Sah, Maba Prodi Teknik Kimia Menjadi Anggota Himatekim

Sah, Maba Prodi Teknik Kimia Menjadi Anggota Himatekim
Himatekim lantik 32 orang Mahasiswa Baru Teknik Kimia Sebagai anggota sah Himatekim, dengan pembacaan SK dan Sumpah oleh BEM Unitri - Ist
Lpm-papyrus.com - Program Studi (Prodi) Teknik Kimia Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, laksanakan hajat besar. Bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Unitri Prodi Teknik Kimia adakan Dies Natalis dan Temu Akrab (Makrab). Dalam acara tersebut juga terdapat rangkaian pelantikan Mahasiswa Baru (Maba) Teknik Kimia Yang berjumlah 32 orang sebagi anggota Himatekim, Rabu (14/11).

Acara yang dilantik langsung oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (Himatekim) sebagai panitia pelaksana tersebut berjalan dengan lancar. Diikuti oleh seluruh Mahasiswa Teknik Kimia baik angkatan 2018, 2017, 2016, 2015, dan juga alumni.

Dibuka oleh Kepala Program Studi Teknik Kimia, S.P Abrina Anggraeni ST., MT. Acara dilanjutkan dengan adanya pemotongan tumpeng sebagai simbol hari lahir. Salah satu acara inti yang cukup penting adalah pelantikan 32 orang Mahasiswa Baru 2018, sebagai anggota sah Himatekim.

Ketua Umum Himatekim, Andy Iswantoro mengatakan tujuan diadakannya pelantikan ini adalah agar Mahasiswa Baru Teknik Kimia sah menjadi anggota Himatekim secara struktur organisasi. Rangkaian pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK), dan pembacaan sumpah anggota oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unitri. Dengan dilanjutkkan prosesi penyematan tanda anggota oleh Ketua Umum Himatekim.

“Dengan dinyatakan sah sebagai anggota Himatekim, harapan saya agar mahasiswa baru teknik kimia lebih aktif lagi mengikuti kegiatan organisasi baik internal maupun eksternal kampus. Yang tentunya juga wajib diimbangi dengan aktif secara akademik perkuliahan,” ujar Andy.

Ia juga menambahkan bahwa berorganisani di kampus termasuk masuk dalam himpunan mahasiswa juga sangat penting. Karena berorganisai adalah salah satu modal sekaligus pelatihan publik speaking, sehingga ketika lulus nanti Mahasiswa Teknik Kimia punya modal untuk menghadapi dunia kerja. Bukan hanya sekedar  menjadi mahasiswa yang sekedar kuliah lalu pulang.

“Pesan saya dalam kegiatan ini, cukup  pacaran saja yang bisa putus. Tapi silaturahmi diantara mahasiswa Teknik Kimia jangan sampai ada masalah. Karena hal tersebut akan  memengaruhi solidaritas mahasiswa teknik kimia. Kita memang minoritas dalam jumlah dikampus tapi bukan menjadi alasan untuk tidak jadi prioritas dikampus,” pungkasnya. (kiki)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »