Edwin Aditya Menjadikan Anime Sebagai Inspirasi Membuat Skripsi

Edwin Aditya Menjadikan Anime Sebagai Inspirasi Membuat Skripsi
Edwin Aditya Pratama - Ist

Lpm-papyrus.com - Mengerjakan skripsi sesuai dengan apa yang digemari mungkin merupakan salah satu hal yang diimpikan oleh Mahasiswa. Bagaimana tidak selama ini skripsi selalu diidentikan dengan sesuatu yang sangat sulit. Namun, lain halnya dengan Edwin Aditya Pratama salah satu wisudawan Progam Studi Ilmu Komunikasi ini justru mengaku enjoy dalam mengerjakan skripsinya, pembahasan skripsi yang disukai adalah alasannya.

Anime Jepang dan Pembentukan Identitas Kelompok merupakan judul yang di ACC oleh dosen pembimbingnya pada saat itu. Kecintaannya pada anime yang menbuatnya terfikir untuk mengambil judul tersebut. 

“Sebenarnya awalnya saya nggak kepikiran karena saya mikirnya kalau sekelas untuk penelitian ini harusnya sesuatu yang benar-benar sifatnya akademis, tapi ternyata dua judul saya yang sebelumnya malah ditolak dan malah ini yang ACC” tuturnya. 

Sebelum mendapat judul untuk skripsinya Edwin mengaku sempat mentok karena beberapa kali usulan judulnya selalu ditolak, namun sepertinya memang passion Anime Jepang benar-benar telah melekat dalam dirinya terlebih dukungan dari para seniornya juga semakin mendorongnya untuk mencoba menjadikan kegemarannya tersebut sebagai konsep dari skripsinya.

Selain merasa lebih santai, dan senang dalam pengerjaan skripsinya, Sarjana Ilmu Komunikasi tersebut mengaku menyukai Anime sejak usia 5 tahun, ia juga berpendapat bahwa skripsinya merupakan dedikasi untuk hobinya selama ini. Edwin juga bercerita bahwa dia memang sudah sering mengikuti dan menghadiri berbagai event Jepang yang diadakan di Malang, bahkan jauh sebelum ia berkuliah di Unitri. Hal tersebut juga yang membuatnya merasa mudah dalam proses penelitian.

"Iya, soalnya kan saya udah ngerti lah sama kondisi lapangannya jadi ya udah tau lah sela-selanya seperti apa objek penelitian saya. Jadi ya ada untungnya saya ada kenalan berbagai komunitas Anime di Malang ini,” ujar Edwin. 

Menurut Edwin dengan memilih topik pembahasan yang sesuai dengan yang dia gemari akan membuat pikirannya termainset bahwa pengerjaanya akan seru dan juga akan membuat semakin penasaran bagaimana hasilnya. Sehingga secara tidak langsung akan memotivasi bagaimana cara agar penelitiannya cepat selesai dan sesuai dengan ekspektasi yang ingin dikejar, meskipun akan tetap ada revisi dari dosen maupun pengarahan lagi dari dosen. Hal ini dibuktikanya dengan tercantumnya nama Edwin Aditya Pratama sebagai salah satu wisudawan yang menjalani prosesi wisuda pada  Minggu (28/10) kemarin. (kiki) 


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »