Bentuk Pengabdian Masyarakat, UABT Unitri Buka Unitri Cup

Add Comment


Foto: Pembukaan UABT CUP 2019 (nanda)

Lpm.papyrus.com - Unit Aktivitas Bulu Tangkis (UABT) Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, kembali membuka Unitri Cup Se- Jawa Timur. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabadian Unitri kepada masyarakat sesuai dengan yang tertuang dalam Tri Dharma perguruan tinggi. Senin (18/3)

Biro Kemahasiswaan, Agung Suprojo dalam sambutan pembukaan Unitri Cup menjelaskan bahwa bentuk pengabdian yang dilakukan oleh UABT ini sangat diapresiasi. Karena dengan adanya pertandingan ini, maka masyarakat pun diberi ruang untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki.

"Ini adalah bentuk pengabdian Unitri kepada masyarakat, khususnya Jawa Timur, bahwa kampus kerakayatan ini ingin menunjukan jika kita mampu menyediakan ruang untuk masyakarat berkreativitas," jelasnya

Pertandingan tersebut, lanjut Agung,  adalah awal dari terciptanya generasi-generasi juara. Generasi tersebut juga harus tetap menjunjung tinggi sportivitas sebagai sang juara.

"Dengan bertanding, anak- anak yang sekarang hadir akan siap jadi juara, dan generasi Indonesia akan menjadi generasi yang luar biasa " tuturnya

Hal senada juga disampaikan, Ketua Pelaksana, Bey Santus, bahwa sportivitas pemain untuk menjadi juara menjadi hal yang sangat ditekankan dalam pertandingan selama kurang lebih sepekan ke depan.

"Semua pemain dituntut untuk menjaga sportivitas dan menciptakan suasana permainan yang sehat dan pada akhirnya pertandingan ini melahirkan sang juara yang memiliki jiwa spotifitas, " Pungkasnya.(linda,nanda,ordi)

Membanggakan, Komunitas Perisai Diri Unitri Raih Tiga Mendali Emas dan Perunggu

Add Comment

Foto: Penyerahan Medali Pada Atlet Perisai Diri (Ist)

Lpm-Papyrus.com - Komunitas Perisai Diri Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, kali ini berhasil menoreh  prestasi gemilang dibidang kejuaran pencak silat tingkat nasional. Hal tersebut terbukti dengan berhasil diperolehnya tiga mendali emas dan satu perunggu dalam perlombaan Pencak Silat Unitomo Cup 1 Universitas Dr. Soetomo Surbaya. Minggu (17/3).

Menurut pantauan Papyrus, mendali emas dan perunggu tersebut diperoleh oleh empat atlet. Atlet- atlet tersebut adalah Deni Katauhi, Program Studi Peternakan, Edwin Hunggurami, Prodi Administrasi Publik, Mersiana Rafi, Prodi Teknologi Industri Pertanian dan satu atlet peraih perunggu, Blandina Ngongo, Prodi Keperawatan.

Atlet peraih medali emas, Edwin Hunggurami, ketika dihubungi Papyrus mengatakan bahwa komunitas perisai diri Unitri sangat berterima kasih pada semua pihak yang sudah memberikan dukungan secara material maupun doa dalam rangka mengikuti ajang kejuaran Pencak Silat di Unitomo Surabaya.

"Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Civitas akademik Unitri yang sudah memberikan kami wadah untuk terus mengasah keterampilan terlebih lagi rekan-rekan komunitas perisai diri Unitri," ujarnya

Sementara itu,  Manager Komunitas Perisai Diri Unitri Emilia R Goring, mengatakan bahwa kejuaran diraih adalah awal dari perjuangan rekan-rekan perisai diri Unitri, untuk berjuang dan menciptakan atlet- atlet yang lebih berkualitas. Hal tersebut nantinya akan membuat komunitas perisai diri bisa eksis dikancah nasional dan mampu mengharumkan perguruan dan almamater tercinta.

