Covid bukan penghalang untuk tidak membaca


Presiden Jokowi dalam unggahan di twitter resminya
Papyrus - Menjalani hari-hari di tengah keterbatasan disebabkan pandemi Covid-19, Presiden  Republik Indonesia (RI) Joko Widodo mengajak agar lebih banyak waktu untuk membaca buku.

Ditengah pandemi Covid-19, Presiden tetap mengajak masyarakat untuk tetap menjaga budaya literasi membaca. Hari Buku Nasional merupakan sebuah perayaan untuk memperingati pentingnya budaya membaca. Setiap tahunnya, perayaan ini diperingati tepat pada 17 Mei.

Peringatan Hari Buku Nasional (Harbuknas) telah dimulai sejak 2002. Menteri Pendidikan kala itu, Abdul Malik Fadjar, adalah orang yang pertama kali mencetuskan hari peringatan tersebut.

Presiden mengatakan, disaat seperti sekarang kita harus tetap lebih banyak waktu untuk membaca, baik buku fisik maupun buku digital.

"Ditengah pandemi Covid-19 ini kita semua hidup dalam keterbatasan, Saat-saat seperti inilah kita lebih punya waktu untuk membaca buku, baik buku fisik mau pun buku digital," ungkap Presiden.

Dalam hal tersebut Presiden kembali melanjutkan perkataannya  dengan nada bertanya. Ditengah Covid-19, berapa buku yang sudah dibaca

"Buku apa saja yang Anda baca selama masa pandemi ini?," tutup Presiden dalam akun twitter resminya @jokowi Minggu, 17 Mei 2020 09:20 WIB. (Hanif)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.