Ciptakan Kader Kritis Progresif dan Revolusioner, GMNI Adakan PPAB Ke-2

Suasana PPAB saat penerimaan materi
Papyrus - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)  Komisariat FISIP Unitri mengadakan kegiatan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB). Minggu, (06/12/2020).

Kegiatan PPAB kali kedua ini dilaksanakan di Caffe Cokro Jln. Telaga Wulan Tlogomas Kec. Lowokwaru, dengan mengangkat tema "Mencetak Kader Bangsa yang Kritis Progresif dan Revolusioner".

Kegiatan PPAB tersebut dilaksanakan selama sehari mulai dari pukul 08.00 WIB sampai selesai dengan peserta sebanyak 21 orang.

Ketua pelaksana Yosafat Bulu mengatakan dasar mengangkat tema ini dengan alasan peran menciptakan kader yang progresif.

"Kita melihat bagaimana peran pemuda sekarang, kita harus menciptakan kader yang mencintai terhadap bangsa dan negara serta salah satunya untuk kita dibentuk dalam kedewasaan atau dalam suatu organisasi itu harus ada yang namanya progresif" jelasnya.

Yosafat juga berharap setelah pengukuhan menjadi anggota organisasi GMNI, para kader tidak hilang jejak.

"Bagi anggota yang sudah mengikuti jangan hilang jejak, jadi kita harus semangat untuk mencapai tujuan kita, karena kita masuk organisasi tidak melalui pemaksaan," pungkasnya.

Dominikus salah satu anggota mengatakan bahwa kegiatan PPAB kali ini sangat excited yang dimana materi yang disampaikan mudah dipahami oleh peserta.

"Sangat terkesan dengan kegiatannya, excited sekali, dimana dengan mengikuti kegiatan ini saya merasa menyerahkan diri kepada organisasi GMNI. Saya sangat bersemangat dan materi yang diberikan sangat relevan, serta pematerinya juga sangat baik dalam menyampaikan materinya sehingga sangat dengan mudah menangkap materi dalam kegiatan ini," ungkapnya.

Ketua Komisariat  Fisip Unitri Siprianus B. Ole mengatakan tujuan dari PPAB untuk mendidik mahasiswa menjadi kader yang berjiwa nasionalis yang memiliki sikap berjiwa kerakyatan.

"Tujuannya bagaimana mendidik mahasiswa untuk lebih mengenal nasionalis yang seharusnya dan seperti apa perjuangan dari pada GMNI itu sendiri, kemudian sekaligus mengukuhkan mereka menjadi anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia yang sah secara legal didalam tubuh organisasi," tuturnya.

Siprianus juga mengatakan sangat senang melihat kader-kader berantusias begitu tinggi untuk bergabung didalam organisasi GMNI dengan harapan agar kadernya tetap loyalitas.

"Harapannya kader-kader begitu loyalitas dalam organisasi ini yang merupakan organisasi nasional dan mereka betul-betul berproses dalam GMNI sehinggah menjadi kader yang progresif revolusioner dan memiliki jiwa kritis," tutupnya. (Ryani/Intan/Heni/Suji)

No comments