"Ini adalah awal dari keberhasilan dan dengan ketekunan untuk terus berlatih maka kita akan terus berhasil menciptakan atlet-atlet yang lebih berkualitas.

Keberhasilan tersebut, lanjut Goring selain mengharumkan nama kampus juga mampu menjadi ajang promosi keberadan komunitas.

"Besar harapan kami, selain untuk mengharumkan almamater, juga bisa  mempromosikan komunitas diluar kampus. Terlebih lagi saat ini, perisai diri Unitri masih menjadi komunitas sangat diharapkan bisa menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)," Pungkasnya (asra)

BEM Unitri Adakan Penutupan Probinmaba Angkatan 2018

Add Comment

Foto: Penampilan Musik Dari UKM Violet Unitri Dalam Acara Probinmaba (Asra)


Lpm-Papyrus.com - Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang adakan acara Penutupan Program Pembinaan Mahasiswa Baru (Probinmaba) angkatan 2018, di Grahadi Utomo, Minggu (17/3).

Ketua Pelaksana Probinmaba, Gregorius Hendi Kusno, mengatakan bahwa hari ini merupakan acara penutupan dari beberapa kegiatan, diantaranya ada yang berbasis akademis dan non akademis, selama masa pembinaan mahasiswa baru angkatan 2018.

"Probinmaba di mulai sejak bulan oktober sampai Desember 2018 namun acara penutupannya masih belum diadakan diakhir probinmaba. Karena masih ada kendala dalam persiapan panitia dan juga dilihat dari kesibukan mahasiswa angkatan 2018 dalam perkuliahan," ujarnya.

Hari ini, lanjut Gregorius, penutupan Probinmaba dilakukan untuk mengakhiri semua rangkaian kegiatan dari awal probinmaba hingga berakhir di bulan Desember 2018 lalu.

Sementara itu, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) Unitri, Titus Kura, mengatakan bahwa momentum penutupan probinmaba diharapkan menjadi sarana untuk menjalin keakraban terhadap sesama mahasiswa di lingkup kampus dan luar kampus.

"Momentum probimaba sekiranya menjadi sarana untuk jalinan keakraban sesama mahasiswa angkatan 2018," ujarnya.

Momentum tersebut, lanjut Titus sekiranya mampu memberikan ilmu baru dibidang akademis dan nonakademis sehingga bisa mempraktekkan apa yang diperoleh selama kegiatan probimaba berlansung.

"Sekiranya apa yang sudah didapatkan selama berlangsungnya Probinmaba memberikan ilmu dibidang akademis dan bisa dipraktekkan dalam bangku perkuliahan dan kehidupan sosial di lingkungan masyarakat," pungkasnya. (asra)

Komunitas Kalatnas Perisai Diri Unitri Kirimkan 11 Atlet Ikuti Pertandingan Silat Cup I Unitomo Surabaya

Add Comment

Foto: Keberangkatan Atlet Perisai Diri Unitri Di Unitomo Surabaya (Ist)
Lpm-Papyrus.com - Komunitas Keluarga Silat Nasional (Kalatnas) Perisai Diri Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang kirimkan 11 Atlet Perisai Diri untuk ikuti pertandingan pencak silat cup I di Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya. Sabtu (14/3).

Manajer Komunitas Keluarga Silat Nasional Perisai Diri Unitri Emilia R Goring, ketika dihubungi Papyrus menjelaskan bahwa tujuan Unitri turut serta mengikuti pertandingan pencak silat tersebut adalah untuk terus membangun relasi dan memperkenalkan kampus di luar Malang lewat atlet-atlet Unitri.

"Kami ingin mengenalkan Unitri dihadapan kampus-kampus dengan menampilkan atlet- atlet yang sudah terlatih," jelasnya.

Sementara itu, Goring juga berharap atlet- atlet Kelatnas Perisai Diri Unitri untuk tetap menjaga nilai-nilai perisai diri sebagai perguruan historis yang selalu mengisih, mengasah dan mengasuh teknik-teknik beladiri di area pertandingan.

