Mahasiswa Komunikasi Konsentrasi Jurnalistik Adakan Diskusi Online

Proses diskusi online mahasiswa jurnalistik sedang berlangsung

Papyrus - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Konsentrasi Jurnalistik angkatan 2018 Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang mengadakan diskusi online dengan mengunakan aplikasi Zoom, pada Senin, (13/04).

Tujuan dari diskusi tersebut untuk mengajak mahasiswa  jurnalistik angkatan 2018 meningkatkan giat belajar dan meliput berita yang masing-masing dibagikan dalam bentuk kelompok. Diskusi tersebut dipimpin oleh Yohanes Bhoka Pega kemudian diikuti 8 peserta.

Yohanes Bhoka Pega yang akrab disapa Yano sebagai moderator dalam rapat tersebut menyampaikan, sebagai sesama mahasiswa harus saling berpartisipasi dan saling suport.

"Rapat ini diadakan untuk mencari jalan keluar terkait teman-teman yang mungkin ada kendala dalam proses mencari berita. Karena selama ini hanya beberapa orang saja yang aktif untuk mencari berita disekitar area kampus," Jelasnya.

Yano melanjutkan, rapat tersebut seharusnya dihadiri oleh seluruh mahasiswa Jurnalistik 2018.

"Sebenarnya rapat tadi diharuskan untuk seluruh mahasiswa ilmu komunikasi yang berkonsentrasi jurnalistik angkatan 2018, tetapi yang ikut cuman 8 orang saja," katanya.

Salah satu peserta meeting online, Yohana Yellima Sita mengungkapkan baginya pertemuan tersebut sangatlah memuaskan. Karena selama ini dia juga mengharapkan bahwa ada pertemuan walaupun secara online.

"Sangat puas karena rapat tadi, saya dan teman-teman tau alasan kenapa teman-teman yang lain tidak gabung selama ini. Kemudian kami membentuk kelompok yang masing-masing nanti memilih teman dan mencoba mengajak mereka untuk kerjasama dalam proses mencari atau meliput berita," imbuhnya.

Yohana juga menambahkan bahwa dalam rapat tersebut ada beberapa teman yang beda pendapat, karena katanya bukan saatnya untuk dibimbing, sebab sebagai mahasiswa haruslah kreatif dalam hal kondisi apapun.

"Dalam rapat tadi ada teman saya berpendapat bahwa dia tidak setuju dengan adanya pembentukan kelompok yang sifatnya itu mengajak. Karena dia merasa bahwa sebagai mahasiswa tidak seharusnya dibimbing semacam anak SMP, SMA. Tapi kami memberikan arahan kepada dia untuk tetap kompak,  agar konsentrasi jurnalistik bisa menjadi panutan untuk junior nanti," akunya.

Dia melanjutkan, "Harapan saya buat teman-teman seperjuangan, terlebih khusus yang satu konsentrasi agar selalu semangat dalam proses belajar," imbuhnya. (Adril)

No comments