Ilmu Komunikasi Unitri Malang Terakreditasi B

Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) 

Papyrus
 - Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang mendapatkan Akreditasi B berdasarkan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) NOMOR : 4583/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/VIII/2020. Rabu, (12/08).

Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Saat di Temui Papyrus

Fathul Qorib S.I.KOM,. M.I.KOM,. selaku Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi mengatakan didalam proses Akreditasi kemarin dapat melewati beberapa kendala yang terjadi.

"Beberapa kendala yang terjadi dapat kita lewati dengan cukup mudah, dikarenakan sistem Akreditasi semuanya dilakukan secara sistematis melalui sistem yang namanya PDPT Forlap Dikti sesuai keputusan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim. Semuanya online, jadi mereka tinggal melihat disistem, yang pertama PDPT kita ratio kita itu berapa, 1 berbanding 53 kita. Berarti aman karena batas maksimal 1 banding 60. Kemudian yang ke-2 kalau tidak ada laporan yang buruk dari masyarakat terkait suatu prodi, maka kita juga dianggap baik. Jadi kita dinilai itu saja secara sistem. Maka kemudian kemarin turun akreditasi kita secara otomatis," jelas Fathul yang juga merupakan mantan wartawan tersebut.

Fathul melanjutkan dalam proses terakreditasi yang terjadi tidak semudah yang dibayangkan, ada banyak juga proses dilewati.

"Prosesnya tidak semudah itu, kemarin kita sempat terombang-ambing gitukan, karena setiap ada pergantian sistem itukan kita tidak langsung oke kita pakai. Kita masih bertanya-tanya, kita masih kirim berkas apa enggak? Kita masih nunggu Asesor apa enggak? Kita harus urus berkas ini apa enggak? Nah kemarin setelah gonjang-ganjing itu kemudian diputuskan akhirnya kita gak ngirim, tinggal nunggu keputusan dari BAN-PT kemudian muncullah tadi pagi itu kita sudah nilainya B," lanjutnya.

Dengan terakreditasinya Program Studi Ilmu Komunikasi ada banyak perubahan yang harus dilakukan secara teknis maupun kualitatif.

"Secara teknis, untuk kedepannya ini kita harus memperbaiki semua dokumen administratif terkait dengan penyelenggaraan Program Studi. Mulai dari penyelenggaraan pembelajaran, aktivitas mahasiswa, penilitian, pengabdian masyarakat, kemudian kurikulum, semuanya itu aktivitas ini harus ada dokumennya," pungkasnya.

Secara Kualitatif Fathul menambahkan akan memperbaiki kualitas dari setiap SDM yang ada di Program Studi Ilmu Komunikasi.

"Kemudian secara kualitatif, kita juga akan memperbaiki kualitas dari setiap SDM yang ada di Prodi Komunikasi, makanya dari mahasiswa selalu saya tanyakan karyamu mana, dikarenakan karya itu penting untuk mahasiswa. Kalau ada lomba harus diikuti. Kita pengen kualitas itu kita tingkatkan. Dosen melakukan penelitian dengan baik, dosen melakukan pengabdian masyarakat dengan baik, dosen ngajar juga dengan baik, kita akan melihat semua progres itu, jadi secara kuantitas maupun kualitas nanti kedepan kita akan terus perbaiki," tutupnya.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Yuliana Sukacita Elom berharap agar kedepannya Nilai Akreditasi Program Studi dapat ditingkatkan.

"Harapan saya semoga Program Studi Ilmu 
Komunikasi ini bisa menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang sangat berkualitas, mahasiswa yang memiliki semangat untuk berkarya sehingga kedepannya setelah tahun 2025 nanti program studi Ilmu Komunikasi ini bukan hanya dipredikatnya yaitu akreditasi B, akan tetapi semoga saja nanti pada tahun 2025 nanti Program Studi Ilmu Komunikasi ini mendapat predikat Akreditasi A," harapnya. (Anisa/Hanif/Yano)

No comments