Anita Sari Mhs Unitri Isi Waktu dengan Jual Bakso Selama di Rumah Saja

Anita Sari (dokumen pribadi) 

Papyrus - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) MalangAnita Sari, membuka usaha Bakso kecil-kecilan untuk mengisi waktu saat di rumah saja selama pandemi Covid-19.

Saat diwawancarai papyrus Via WhatsApp pada Selasa (14/04), Anita Sari mengatakan, motivasinya menjual bakso dari rumah karena mengingat situasi seperti sekarang membuat Ia ingin mencari kerja sampingan yang bisa menghasilkan uang.
Bakso siap diorder
"Karena perekonomian orang tua dikampung tidak stabil dan uang transferan pun tidak lancar seperti dulu, jadi saya mencari inisiatif untuk menjual bakso Kalimantan. Barang kali ada orang diluar Kalimantan maupun orang Kalimantan asli  ingin mencoba bakso khas Kalimantan," ungkapnya.

Anita juga mengaku bahwa awalnya bikin untuk dimakan sendiri dan iseng-iseng posting di status whatsApp, lalu ada yang komen dan order baksonya. Anita pun mulai untuk menjalankan usahanya pada Senin kemarin.

"Puji Tuhan hari pertama yang order ada 13 orang itu termasuk teman-teman Asrama ada 4 orang. Teman dari kos lain 2 orang, teman sekelas 2 orang dari Kalimantan dan Sumatera, teman dari timur juga ada 1 orang dan juga dosen unitri khususnya dosen komunikasi," akunya.

Meski begitu, ia  menambahkan ada kendala dalam usahanya yaitu dalam teknis pembuatan.

"Yang pastinya setiap hal yg kita lakukan tidak luput dari suatu kendala. Kendala saya yaitu saat membuat kaldu (kuah baksonya) sedikit kewalahan karena tempatnya kekecilan. Jadi agak ribet bikinnya 2 kali sampai 3 kali untuk membuat kuahnya," Jelas Anita.

Salah satu pembeli bakso Fransiska Elisa mengatakan, bahwa bakso yang dibuatnya sudah enak, namun ada sedikit saran untuk menyeimbangkan antara porsi mie, bulatan bakso, sama sayurannya biar tidak dominan mienya daripada baksonya.

"Sarannya sih, pertama 1 porsi itu harus seimbang dari mie, sayurannya sama bulatan bakso itu. Terus sambelnya juga biar pas sebaiknya ditambahkan juga sambel ulek jadi konsumen bisa nentuin sendiri mau pedas bisa makan pake sambal ulek atau cuman pake saus biasa," tutupnya. (Kristi/Susan/Ali)

No comments