Terdampak Covid 19, Mantan Karyawan Swasta Jalani Berbagai Pekerjaan Untuk Sambung Hidup

Sujud Saat Menunjukan Tempat Produksi Kardus

Papyrus - Pemutusan Hubungan Kerja akibat pandemic Covid-19 membuat mantan karyawan swasta, sebut saja Sujud warga dari Pakisajiini harus  menjalani beberapa pekerjaan untuk  tetap bisa menyambung hidupnya beserta keluarganya, Kamis (27/05/2021).

Kondisi di masa pandemic ini cukup membuat kehidupan berubah bukan hanya secara kesehatan namun juga secara finansial. Banyak perusahaan gulung tikar akibat tidak balancenya biaya produksi dan pemasukkan. Bukan hanya perusahaan kecil namun juga beberapa perusahaan besar menutup usahanya dan mengurangi jumlah pegawai  karena tidak mampu menggaji karyawan dan mengeluarkan biaya produksi.


PHK secara besar-besaran yang terjadi sempat membuat keadaan ekonomi menjadi buruk, salah satu korban PHK akibat pandemic covid-19 adalah Sujud. Dulu Sujud bekerja sebagai kepala bagian produksi di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang konveksi, namun terkena PHK akibat defisit yang dialami perusahaan.

Sujud mengaku sduah 10 tahun bekerja di perusahaan lama, dan tidak ada di pemikirannya akan aada di dalam kondisi seperti ini. Bapak dua orang anak ini mengungkapkan kebingungan harus melakukan apa setelah di PHK, dia juga mengungkapkan bahwa menganggur dua bulan sebelum menemukan pekerjaan yang sekarang

“Tidak pernah ada dalam pemikiran saya bahwa akan ada wabah penyakit yang mengubah perekonimian masyarakat, saya menjadi kabag produksi sudah 10 tahun ini. Tidak pernah terpikir untuk terhenti dengan cara seperti ini. Saya menganggur dua bulan karena masih syok dan bingung, tidak tau mau bekerja apa karena susah sekali mencari pekerjaan di masa pandemic," ungkapnya.

Setelah dua bulan menganggur, Sujud mencoba peruntungan menjadi seorang driver ojek online serta menjadi pengrajin kardus berkat makanan. Kini ia hanya menjadi pengrajin kardus berkat makanan karena ojek  online juga cukup sepi pelanggan

“Dua bulan kan mbak saya menganggur, tapi setelah itu saya mikir saya ini  masih punya tanggung jawab istri dan anak-anak akhirnya saya mencoba menjadi driver ojek online dan pengerajin kardus makanan. Awlanya ojol cukup ramai, namun tiba-tiba sepi pelanggan. Ya sekarang saya menjadi pengerajin kardus berkat makanan, Alhamdulillah lah cukup untuk memenuhi kebutuhan saya dan keluarga," tutup Sujud. (Rayna)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.