Ramadhan di Tengah Pandemi, Masjid Margo Utomo Unitri Tetap Jalankan Ibadah Bulan Ramadhan

Pembina Siyfaul Qulub, Muhammad Fauzy Emqi, M.Pd.I saat ditemui wartawan Papyrus
PapyrusSambut bulan Suci Ramadhan Masjid Margo Utomo Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang tetap menjalankan ibadah bulan Ramadhan, Senin (12/04/2021).

Bulan suci Ramadhan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun kemarin, dikarenakan masih adanya pandemi Covid-19.

Dalam pelaksanaannya, Masjid Margo Utomo Unitri tahun kemarin tidak mengadakan tarawih guna membatasi penyebaran virus Covid-19. Dan juga guna mengantisipasi aturan pihak kampus yang tidak mengizinkan untuk melakukan aktivitas yang mengundang banyak orang, ditambah lagi banyak mahasiswa yang pulang kampung.

Zainal selaku Ta'mir masjid Margo Utomo juga menyampaikan bahwa untuk tahun ini kita tetap menjalankan ibadah dan kajian-kajian.

"Insyaallah tahun ini kita tetap menjalankan ibadah-ibadah mulai dari sholat tarawih, tadarusan bersama dan kajian-kajian lainnya,” ungkapnya.

Zainal menambahkan bila sebelum adanya Covid-19, Masjid Margo Utomo selalu melakukan kajian-kajian bersama menyambut waktu buka.

"Setiap tahun sebelum Corona kita selalu buka bersama dengan mahasiswa dan untuk menyambut datangnya waktu berbuka jadi kita melakukan kajian seminggu 3 kali,” katanya.

Muhammad Fauzy Emqi, M.Pd.I., selaku pembina Siyfaul Qulub mengatakan bahwa tahun lalu karena ada pandemi maka tidak dilaksanakan tarawih di Masjid, tapi bagi yang mau sholat di kampus tidak dibatasi selama berkaitan dengan kemahasiswaan.

"Sepertinya kami tidak melaksanakan, karena seperti kita ketahui UKM sendiri masih vakum terkait dengan kondisi pandemi ini, jadi tidak seperti tahun-tahun sebelum yang bisa kami koordinir untuk melaksanakan kegiatan tarawih dan kegiatan lainnya,” ujarnya.

Fauzy juga menjelaskan tarawih di Masjid bukan menjadi kosong alam yang mendesak, tarawih itu yang pertama bukan sebuah kewajiban itu sunah, hanya saja ketika mengalami kondisi  yang  berbeda.

"Itu hal yang berbeda dalam hidup dan ada kesan tersendiri yang akan diceritakan di anak cucu kita nantinya. Bahwa pada tahun 2020 kita pernah mengalami yang namanya pandemi Covid-19,” tutupnya. (Dian/Rinda)

Tidak ada komentar