Aliansi Mahasiswa Manggarai Malang Peduli NTT Lakukan Aksi Galang Dana

Kebersamaan Aliansi Mahasiswa Manggarai Malang Peduli NTT
Papyrus - Ikatan Mahasiswa Manggarai Malang Peduli NTT melakukan aksi penggalangan dana, bertempat di Lampu Merah Veteran, Cyber Mall, ITN, Suhat BRI Kawi, dan Blimbing Kota Malang, Sabtu (10/04/2021).

Kesadaran akan duka yang dialami masyarakat NTT, membuat beberapa mahasiswa Manggarai membentuk aliansi penggalangan dana bagi masyarakat NTT yang terdampak bencana.

Aksi galang dana depan Lampu Merah Cyber Mall sedang berlangsung
Irenius Karolisa Margon, selaku koordinator dalam aliansi  ini menyampaikan bahwa ada belasan organisasi daerah yang tergabung dalam aliansi Mahasiswa Manggarai Malang. Semuanya tergabung atas dasar kesadaran aksi kemanusiaan serta keinginan untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak bencana.

“Dalam aliansi ini ada delapan belas Orda mahasiswa yang tergabung. Mulai dari Orda Kempo, Riwu, Wae Wake, Komodo, HMKM, Heker, Ikacilma, Iksam, Ikaparma, Ikabalero, Himastim, Kerena, Somba, Iklama, Ikabelem, Nuca Lale, Ikamaru, dan Permando,” katanya saat dijumpai wartawan Papyrus.

Irenius juga menuturkan tujuan dilakukan aksi penggalangan dana ini adalah sebagai aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak bencana.

“Untuk membantu masyarakat NTT yang terkena musibah akibat dari bencana. Kami melakukan aksi ini sudah sejak kemarin 8 April 2021 hingga hari Minggu besok. Kami juga bersama-sama teman-teman Orda dari Manggarai Raya bersatu untuk melakukan aksi galang dana ini, karena merasa duka dari masyarakat NTT adalah kita bersama juga,” tuturnya.

Frederikus Bintang Hayati, selaku partisipan dalam aksi galang dana ini juga mengungkapkan alasan bergabung dalam aliansi mahasiswa Manggarai Malang, dikarenakan atas dasar kemanusiaan. Serta bergabung dalam aliansi ini mengingat akan identitas  dari Manggarai sehingga merasa perlu dan bertanggung jawab melakukan aksi ini karena duka masyarakat NTT adalah duka bersama.

“Saya sadar bahwa saya orang Manggarai. Sehingga saya perlu dan bertanggung jawab bergabung dalam aliansi mahasiswa Manggarai ini. Dan kami juga melakukan aksi ini karena atas dasar kesadaran kami melakukan aksi kemanusiaan. Bahwa apa yang dialami masyarakat NTT bukan suatu hal yang direncanakan. Kita juga harus membantu mereka yang terdampak akibat dari bencana ini,” ungkapnya.

Freder juga mengharapkan kepada seluruh mahasiswa untuk ikut berpartisipasi dalam membantu sumbangsih kepada masyarakat yang terdampak bencana, sehingga dapat membantu masyarakat NTT yang terdampak bencana.

“Harapan dari saya khususnya kepada mahasiswa yang mungkin saat ini belum sama sekali ikut berpartisipasi dalam aksi galang dana dan melakukan aksi kemanusiaannya, ayo jangan tidur saja di kos. Mari bersama-sama membantu masyarakat NTT, tidak banyak, yang dibutuhkan adalah sumbangsih kita jangan hanya menonton atau sekadar story whatsapp dan lainnya, tapi yang di butuhkan adalah wujud dari kemanusiaan itu sendiri,” ucapnya.

Dia juga mengharapkan kepada pemerintah untuk ikut sumbangsih kepada masyarakat yang terdampak bencana dan bila perlu dengan sigap menangani segala kerusakan akibat dari bencana.

“Untuk pemerintah juga saya sangat mengharapkan agar dapat langsung bergerak mengurus segala kerusakan akibat dari dampak bencana ini. Sehingga masyarakat disana juga merasa sangat dibantu. Karena kita tahu bahwa bencana ini bukan sebuah kebetulan,” tuturnya. (Sukacita)

Tidak ada komentar