Ikuti Aturan Pemerintah, Kuliah Daring Unitri Berjalan Baik

Kaprodi Ilmu Komunikasi, Fathul Qorib, S.I.Kom.,M.I.Kom., saat ditemui wartawan Papyrus 
Papyrus - Proses pembelajaran daring di masa Pandemi bagi mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Tribhuwana Tungggadewi (Unitri)  Malang, berjalan dengan baik, Jumat (16/04/2021).

Pembelajaran daring selama masa pandemi memang menuai suatu persoalan besar bagi mahasiswa itu sendiri, hal ini dikarenakan banyak mahasiswa yang sedang berada di daerahnya masing-masing. Kemudian juga berada ditempat yang susah terjangkau oleh jaringan.

Selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi Fathul Qorib S.I.Kom.,M.I.Kom menyampaikan bahwa semasa pandemi kampus Unitri mengikuti aturan yang diberikan pemerintah, sehingga apapun aturan yang diterapkan oleh Kemendikbud, kampus Unitri juga harus mengikutinya.

"Kampus Unitri sudah mengikuti aturan pemerintah sebenarnya, jadi kalau pemerintah mengharuskan kita untuk kuliahnya online ya kita online, kalau sudah membuka offline ya insya Allah kita mengikuti kuliah offline,” katanya.

Selain itu Fathul juga menjelaskan adapun kendala yang dialami oleh mahasiswa Unitri, yaitu selama perkuliahan daring berlangsung mahasiswa berada di daerahnya masing- masing dan juga berada di daearah yang susah terjangkau oleh jaringan internet. Sehingga pada saat kuliah berlangsung mahasiswa tidak fokus akibat jaringan tidak lancar.

"Memang mengikuti karena kita berada  dibawah kementerian sehingga kita sifatnya mengikuti. Cuman kalau pemerintah ini membebaskan kepada kita untuk menyelenggarakan kelas online campur offline misalnya, kita juga bisa menyelenggarakan itu tetapi untuk kondisi di Unitri sendiri masih banyak mahasiswa yang masih di kampung dan  sehingga kalau kita buka sekalipun untuk kuliah offline memang belum memungkinkan,” ungkapnya.

Fathul juga menjelaskan hambatan lain jika nanti melakukan perkuliahan offline yaitu mahasiswa yang tidak mematuhi protokol kesehatan meskipun sudah dihimbau dari pihak Satgas Covid-19 sehingga kampus masih mempertimbangkan untuk melakukan perkuliahan offline.

"Untuk saat ini kita masih full online dan memaksimalkan seluruh alat komunikasi yang bisa kita gunakan untuk menjangkau mahasiswa dan juga untuk mengikuti pembelajaran ini kita gunakan secara maksimal,” tutupnya. (Rinda/Alex/Dian)

Tidak ada komentar