"Semoga atlet yang bertanding tetap menjunjung tinggi nilai- nilai perisai diri dan mengasuh teknik-teknik beladiri selama pertandingan," ujarnya

Hal senada juga di sampaikan Atlet Perisai Diri Edwin Hunggurami, Komunitas Kelatnas Perisai Diri Unitri ingin mengembangkan bakat yang di miliki anggota perguruan dalam mengikuti pertandingan di luar kampus. Dengan demikian bisa membawa nama almamater di kancah nasional.

" Selain mengharumkan nama almamater, kami juga berharap pertandingan ini sekiranya menjadi ajang seorang pesilat yang berbudi luhur menghargai pencak silat sebagai salah satu budaya bangsa Indonesia, " jelasnya

Edwin juga berharap pertandingan tersebut juga menjadi tempat untuk berlatih dan melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang tetap menjaga nama perguruan.

"Semoga pertandingan bisa  menjadi tempat berlatih untuk melahirkan generasi atlet yang profesional dan dapat bersaing di kancah nasional," pungkasnya (asra)

Bukti Peduli Sesama, IKAMATRI Malang Galang Dana Untuk Korban Bencana

Add Comment

Foto: Mahasiswa Manggarai galang dana di Perempatan  ITN, Sabtu (16/03), untuk korban bencana di Labuan Bajo.


Lpm.papyrus.com - Terusik dengan rasa kemanusian akan penderitaan sesama manusia, Ikatan Mahasiswa Manggarai (IKAMATRI) Kota Malang hari ini menggelar penggalangan dana. Hal tersebut dilakukan tidak lain untuk menolong korban bencana banjir dan longsor di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT, Sabtu (16/03).

Menurut pantaun Papyrus, aksi tersebut berada didua titik yaitu, perempatan ITN dan Jalan Sigura Ketawanggede, Kec.Lowokwaru dan berlansung selama dua hari.

Koordinator kegiatan, Didi Gandur mengatakan bahwa hal tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kecintaan mahasiswa Manggarai terhadap sanak keluarga yang tertimpa bencana alam.

"Kami cukup terhenyak terhadap longsor dan banjir yang terjadi di tanah tercinta Manggarai, jika hari ini kami kami hanya melihat dari sosial media, maka hari inipun kami ini menunjukan bahwa kami juga peduli, kami juga turut merasakan penderitaan mereka, apalagi salah teman kami, sanak keluarganya juga tertimpa bencana," tuturnya.

Bukti kepedulian tersebut, jelas Didi ditunjukan dengan partisipasi mahasiswa penggalangan yang melibatkan mahasiswa tiga kabupaten.

"Meski bencana ini tidak menimpa semua wilayah kabupaten, namun mahasiswa yang bergabung  terdiri dari Manggarai Tengah, Timur dan Barat. Mereka yang bergabung ada 20 orang dan itu luar biasa, " tuturnya

Sebelum menggelar aksi, kata Didi mereka juga mempersiapkan penggalangan selama lima hari. Persiapan tersebut berupa pembentukan tim penggalangan dan juga cara- cara penggalangan dana yang baik.

"Kami sudah melakukan persiapan lima hari sebelumnya yaitu dengan pembentukan tim penggalangan, dengan tujuan mempermudah pendapatan dana," ujar Kader GMNI tersebut.

Diakhir wawancara, Didi berharap agar aksi besok lebih melibatkan banyak mahasiswa lagi, terlebih anggota IKAMATRI dan Manggarai.

" Harapan saya, besok akan lebih banyak lagi yang bergabung, sehingga dana yang terkumpul juga bisa cukup untuk membantu korban," Pungkasnya (alfred)

Liga Mahasiswa (LIMA) Sosialisasikan Sports Industry Di Unitri Malang

Add Comment
Foto : Sesi foto Bersama Ormawa dengan CEO Liga Mahasiswa (Asra)


Lpm-Papyrus.com - Liga Mahasiswa (LIMA) mengadakan sosialisasi mengenai Sports Industry Training and Workshop di Ruangan B23  lantai 2 Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang. Kamis (14/3).

