Ikuti Program Kampus Mengajar, Begini Tanggapan Salah Satu Mahasiswa UNITRI

Salah Satu Mahasiswa Unitri Saat Mengajar di Sekolah Dasar Semlaran

Papyrus - Kampus Mengajar merupakan salah satu bagian dari program pemerintah untuk menjangkau pendidikan hingga ke pelosok negeri dengan mengajak mahasiswa di Indonesia untuk menjadi guru dan mengajar siswa Sekolah Dasar (SD) yang berada di wilayah 3T (Terdepan, tertinggal, dan tertular). Salah satu mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Dekick Jacinda One Alvina yang mengikuti kampus mengajar mengaku senang menjadi bagian dari program tersebut, Minggu (23/05/2021).

Ia menjelaskan ia di tempatkan di Sekolah Dasar Negeri Semlaran, Malo, Kabupaten Bojonegoro yang merupakan salah satu desa dengan penduduk terkecil se-Kecamatan sehingga tidak banyak anak yang sekolah.

Dekick juga menuturkan kegiatan kampus mengajar ini bertujuan untuk membantu proses pembelajaran siswa terkait dengan literasi dan numerasi.

“Kampus mengajar ini itu membantu siswa dalam pembelajaran daring dan luring. Namun, ada juga yang ditugaskan untuk mengurusi administrasi sekolah,” ungkapnya.

Dekick menjelaskan menjadi bagian dari kampus mengajar merupakan momen yang ditunggu olehnya sebagai mahasiwa, karena program ini bisa mengabdi kepada masyarakat terlebih membantu dalam segi pendidikan.

“Menjadi bagian dari kampus mengajar itu adalah pengalaman menarik bagi saya. Jadi, kita sebagai mahasiswa juga bisa menyalurkan ilmu dan membantu dalam bidang pendidikan. Karena seperti yang kita tahu pendidikan di Indonesia itu tidak mudah, masih banyak sekali daerah terpencil yang membutuhkan pendidikan. Apalagi sekarang kita dihadapkan pandemi, dimana peserta didik harus melakukan pembelajaran daring,” ujarnya.

Saat di wawancarai oleh wartawan Papyrus, Ia juga menyampaikan bahwa motivasinya dalam mengikuti program ini adalah mengulurkan tangan dan bertekad mengubah tantangan menjadi harapan. Karena, dengan program ini, ia berharap siswa mampu untuk beradaptasi dengan segala macam kemungkinan yang akan terjadi dalam pendidikan. Siswa harus mampu bersaing dalam pendidikan untuk memperkaya ilmu dan pengetahuan. (Devina)

Tidak ada komentar