Bekali Mahasiswa, Prodi Agroteknologi Unitri Gelar Uji Keahlian Benih Kacang Panjang

 

Pelatihan uji keahlian benih kacang hijau hari pertama, Senin (12/4/2021)
PapyrusFakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri)  Malang, Program Studi Agroteknologi uji keahlian benih kacang Panjang, bertempat di Gedung B23, Selasa  (13/04/2021).

Reza Prakoso Dwi Julianto SP., MP selaku Kepala Program Studi (KPS) Agroteknologi mengatakan bahwa uji keahlian ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Agroteknologi, mulai dari semester 6 sampai 7 sebelum melaksanakan skripsi.

"Kegiatan uji keahlian ini dilaksanakan selama 2 hari mulai dari kemarin, pelaksanaan dihari pertama itu terkait teorinya dan yang mengisi materi dari akademisi yakni dosen-dosen Pertanian  Unitri. Dan kita juga mengundang dari praktisi PT Sayang Sri yaitu Pak Adi sebagai pemateri untuk kegiatan ini.  Kemudian untuk hari keduanya yaitu hari ini kita langsung full adakan  prakteknya, tempatnya di Laboratorium Pertanian,” ungkapnya.

Kepala Program Studi Agroteknologi, Reza Prakoso Dwi Julianto, SP., MP (kanan) saat ditemui wartawan Papyrus 
Untuk diketahui, uji keahlian ini merupakan salah satu prasyarat yang diminta dari universitas sebagai syarat untuk kelulusan bagi mahasiswa program studi Agroteknologi.

Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan keahlian kepada mahasiswa khususnya program studi Agroteknologi. Agar ketika lulus mempunyai bekal, salah satunya harus bisa dibidang pertanian.

"Yang kita pake hari ini adalah apakah mereka bisa menerapkan pertanian organik, khususnya untuk budidaya kacang Panjang. Jadi mereka kita bekalli semua, mulai dari awal bikin pupuk, bagaimana analisa lahan, menyiapkan lahannya dan juga benihnya, sampai dengan tanam. Kemudian pengendalian hama  dan sampai ke pasca panennya,” jelasnya.

Salah satu mahasiswa dari program studi Agroteknologi, Arkadius Advenus Lama mengungkapkan, uji keahlian ini merupakan salah satu persyaratan yang penting dan harus diikuti oleh mahasiswa.

"Mengapa kegiatan ini penting karena dalam dunia kerja nanti kita punya dasar. Dan juga dalam kegiatan uji keahlian ini kita sebagai mahasiswa semester akhir betul-betul diuji bagaimana kita punya kemampuan sampai dititik untuk dunia kerja nyata nanti,” katanya.

Tidak lupa Adventus menyampaikan harapan dan pesan untuk mahasiswa yang masih duduk di semester bawah.

" Harapan saya agar dengan situasi pandemi seperti ini, kita juga mengajak adik-adik untuk terlibat aktif. Dan memang uji keahlian ini selalu ada setiap tahun, selain itu sebagai syarat untuk bisa wisuda,” tutupnya. (Dian/Rinda)

Tidak ada komentar