Tingkatkan Kualitas Public Speaking, IKABE Malang Adakan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar

Berlansungnya Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar Orda IKABE Malang

Papyrus - Organisasi Daerah Ikatan Keluarga Belu (IKABE) rayon Tlogomas mengadakan Latihan kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) yang dibagi menjadi tiga bagian di dalamnya antara lain, pelatihan teknik persidangan, Public Speaking, dan Manajemen waktu, di Caffe Andakara Malang, Jawa Timur, Minggu, (09/05/2021).

Ketua Pelaksana Rintorius Oes mengatakan diadakannya LKTD untuk mengembangkan kemampuan Public speaking sebelum menjadi seorang pemimpin. Rintorius berterimakasih kepada semua pemateri yang berkontribusi dan ketua rayon yang sudah mengadakan kegiatan, ia menilai dengan hal kecil ini dapat belajar ke jenjang berikutnya.

Kendala yang dialami oleh panitia sebelum kegiatan berlangsung yaitu saat pertemuan panitia setiap devisi banyak yang tidak hadir saat merancang kegiatan LKTD. Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh 50 peserta.

Rintorius berharap, Orda IKABE rayon Tlogomas tetap mengikat tali persaudaraan, sehingga semakin akrab dan saling berkoordinasi satu sama lain. Menurutnya, Pentingnya teknik persidangan agar dapat mengerti apa yang perlu atau apa yang menjadi landasan utama untuk memfasilitasi teknik persidangan tersebut.

Pemateri pertama, Hipolitus Inosensius Eduk berharap anggota Ikatan Keluarga Belu (IKABE) rayon Tlogomas untuk belajar dan tetap menjalin hubungan dengan baik terutama teman-teman yang baru bergabung.

"Sebagai pembawa materi, sebuah tantangan, kenapa saya tidak tolak, saya merasa tertantang saya merasa apa yang saya miliki selama ini saya sudah bisa tanggungjawab atau menyampaikan secara lisan jadi ketika di WA oleh ketua Umum rayon secara inisiatif sendiri saya tanpa berbicara panjang lebar saya menyetujui," ungkapnya.

Pemateri kedua, Jefrino Susar memaparkan 2 tema yaitu public speaking dan manajemen waktu. Ia menilai, belajar public speaking yang baik dan benar merupakan hal utama yang harus diutamakan oleh mahasiswa. Bukan hanya itu, meningkatkan literasi juga sangat penting untuk dikembangkan.

"Kita sebagai public speaking harus tahu audiensnya orang yang kita hadapi atau kita sebagai Public speaking berhadapan banyak orang. Harus melihat kondisi dan audiens siapa yang kita hadapi misalkan dari umur ikatan anak-anak, kita bicara harus masuk ke dalam dunia mereka bicaranya santai,harus sesuaikan dengan acaranya," tuturnya.

Lanjut Jefrino, Hal yang paling penting yang harus diperhatikan saat public speaking pada saat melakukan presentasi atau berhadapan di depan umum, mulai dari gestur tubuh, ketegasan dalam memaparkan materi, dan penampilannya.

"Harapannya semoga apa yang saya sampaikan semoga bermanfaat untuk teman-teman ini karena ada dua hal yang sangat penting untuk menghadapi dunia dikampus atau di luar yang selalu berkaitan dengan manajemen waktu dan Public speaking," tutupnya. (Janni)

Tidak ada komentar