Acara yang dipelopori oleh Biro Kemahasiswaan Unitri ini,  mengundang 2 pembicara yaitu Ryan Gozali (CEO LIMA) dan Achmad Lanang (Konsultan dan Praktisi Media). Selain itu acara juga  dihadiri oleh perwakilan badan pengurus harian dan anggota organisasi mahasiswa (Ormawa) Unitri.

Chiep Executive Officer (CEO) Liga Mahasiswa (Lima) Ryan Gozali dalam paparannya materi, menjelaskan tiga pokok bahasan yaitu Sports Management, Sports Marketing dan Sports Industry.

"Ada tiga hal penting yang perlu dibahas yaitu, Sports Management, Sports Marketing dan Sports Industry," jelasnya

Selain itu, Ia mengatakan bahwa Liga Mahasiswa perlahan-lahan bergerak menjadi sebuah platform untuk pemilihan bibit-bibit atlet nasional.

“Untuk memajukan industri olah raga, kita butuh orang-orang yang memang serius dibidang olahraga. Oleh karena itu, tim-tim dari setiap kampus kemampuannya juga harus signifikan. Semua aspek juga harus bisa bersinergi dengan baik supaya masyarakat terutama anak muda bisa mempertimbangkan karier di bidang olah raga,” ujarnya.

Hal senada juga di sampaikan Achmad Lanang, pemateri Pubclications dan sponsorship Umbro Indonesia bahwa industry olahraga tulang punggungnya adalah sponsorship. Karena untuk tetap berjalan dengan baik maka di perlukan dukungan dari sponsoship.

“Saya berharap dengan hadirnya Liga Mahasiswa akan dapat memberi semangat bagi mahasiswa supaya ikut terlibat aktif dalam industri olahraga dan setiap Unit Kegiatan Mahasiswa juga semakin terdorong untuk dapat menorehkan prestasi bersama Liga Mahasiswa,” pungkasnya. (Asra)

Tanggapi Isu Industri, FKNSDA Gandeng LPM Gelar Nobar

Add Comment


Foto bersama LPM Dan Organisasi Ekstra (Asra)


Lpm-Papyrus.com - Keberadaan industri yang memberikan banyak dampak kepada masyarakat rupanya kembali menjadi pusat perhatian aktivis lingkungan. Hal tersebut dibahas dalam Diskusi film dokumenter Asimetris yang di gelar Front Nahdliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam (FNKSDA) melalui Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Papyrus di Lab Bahasa Unitri Malang.( Rabu,13/3)
Perlu diketahui, industri yang dimaksudkan dalam film Asimetris adalah industri kelapa sawit yang hampir menguasai seluruh pulau Kalimatan.

Menurut pantauan Papyrus, Keberadaan industri dalam film Asimetris tersebut digambarkan mampu memberikan efek besar kepada masyarakat, entah itu petani, pekerja- pekerja, pemerintah hingga media masa.

Koordinator FNKSDA Malang, Asrofi dalam paparan diskusi film menjelaskan bahwa keberadaan industri  mampu menjauhkan generasi muda dari kecintaannya kepada kehidupan alam ataupun warisan budaya turun temurun. Pada akhirnya berpengaruh terhadap ketidakpedulian generasi terhadap alam dan merusak alam.

"Saat ini kita menjadi tidak paham bagaimana menjadi petani yang baik dan mengelolah lahan sendiri, kita hanya menikmati yang ada. Yang ada ini milik siapa, ketika ditanya, milik industri atau kapital," ujarnya

Pemilik modal, lanjut Asrofi semakin menguasai atau merampas lahan, sementara masyarakat hanya mendapat sedikit keuntungan. Oleh karena itu, perlu gerakan nyata dan berjejaring agar mampu mengatasi persoalan secara bersama.

