Cegah Covid-19, Fakultas Pertanian Tidak Membagi SK Yudisium

Suasana saat berlangsungnya yudisium pertanian



Papyrus- Fakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi(UNITRI) Malang, menyelenggarakan Yudisium dengan jumlah 107 mahasiswa di Gedung Olahraga(GOR) Unitri, pada Senin(16/03/2020).

Ketua pelaksana Bertolomeus Bu'u menjelaskan bahwa peserta yudisium terdiri dari berbagai program studi.  

"Lima program studi yang turut dalam yudisium fakultas pertanian yakni, program studi Agribisnis, Agroteknologi, Peternakan,Teknologi Industri Pertanian dan Arsitektur Lanskap," terangnya.

Sementara Salah satu lulusan terbaik, Sarita Indah Sari mengaku bangga dan senang atas pencapaiannya sebagai lulusan terbaik di fakultas Pertanian.

"Jujur saya bangga  atas pencapaian ini. Tentu semuanya tidak terlepas dari peran dosen yang membuat saya dari bukan apa-apa hingga akhirnya menjadi lulusan terbaik di fakultas pertanian," ungkapnya penuh syukur.

Sarita melanjutkan, "Saya harap adik tingkat juga tetap harus berproses, berprestasi dan jangan pernah berkata tidak bisa karna sesuatu itu butuh perjuangan, tidak ada hasil tanpa proses," ujar mahasiswi agribisnis tersebut.

Dekan fakultas pertanian, Dr.Ir.Amir Hamzah, MP mengatakan bangga bisa melepaskan 107 mahasiswanya di periode ini.

"Jelas kita senang bisa melepas 107 mahasiswa  fakultas pertanian periode ini. artinya selama ini dari periode wisuda ke periode yudisium-yudisum bisa mencapai 100 lebih mahasiswa dan harapannya mereka bisa mengembangkan diri di luar karena tantangan perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut kemampuan yang mumpuni di segala bidang," tegas Amir Hamzah.

Meskipun  yudisium berlangsung cepat, dengan tidak dibagikannya SK yudisium seperti biasanya, namun acara tetap berjalan lancar. Hal tersebut diakui sebagai salah satu langkah preventif terkait mewabahnya covid-19 sehingga kegiatan seperti berjabat tangan dan berinteraksi satu sama lain harus dikurangi.

Langkah tersebut dinilai bijak mengingat penyebaran covid-19 yang tidak harus membuat panik tetapi juga tidak bisa diremehkan. (Ecak/Yano/Ronal/Selo ).

No comments