Rayon Revolusi dan Rayon Nusantara Adakan PKD Offline

 

Foto Bersama di Kantor MWC NU Poncokusumu

Papyrus - Tepat 02 Oktober 2020, Rayon Nusantara dan Rayon Revolusi dibawah naungan Komisariat Country Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang melaksanakan Pelatihan Kader Dasar (PKD) yang bertempat di Kantor MWC NU Poncokusumu Kabupaten Malang.

PKD ini akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 02 - 04 Oktober 2020 dengan bertemakan "Meningkatkan Kader Mujahid yang Militan Idealis dan Progresif  di Tengah Pandemi Covid-19".

Sementara itu, PKD tersebut diikuti kurang lebih 40 peserta dari berbagai daerah diantaranya Surabaya, Sidoarjo, Tulungagung, Probolinggo serta dari Rayon Ad-dakhil, Revolusi, dan Nusantara.

Terkait dengan hal itu, ketua pelaksana Nasiruddin mengatakan, PKD ini diadakan bertujuan agar kader PMII khususnya Country Unitri bisa lebih melitan serta lebih progresif kepada Rayon khususnya kepada PMII pada umumnya.

"Di tengah Pandemi Covid-19 ini kita harus bisa menciptakan kader yang ada rasa kepemilikan kepada PMII," ungkapnya.

Nasir berharap agar peserta baik yang dari eksternal maupun yang dari internal tetap semangat dan tetap mengikuti protokol kesehatan didalam mengikuti PKD dari awal sampai berakhir.

"Kesehatan itu paling penting dari yang lain, maka dari itu, tetap jaga kesehatan dan mengikuti protokol kesehatan," ujarnya.

Hal ini sejalan dengan perkataan Faruq Bytheway selaku Ketua Rayon PMII Nusantara, PKD tersebut merupakan jenjang kaderisasi formal yang harus tetap dijalankan ditengah Pandemi Covid-19.

"Kita harus tetap eksis serta intens karena ini merupakan jenjang kaderisasi formal yang ada di PMII selain MAPABA dan PKL," Ungkap Faruq.

Dalam hal ini Faruq menghimbau agar tetap semangat mengikuti  PKD dari awal sampai berakhir dengan harapan menjadi kader yang Militan, Identitas, dan Progresif.

"Saya berharap tetap semangat didalam mengikuti PKD. Gitu saja, serta bisa menikmati puncak dari PKD ini," tutup Faruq ketika diwawancarai Papyrus. (Hanif)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.