Organisasi Dunia Akhirat Gelar Acara Halal Bihalal Dalam Rangka Rayakan Idul Fitri

Anggota Dunia Akhirat Saat Foto Bersama

Papyrus - Organisasi Dunia Akhirat yang beranggotakan para difabel menggelar acara halal bihalal untuk merayakan Idul Fitri di Pakisaji, Malang, Kamis (27/5/2021).

Idul fitri adalah salah satu momen yang ditunggu umat muslim seluruh dunia, momentum Idul Fitri digunakan sebagai ajang untuk saling memaafkan serta mengunjungi kerabat jauh. Organisasi dunia akhirat dalam hal ini menggelar halal bihalal dengan para anggota dalam rangka merayakan idul fitri.

Organisasi dunia akhirat adalah organisasi yang beranggotakan para difabel di lingkup Kota dan Kabupaten Malang. Organisasi ini berdiri sejak 2019 di Kota Malang, awalnya anggotanya hanya anak-anak namun seiring berjalannya waktu bertambah, tidak hanya anak-anak, tetapi juga orang dewasa.

Pada momentum lebaran kali ini organisasi dunia akhirat menggelar halal bihalal di kediaman salah satu anggota di Pakisaji, kegiatan tersebut mengangkat tema “Menjadi Pribadi Baru” ini dipersiapkan dalam waktu kurang lebih 2 minggu.

Pemrakarsa Nur Hasan mengungkapkan bahwa dalam acara ini dihadiri oleh 40 orang dengan kondisi yang berbeda serta usia dan latar belakang yang berbeda pula. Namun Hasan mengaku walaupun memiliki keterbatasan dan berbeda latar belakang, mereka tetap solid dan kompak.

“Alhamdulillah acara hari ini berjalan lancar dan dihadiri sekitar 40 orang, mereka ini berbeda latar belakang, ya mungkin beberapa ada yang sudah saling mengenal akrab karena mungkin satu sekolah. Namun beberapa lainnya belum terlalu dekat. Walaupun begitu mereka tetap kompak dan solid ya, karena disini kita juga ada anak yang sering ikut lomba nyanyi dan semua anggota support," ungkap guru SDLB saat ditemui Papyrus, Minggu (23/5/2021).

Hasan menyebutkan rangkaian acaranya dimulai dari ngaji waqiah, siraman qalbu, dan ada persembahan nyayian dari adik-adik difabel, untuk acara terakhir adalah ramah tamah. Hasan merasa bahagia dan bangga, karena walaupun dengan keterbatasan pada dirinya mereka tetap semangat menjalani hidup.

“Untuk acaranya dimulai dari ngaji bersama membaca surat waqiah, lalu dilanjutkan dengan siraman qalbu yang kebetulan dibawakan oleh saya sendiri lalu ada persembahan nyanyian dari adik-adik berbakat yang sering memenangkan kompetisi bernyanyi, dan acara terakhir adalah ramah tamah,” tutup Hasan. (Rayna)

Tidak ada komentar