Curah Hujan Tinggi dan Angin Kencang, Akibatkan Bangunan Lantai 3 Roboh

Bangunan rumah lantai 3 yang roboh akibat hujan dan angin kencang
Papyrus - Akibat curah hujan yang cukup deras disertai angin kencang salah satu rumah warga di Jl Tlogo Suryo No. 23 A lantai 3 roboh, Senin (19/04/2021).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul setengah satu siang, untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kejadian tersebut cukup menggegerkan, hingga membuat kepanikan penghuni rumah dan warga setempat.

Pemilik rumah Agus Wiyono saat ditemui wartawan Papyrus
Agus Wiyono, selaku pemilik rumah menjelaskan terkait kronologis peristiwa yang menimpa kediamannya.

"Jadi kemarin kejadian alam yang tak terduga. Jadi posisi saya sama ibu tidak ada dirumah, ada di tempat kerja, yang ada dirumah cuma anak-anak sama anak kos diatas," tutur Agus Wiyono kepada Papyrus, Minggu (18/4/2021).

Agus juga mengatakan bahwa ia mendapatkan kabar terkait peristiwa yang terjadi kemarin itu dari orang terdekatnya.

"Kami dikasih tahu sama saudara, sama bapak ketua RT, jadi kami langsung pulang. Kita pulang pun kejadian sudah selesai," ungkapnya.

Selain itu Agus menambahkan bahwa material yang ada di lantai tiga itu semuanya rusak.

"Jadi keadaan di atas, semua terbang, baik atap yang ditangga maupun atap jemuran itu terbang semua sampai sangkar burung. Atap hilang airnya masuk kerumah, sampai anak-anak kos membantu untuk membersihkan saudara-saudara, anak-anak, ya karena posisi kami ndak ada dirumah memang," tuturnya.

Agus juga mengatakan adapun hal yang dilakukan untuk mengantisipasi sekaligus harapan kedepannya.

"Untuk sementara kita perbaiki diatas. Ya untuk kedepannya mudah-mudahan aja dilingkungan sini maupun lainnya tidak terjadi hal-hal yang sama," pungkasnya.

Mita Wulandari salah satu anak kos, yang rumahnya roboh diterpa hujan dan angin kencang
Mita Wulandari, salah satu anak kos mengatakan bahwa sebelumnya mereka sudah menduga akan terjadi hujan lebat karena cuaca mendung.

"Pas kami pulang dari gereja, cuacanya sudah tidak baik, sudah mendung, dan sudah mau hujan lebat. Kemudian, selang beberapa menit hujan turun dengan lebat dan angin kencang serta petir yang datang disaat itu juga," bebernya.

Adapun permintaan yang dilontarkan Mita kepada pemilik kos untuk segera memperbaiki bagian yang roboh.

"Kami selalu waspada dan untuk merenovasi kosnya itu kami minta kesediaan dari bapak kos untuk cepat merenovasi kosnya ini, kan kita tidak tau mungkin hujan akan datang lagi dan mungkin kami akan kebanjiran lagi," tutupnya. (Tesin/Shela)

Tidak ada komentar