Semangat Wirausaha Dimasa Pandemi, HMI Komisariat Unitri Adakan Diskusi Kewirausahaan

Sedang berlangsung Diskusi Online di Prambors Cafe
Papyrus - Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang, Komisariat Unitri bidang  Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi (KPP), menggelar diskusi kewirausahaan Via Google Meet, Kamis (17/12/2020).

Ketua Bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi (KPP) HMI Komisariat Unitri, Rajab Abubakar Sidiq Jailani mengatakan tema diskusi tersebut adalah "Mengembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital Di Tengah Pandemi".

Diskusi Kewirausahaan via Google Meet
"Kami memilih tema tersebut karena jelas harapan kami agar pengetahuan soal pengembangan ekonomi kreatif dalam masa pandemi seperti ini, bisa menjadi langkah konkret yang bisa diambil oleh siapapun, karena dengan memanfaatkan dunia digital, saya rasa semua akan mudah dilakukan walaupun dalam masa pandemi seperti ini," tuturnya.

Rajab Abubakar menjelaskan, selama masa pandemi masyarakat Indonesia maupun di negara-negara luar, mengalami krisis ekonomi yang sama.

"Tujuan kami mengadakan agenda diskusi kewirausahaan ini tidak luput yaitu kami ingin membangkitkan semangat berwirausaha kepada khalayak untuk kemudian memanfaatkan ekonomi kreatif berbasis digital sebagai langkah cerdas dalam memilih usaha ditengah Pandemi seperti ini," pungkasnya.

Rajab Abubakar juga menambahkan,  pemuda Indonesia sangat tinggi berpikir positif  dalam membangun negerinya untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan memanfaatkan teknologi.

"Perkembangan dunia kewirausahaan akhir-akhir ini semakin menarik, banyaknya anak muda yang memiliki ide kreatif mulai tertuju dibidang bisnis itu sendiri sebagai pilihan profesi untuk masa depan, sehingga bidang kewirausahaan dan pengembangan profesi mengambil langkah untuk mengadakan diskusi kewirausahaan," katanya.

Ketua umum HMI komisariat Unitri, Abdul Haris Al-Abi Syahril mengapresiasi pengurus HMI Komisariat Unitri khususnya dibidang KPP, karena telah mengadakan diskusi kewirausahaan untuk menawarkan kreatifitas kepada peserta seminar untuk berwirausaha berbasis digital. 

"Dan ini sangat menarik, karena dengan keadaan seperti ini untuk berinteraksi secara langsung kita dibatasi, maka dari itu dengan seminar ini kita di tawarkan solusi untuk membuka usaha berbasis digital dengan peralatan teknologi yang kita miliki," ungkapnya.

Abdul mengatakan, dengan keadaan pandemi seperti ini tingkat pengangguran semakin meningkat dan aktivitas kita dibatasi.

"Harapan terbesar bagi kami bahwa, dengan adanya seminar ini memberikan ilmu dan wawasan baru untuk peserta dan dapat mampu mengembangkan kreativitas yang dimiliki untuk berwirausaha," tutupnya. (Epak)

Tidak ada komentar