Himagri Tunda Semua Kegiatan Hindari Covid-19



Surat Edaran Himagri

Papyrus- Demi menghindari penyebaran virus Corona (Covid-19)   Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri) menunda Semua Kegiatan Hingga Keadaan Kembali Normal.

Adapun kegiatan yang tertunda dan tercantum di Surat Edaran (SE) tersebut seperti Studi Kenal Profesi (SKP) kunjungan Mahasiswa Agribisnis ke Jogyakarta, Forum Komunikasi Agribisnis (Forka), dan kegiatan rutinitas mahasiswa agribisnis lainnya.

Ketua pelaksana SKP, Antonia Maria Oy mengatakan bahwa Studi Kenal Profesi ini awalnya hendak dilaksanakan pada tanggal 31 Maret -2 April 2020 tetapi ditunda sampai keadaan stabil dan membaik.

"Karena adanya penyebaran Covid-19, akhirnya panitia sepakat untuk menunda kegiatan sampai keadaan  kembali normal. Sekaligus mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan," ucapnya kepada papyrus saat diwawancarai via WhatsApp, pada Senin, (23/03).

Nia juga menambahkan semua kegiatan yang telah direncanakan menjadi tertunda dan sistem pembelajaran kurang efektif dibandingkan biasanya.

"Ya. Karena adanya Virus ini, kita tidak bisa memaksa keadaan selain menerimanya dan berharap agar situasi ini bisa kembali normal seperti biasanya," katanya.

Ia berharap supaya tetap lebih waspada menjaga kesehatan, dan mengikuti anjuran pemerintah agar tetap diam dirumah sampai keadaan membaik serta menyaring segala informasi yang kita terima agar tidak mudah termakan dan menjadi penyebar hoax.

"Yang harus dilakukan adalah kita mengikuti semua anjuran pemerintah, yaitu diam di rumah selama 14 hari, jaga jarak dengan orang minimal 1 meter, memakai masker saat bepergian dan sesering mungkin untuk mencuci tangan pakai sabun" harapnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Ketua Umum Himagri, Ari Gunawan supaya mahasiswa tetap menjaga keamanan pribadi masing-masing dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah dianjurkan.

"Sesuai dengan Surat Edaran yang telah di keluarkan, kita perlu menunda kegiatan untuk melangkah pada kebahagiaan yang lebih tanpa di hantui rasa takut," ungkapnya. (Kristi/Anita/Ali)

No comments