Patuhi Protokol Kesehatan, Fikes Unitri Gelar Yudisium Secara Virtual

 

Patuhi Protokol Kesehatan, Fikes Unitri Gelar Yudisium Secara Virtual
Sedang Berlangsung Yudisium Online

Papyrus - Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang , Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) melaksanakan Yudisium secara online. Sabtu (08/08/2020).

Kepala Program Studi Keperawatan Sirli Mardianna Trishinta, S.Kep., Ns., M.Kep mengatakan Yudisium tersebut dilaksanakan secara online selain dikarenakan untuk mematuhi protokol kesehatan, ada juga beberapa kendala yang terjadi jika melakukan Yudisium secara tatap muka.

Patuhi Protokol Kesehatan, Fikes Unitri Gelar Yudisium Secara Virtual
Kepala Program Studi Keperawatan Sirli Mardianna Trishinta, S.Kep., Ns., M.Kep 


"Beberapa dari mahasiswa kami mungkin tidak berada di Malang sedang berada di kampung halamannya, dan juga dari protokol kesehatan ruangannya tidak ada yang benar-benar luas. Kemudian untuk keefektifannya juga pada akhirnya kita melakukan secara online" ungkapnya.

Jumlah mahasiswa yang telah di Yudisium dari S1 Keperawatan pada periode Agustus, sebanyak 17 mahasiswa.

Kepala program Studi menjelaskan bahwa di periode selanjutnya akan ada lebih banyak lagi target mahasiswa yang akan diyudisium, mengingat bahwa yudisium keperawatan dilaksanakan setiap bulan demi untuk mempercepat proses selanjutnya yakni profesi Ners.

"Yudisium di Keperawatan dilaksankan setiap bulan, kenapa kok berbeda seperti mungkin prodi yang lain, karena ada lanjutan proses pembelajaran dikeperawatan yaitu di profesi sehingga dengan mempercepat mahasiswa yudisium maka pelaksanaan profesi juga akan lebih cepat," tambahnya.

Trishinta berpesan bagi mahasiswa keperawatan yang sedang mengejar yudisium pada periode September agar tetap semangat.

"Mahasiswa keperawatan yang sedang mengejar yudisium periode September mungkin bisa tetap bersemangat, tidak berkecil hati karena teman-temannya sudah yudisium duluan. Jadikan itu sebagai motivasi, karena teman saya sudah selesai maka saya harus segera selesai juga karena mundur 1 bulan, mundur 2 bulan itu artinya mundur juga profesinya," tegasnya.

Fransiska Ina mahasiswa angkatan 2016 selaku peserta Yudisium Online mengatakan bahwa yudisium online tersebut merupakan salah satu alternatif yang tepat untuk mencegah penularan Covid-19.

"Yudisium onlinenya tadi berjalan dengan sangat baik dan ini adalah salah satu metode yang baik bagi mahasiswa karena saat berada di situasi pandemi ini mengurangi kerumunan, oleh sebab itu kita juga dapat membantu pemerintah mengurangi penularan Covid-19," tutupnya. (Anisa/Yano)

No comments