Radio Anounching, Buku Yuni yang Bahas Tuntas Skill Kepenyiaran


Radio Anounching, Buku Yuni yang Bahas Tuntas Skill Kepenyiaran
Yuni Lasari
Papyrus - Alumni Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, Yuni Lasari  telah berhasil menulis buku dengan judul "Radio Anounching".

Saat ditemui  Papyrus pada Rabu, (18/3) Yuni bercerita tentang bukunya yang berisi beberapa materi tentang kepenyiaran. Wanita yang juga merupakan alumni Radio TRI FM Unitri tersebut, mengatakan bahwa yang melatarbelakanginya menulis buku adalah karena tidak banyaknya buku-buku yang berkaitan dengan kepenyiaran di radio.

"Jadi gak ada yang benar-benar ngomongin tentang tips dan trik gimana sih menjadi penyiar. Juga gimana bisa paham apa seluk beluk dari siaran itu sendiri. Sehingga buku ini hadir biar gak hanya sekedar on air doang tapi sebelum proses siaran sampai sesudah siaran," ungkapnya.

Yuni menyampaikan bukunya berisi tentang lima skill kepenyiaran yang harus dimiliki oleh calon penyiar. Diantaranya yaitu  announching skill, journalism skill, music director, operating skill, dan juga marketing.

Dia sering mengikuti pelatihan atau workshop terkait radio, yang membuatnya bergairah menulis. Yuni mengaku lahirnya  buku ini adalah rangkuman dari perjalanan yang selama ini dialami dengan mencari materi-materi terkait kepenyiaran.

"Rangkuman dari berbagai sumber, dari apa yang saya baca, dari apa yang selama ini saya dapat dan apa yang  saya alami sendiri," sambung mantan penyiar City Guide FM tersebut.

Ketakutan dipastikan pernah dialami setiap orang dalam mempublikasikan karyanya. Tidak terkecuali Yuni, yang telah berhasil menerbitkan buku perdananya.

Wanita berzodiak Libra itu mengaku takut orang lain akan memberikan respon negatif terhadap karyanya. Akan tetapi, Yuni berhasil keluar dari kegelisahan pribadinya, hingga mampu menyelesaikan buku "Radio Anounching" dan berencana melanjutkan target dalam karya-karya berikutnya.

Lebih jauh wanita yang biasa mereview buku dalam blog pribadinya ini, mengaku bahwa dia termotivasi oleh banyak pengalaman dan banyak pribadi untuk selesaikan bukunya tersebut.

"Kalau motivator menulis  banyak sekali orang-orang berpengaruh dalam hidup saya. Kayak guru-guru dulu ketika belajar siaran. Saya juga banyak belajar dari mahasiswa yang selama ini  menjadi anggota di TRI FM. Sehingga tidak heran buku ini banyak juga mengambil materi-materi contoh yang  diadopsi dari TRI FM," lanjutnya.

Yuni menerangkan buku ini diciptakan dengan bahasa yang cukup sederhana dengan menggunakan bahasa tutur, tetapi yang menjadi pembeda adalah skillnya dijelaskan secara terpisah sehingga mudah dipahami.

"Jadi apa yang diajarkan memang dari awal  sudah punya tahapan-tahapannya. Kalau buku-buku lain fokusnya ke siaran saja, saya harapkan ketika membaca buku ini orang akan langsung belajar dan mencontoh di rumah sendiri," tutupnya. (Sabin)

No comments