Header Ads

ad

Oeklam-Oeklam Heritage Kajoetangan Fest Ramai Pengunjung

Suasana dari salah satu sudut oeklam-oeklam heritage kajoetangan fest


Lpm-papyrus.com- Suasana di Kampung Kayutangan lewat ajang Oeklam-oeklam Heritage Kajoetangan Fest nampak ramai pada (29-30/8). Bernuansa Malang tempo dulu festival ini berhasil menarik perhatian pengunjung yang mengalami peningkatan pesat pada hari terakhir berlangsungnya festival.

Oeklam-Oeklam Heritage Kayutangan Fest sengaja digelar di sepanjang Jalan Basuki Rahmat atau yang dikenal sebagai Kajoetangan Straat di masa lampau. Kawasan heritage ini meliputi mulai dari ujung depan kantor PLN Malang hingga di depan Mall Sarinah.


Salah satu pengunjung, Rahma mengaku acara ini membuatnya bernostalgia akan masa kecilnya.

"Makanan zaman dulu dan pakaian yang dikenakan orang-orang seperti tempo dulu. Jadi seperti bernostalgia datang ke sini, apalagi banyak pengunjung yang memiliki ketertarikan yang sama juga," ungkapnya.

Lokasi acara ini akan dibagi menjadi empat zona oleh penyelenggara. Zona-zona tersebut  punya keunikan sajian masing-masing.

Zona 1 khusus kawasan yang akan menggelar pameran foto dan lukisan heritage. Zona ini berlokasi di kawasan depan gedung Bank BNI. Akan ada pertunjukan layar tancap di Zona 2. Menariknya, metode menonton lawas ini diramaikan oleh banyak orang yang kelihatan mencintai hal-hal klasik.
Zona ini berada tepat di kawasan depan UOB Bank.

Kampung Heritage Kayutangan ditunjuk sebagai Zona 3 sebagai zona utama acara ini. Di zona tersebut, pengunjung acara bisa menelusuri peninggalan-peninggalan budaya dan sejarah Kayutangan di masa lalu. Sementara, ada talkshow di Zona 4. Zona terakhir ini dipusatkan di DiLo Telkom.

Selain empat zona menarik tersebut, ada pula kegiatan lainnya. Ada acara bedah buku dan lomba Agustusan yang dipusatkan di depan gedung Gramedia Kayutangan. Di depan Hotel Richie pun akan ada gelaran yang tak kalah menariknya, yakni Open Kitchen dan pertunjukan musik dari Museum Musik Indonesia (MMI).

Panitia dalam kegiatan ini merupakan peserta dari kelompok karang taruna RW O2 setempat. Mengenakan baju berwarna kuning mereka terlihat terpencar dimana-mana. Mulai dari mengamankan situasi agar tetap kondusif dan dengan toa memperingatkan pengunjung agar berhati-hati dengan barang bawaan.

"Acara ini merupakan inisiatif dari teman-teman karang taruna yang bekerjasama dengan banyak pihak. Panitianya mulai dari anak SMA, mahasiswa ataupun warga biasa," tutup salah satu panitia. (gomes/eman/tini)

No comments