"Kita terus berusaha untuk menggerakan anak muda agar cinta lingkungan budaya, agar mampu mengenal daerahnya sendiri, memahami tanah tempat tinggalnya dan menghargai warisan leluhur," tuturnya

Asrofi juga berharap, semua organisasi entah itu Omek, orda ataupun pers mampu berjejaring dan berjuang bersama dengan kepentingan seluruh masyarakat Indonesia.

"Harapan terbesar saat ini adalah generasi muda kita harus mengodok pergerakan aksi nyata dengan meninggalkan kepentingan organisasi masing- masing untuk masalah lingkungan dan industri ini, karena jika bukan kita siapa lagi, dan jika bukan sekarang kapan lagi," Pungkasnya (asra/linda)

Ungkapkan Kesetaraan Gender, GMKI Komisariat Daud Unitri Bagi Bunga Di Lampu Merah Ijen

Add Comment
Kaum Perempuan GMKI Membagikan Bunga Di Lampu Merah Ijen (Asra)
Lpm-Papyrus.com - Gerakan Mahasiswa Kristen (GMKI) Komisariat Daud Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang lakukan pembagian bunga di lampu merah dalam rangka memperingati hari perempuan sedunia di Jalan Ijen Kota Malang. Sabtu (09/03).

Ketua GMKI Komisariat Daud Unitri, Subastian Manunggala mengatakan, penyambutan hari perempuan dunia merupakan suatu kebanggaan bagi kaum perempuan karena kaum perempuan dituntut setara dengan laki-laki.

"Pembagian bunga ini bisa menjadi wujud sosok perempuan yang lemah lembut namun mampu menyampaikan ungkapan kasih sayangnya terhadap publik," tuturnya

Selain itu, lanjut Subastian hal tersebut juga sebagai wujud arpresiasi terhadap diperingatinya hari Perempuan Sedunia.

"Kami sebagai kaum mahasiswa  sangat mendukung dan mengapresiasi hari perempuan se- dunia. Maka dari itu kami lakukan pembagian bunga kepada pengguna jalan sebagai wujud kasih sayang dan  bukti jika perempuan bisa bersuara didepan publik," ujarnya.

Hal senada juga di sampaikan Kepala Bidang Aksi Dan Pelayanan (Kabid Akspel) Umbu Kudu Tangar, bahwa mereka berkomitmen membangun kesetaraan kepada kaum perempuan dalam menyampaikan pendapat di depan umum.

"Kami berharap dengan perayaan hari perempuan se- dunia bisa menjaga kesetaraan dan kasih sayang kaum perempuan," pungkasnya (asra)

Unitri Malang Sediakan 5 Pick Up Untuk Karnaval Bersih Desa Tlogomas

Add Comment

Pick Up Dalam Persiapan Mengikuti Karnaval (Asra)

Lpm-papyrus.com - Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang sediakan 5 Pick Up untuk mengikuti karnaval bersih Desa Tlogomas. Minggu (3/3).

Dalam Pick Up yang di sediakan Unitri diisi oleh 5 Fakultas, diantaranya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes), Fakultas Teknik dan Fakultas Ekonomi.

Koordinator Karnaval Unitri, Rio mengatakan Karnaval bersih desa Tlogomas memberikan kesempatan untuk masing- masing fakultas Unitri untuk berpartisipasi dalam mengikuti Karnaval tersebut.

"Pihak Unitri sudah merupakan bagian dari masyarakat Tlogomas karena Kampus terletak ditengah-tengah masyarakat Tlogomas. Karena itulah, kita turut berpartisipasi dalam karnaval bersih desa kali ini," tuturnya kepada Papyrus.

Lebih lanjut Rio menambahkan, partisipasi Karnaval tersebut dapat memberikan nilai yang positif untuk Unitri dan mahasiswanya.

"Kami berharap dengan bergabungnya Unitri dalam karnaval bersih Desa Tlogomas, bisa memberikan efek yang baik seperti promosi kampus dan menambah kedekatan mahasiswa di hati masyarakat," pungkasnya (asra)