

Upacara penerimaan mahasiswa baru 2018 tersebut akan dilanjutkan dengan Orientasi Pendidikan (Ordik) oleh Badan Eksekutif Mahasiswa beserta Panitia, yang akan dilaksanakan pada 10-15 September 2018 mendatang. (asra)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »