Peringati Hari Buku Nasional, Penulis Buku 'Kombinasi Rasa' Tekankan Pentingnya Literasi

Elprida Brutu Penulis Sastra sekaligus Pendiri Writer Class School

Papyrus - Hari Buku Nasional yang dipringati setiap 17 Mei mengundang tanggapan bagi seorang gadis asal Aceh, bernama Elprida Brutu. Ia merupakan salah satu pendiri kelas Writer Class School sekaligus penulis sastra yang mewadahi generasi yang ingin menjadi penulis, Minggu (23/05/2021).

Elprida menuturkan literasi harus dikuasai oleh semua orang, sehingga Hari Buku Nasional tidak hanya berlangsung sekali dalam setahun.

"Jika kita tidak bisa menjadi penulis yang baik, maka setidaknya kita harus jadi pembaca yang baik. Karena kalau sudah banyak yang suka baca dan menulis, literasi di Indonesia pun akan maju," ujarnya.

Ia juga menjelaskan literasi itu akan membuka pikiran manusia. Karena wawasan yang dimiliki luas, maka manusia yang berliterasi akan menjadi lebih bersimpati kepada orang lain.

Selain itu, ia berharap untuk meningkatkan literasi juga bisa membentuk komunitas menulis yang terbuka bagi siapa saja melalui media sosial.

"Untuk meningkatkan literasi sendiri kita juga  bisa membangun taman baca yang berada di lingkungan sekitar dan menanamkan pentingnya literasi sejak dini. Intinya, jika sebagai penulis ataupun pembaca kita harus saling mendukung untuk memajukan literasi," ungkap Elprida saat di wawancarai wartawan Papyrus.

Menurut Elprida, literasi disini tidak hanya berfokus pada karya fiksi saja, melainkan juga karya non-fiksi. Karena dengan karya-karya tersebut orang tidak hanya mendapat pengetahuan, melainkan juga pengalaman.

Lanjut Elprida, tidak jarang kritikus di dunia literasi justru tidak saling mendukung dan menjatuhkan satu sama lain. Ia berharap orang yang berliterasi di Indonesia saling bersatu sehingga tidak ada perdebatan karena merasa unggul satu sama lain.

"Semoga bangsa Indonesia mampu membiasakan diri untuk berliterasi dengan baik. Khususnya membaca, karena jika sudah sering membaca maka pemikiran pun akan luas dan mau berkolaborasi dengan pemikiran yang lain," tutupnya. (Devina)

Tidak ada komentar