Himakom Tetap Jalankan Beberapa Proker, Himaka Tunda Semua Kegiatan



Ketua HMJ Ilmu Komunikasi Unitri
Papyrus - Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (Himakom) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang tetap jalankan beberapa program kerja (Proker) ditengah maraknya Covid-19 dengan melakukannya secara online.

Hal ini berbeda dengan Himpunan Mahasiswa Akutansi (Himaka) yang menyesuaikan dengan kebijakan kampus untuk tidak melaksanakan proker sementara waktu, ditambah tidak ada proker yang bisa dilakukan via online seperti komunikasi. 

Ketua HMJ Ilmu Komunikasi, Rajab Abubakar sidiq Jailani saat  diwawancarai papyrus Via WhatsApp pada Rabu, (08/04) mengatakan bahwa mereka akan tetap menjalankan proker yang telah direncanakan namun bersifat online.

"Kita tetap melakukan aktivitas, walaupun bukan aktivitas di luar rumah. Seperti lomba fotografi pada tanggal 10 April, kita sudah membuka pendaftaran. Dimana semuanya dilakukan secara online, mulai dari pendaftaran, penjurian hingga pengiriman hadiah nantinya," ungkap mahasiswa semester 6 tersebut.

Rajab mengaku untuk program kerja yang bersifat umum akan diundur hingga keadaan kembali kondusif dan membaik.

"Untuk proker yang sudah kita tentukan dalam waktu dekat seperti Malam Akrab, workshop fotografi, workshop editing, yang seharusnya kita  selenggarakan di bulan Februari kita undur dulu," katanya.

Ia menambahkan ada beberapa proker yang dapat dilakukan secara online, yang tidak mengumpulkan banyak orang.

"Proker yang dapat kita alihkan ke bentuk online seperti lomba fotografi, kuliah tamu Jurnalistik, kuliah tamu Tv dan Film, kuliah tamu Public Relations, lomba video atau film pendek. HMJ juga akan rutin bersuara untuk melawan Covid-19 lewat poster atau gambar," pungkasnya.

Hal yang berbeda disampaikan oleh ketua HMJ Akutansi, Beatryc Silmedes Dasilva Santun yang mengaku  dalam menjalankan proker menyesuaikan dengan kebijakan kampus.
Ketua HMJ Akuntansi
"Sampai saat ini HMJ kami masih belum melakukan apapun sesuai instruksi Pemerintah dan Pihak kampus untuk di rumah saja," ungkapnya.

Akan tetapi, Bey mengaku pertemuan pengurus tetap diadakan agar tetap pada satu koordinasi.

"Untuk pertemuan pengurus, kami selalu melakukannya by Daring . Kami membahas terkait program yang direncanakan berjalan, yang akhirnya batal . Sebut saja, Syukuran Yudisium  bersama alumni dan Kuliah kepakaran yang harus ditunda,serta mempersiapkan seminar yang akan datang bila kondisi sudah kondusif. Beberapa hal tersebut tentu tidak bisa dialihkan ke online," katanya.

Ia berharap supaya mahasiswa tetap mematuhi kebijakan kampus yang telah dikeluarkan.

"Semoga bapak ibu dosen serta pegawai dan teman-teman tetap sehat. Untuk saat ini, mari kita sama-sama patuhi aturan pemerintah dan kebijakan kampus," tutupnya. (Kristi) 

No comments