Semangat Tak Terbunuh Ruang

Irene Tey Seran, Mahasiswi Ilmu Komunikasi Unitri

                Semangat Tak Terbunuh Ruang

Banyak sudah tubuh terbaring kaku
Jiwa muda pun Banyak berpulang dahulu
Ibu pertiwi jantungnya luka
Tak bersuara menyaksikan semuanya memendam lara

Rasanya tak adil betul
Di dapur asap mengepul
Disetiap diri ketakutan bergejolak
Pandemi tak memandang Siapa yang hendak ia garuk

Wajah-wajah bangunan yang bersinar kini nampak pias
Para pendidik tak kuasa mengambil resiko serupa hujan batu yang deras
Kebijakan-kebijakan pun di buat
Di rumah saja kulianya berlanjut

Wahai Mahasiswa baru yang merasa kurang beruntung
Tataplah wajah-wajah mereka yang akhrinya wisuda daring
Tak usa bandingkan luka siapa lebih dari yang lain
Kau pun Harus menapaki jalan yang sudah disediakan

"Aku rela di penjara bersama buku, Karena dengan buku aku bebas"


Penulis : Irene Tey Seran

2 komentar:

  1. Jadilah mahasiswa super yang nantinya dapat mengimplementasikan semua ilmu yg diperoleh di dunia nyata. Selamat berjuang. Sukses selalu. Tuhan memberkati

    BalasHapus