Pelaksanaan Praktikum di Unitri Sebagian Besar Ditiadakan Karena Covid-19

Dosen jurusan Agroteknologi, Hidayati Karamina

Papyrus - Selama masa Covid-19, pelaksanaan pratikum di Universitas Tribuwana Tunggadewi (Unitri) Malang sebagian besar ditiadakan karena kondisi sekarang yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan.

Dosen jurusan Agroteknologi Hidayati Karamina  mengatakan, bahwa Ia merasa kesulitan untuk melaksanakan perkuliahan yang ada praktikum  di lapangan.

"Di Agroteknologi banyak prakteknya, kesulitannya sekarang perkuliahan yang seharusnya ada praktikumnya di lapangan seperti mata kuliah yang saya ampuh yaitu manajemen kesuburan tanah terpaksa harus ditunda terlebih dahulu. Sebagai antisipasinya selama metode perkuliahan daring mahasiswa saya minta untuk buatkan tugas," ucapnya.

Karamina juga menambahkan bahwa selama ini ada rasa kekhawatiran disetiap dosen apakah mahasiswa bisa paham atau tidak terkait dengan penjelasan materi yang disampaikan melalui online. 

Namun di mata kuliah yang diampuhnya, Karmina mengajarkan kejujuran pembelajaran di kelas online. Apabila ada mahasiswa yang kurang paham bisa menyampaikan keluh kesahnya secara langsung sehingga apa yang disampaikan bisa dipahami oleh semua mahasiswa.

"Saya selalu ajarkan kejujuran, jadi apapun yang menyangkut dengan pembelajaran di kelas online, monggo diungkapkan keluh kesahnya sehinggga dari situ ada koneksi antara dosen dan mahasiswa sehingga mereka bisa memahami apa yang saya jelaskan," ujarnya.

Salah satu mahasiswa Agroteknologi, Erycson Sai Putra Utama mengungkapkan, bahwa kuliah online yang dijalankan kurang efektif tanpa adanya praktek. Karena untuk mahasiswa agroteknologi  praktek menambah atau mengasah mahasiswa terkait teori yang didapat.

Namun sejauh ini, mengenai praktek salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan memanfaatkan media seperti youtube untuk media belajar apabila ada mata kuliah yang ada pratikumnya namun tidak sempat dilakukan.

"Mengenai kuliah online yang dilaksanakan selama ini memang kurang efektif karena yang kami dapat hanya berkaitan dengan materi saja. Apalagi bagi kami mahasiswa agroteknologi praktikum sangat penting agar kami bisa menerapkan teori yang kami dapat di kelas ke lapangan.Agar kami bisa menguji benar atau tidaknya teori tersebut," akunya.

Dia melanjutkan, "Sejauh ini kami hanya bisa memanfaatkan youtube sebagai media belajar mengenai pratikum. Memang kurang efektif namun cukup untuk menambah wawasan," ungkapnya. 

Ditambahkan pula oleh salah satu dosen Ilmu Komunikasi, Muhammad Abdul Ghofur yang menyatakan bahwa kuliah online untuk saat ini merupakan solusi yang tepat namun kurang efektif karena beberapa kendala. Misalnya, koneksi jaringan yang kurang bagus dan mengkondisikan mahasiswa yang kurang perhatian terhadap penjelasan dosen.

"Kalau saya sebagai dosen kuliah online sebenarnya bagus, namun kurang efektif karena beberapa kendala seperti, koneksi jaringan yang kurang, sulit mengkondisikan mahasiswa atau fasilitas mahasiswa yang kurang. Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut saya mengirim materi lewat media WA berbentuk video tutor untuk materi yang ada prakteknya dan kemudian memberikan tugas yang dikumpulkan lewat email," imbuhnya. (Susan/Kristi)

No comments