Kuliah di Tengah Pandemi, Dosen Komunikasi Unitri Akui Alami Kendala

Dosen Komunikasi Unitri, Muhammad Abdul Ghofur saat ditemui wartawan Papyrus 
PapyrusAkui adanya kendala ketika menjalankan aktivitas belajar mengajar pada masa pandemi, Muhammad Abdul Ghofur Dosen Ilmu Komunikasi, konsentrasi TV-Film Universitas Tribhuwana Tungggadewi (Unitri) Malang, dikarenakan tidak bisa parktek dengan maksimal, Jumat (23/4/2021).

Dosen yang biasa disapa dengan nama akrabnya Memet ini, mengaku bahwa selama masa pandemi di konsentrasi yang di ampuhnya, menggunakan tutorial untuk mengajar pada mahasiswa.

"Untuk sekarang karena masih online saya menerapkan salah satunya membuat tutorial, kemudian biar bisa mengenal mahasiswa pada awal perkuliahan saya menggunakan Zoom biar bisa tahu mahasiswa saya itu seperti apa dan lain sebagainya," ujarnya saat ditemui di Laboratorium Komunikasi seusai rapat, Kamis (22/4/2021).

Karena konsentrasi TV-Film mengharuskan juga mahasiswa untuk lebih banyak parktek, pada masa pandemi ini menjadi tidak bisa terlaksana dan hal itu menjadi kendala baginya.

"Ini bagi saya adalah kendala sekali, karena sebagai dosen TV-Film harusnya banyak praktek langsung, ketemu mahasiswa, kita pegang alat, jalan ke lapangan kemudian kita evaluasi dan sebagainya. Ini sangat berat buat kita," ungkapnya.

Ghofur menambahkan bahwa biar bagaimana pun, ditengah pandemi seperti sekarang ini,  tetap harus memberikan pendidikan yang terbaik.

"Tetapi bagaimana agar bisa memberikan pendidikan yang lebih baik ditengah masa pandemi ini, ya saya harus bikin tutorial kemudian tugas harus segera saya kirim dan mahasiswa harus segera menyelesaikannya. Memang sekarang cenderung banyak tugas karena dari tugas itu akhirnya saya bisa mengevaluasi kemampuan mahasiswa sudah sejauh apa," tambahnya.

Dari materi-materi yang sudah dia berikan, Memet mengaku bahwa, sampai sekarang mahasiswanya merespon dengan baik.

"Untuk sejauh ini Alhamdulilah responnya baik. Tetapi karena jauh itu ya akhirnya kita kurang pendekatan, karena saya adalah tipe dosen yang harusnya dekat dengan mahasiswa, kita harus turun lapangan nih, harus saling ngobrol, harus saling guyon, kemudian kita memberi ilmu di lapangan," ucapnya.

Dia melanjutkan, memang respon mahasiswa pada pembelajaran masa pandemi ini datar-datar saja karena adanya sekat yang jauh itu.

"Sehingga saya rasa untuk masa pandemi ini respon mahasiswa ya sudah, flat aja akhirnya saya punya sekat yang besar dengan mahasiswa, antara saya sebagai Dosen dan mahasiswa," tutupnya. (Alex)

Tidak ada komentar