Punya Tingkat Resiko Tinggi, Begini Ungkap Salah Satu Sopir Truk Kelapa Sawit di Kalimantan

Danil, Saat di Jumpai Wartawan Papyrus

Papyrus - Beragam Pekerjaan didunia yang dilakukan oleh manusia untuk melansungkan kehidupannya meskipun memiliki resiko yang tinggi. Salah satunya menjadi sopir truk sawit yang diakui seorang sopir asal Kalimantan, Sabtu (05/06/2021).

Sopir truk sawit merupakan pekerjaan dengan tingkat resiko yang tinggi. Namun demi melansungkan kehidupan salah satu sopir truk sawit di Kalimantan Danil tetap menjalankan pekerjaannya.

Danil mengaku menjadi sopir truk sawit tidaklah mudah banyak resiko yang harus ditanggung saat mengendarai truk sawit dengan muatan berat.

"Resiko yang dialami bocor ban, tumbang, amblas, patah per-daun, patah as roda ditanjakan yang menyebabkan mobil tidak mampu menanjak dan jatuh, bisa ketebing bahkan kejurang apalagi yang saya bawakan truk sawit dengan muatan berat," ucap Danil.

Danil mengatakan dalam satu hari angkutannya bisa sampai dua mobil, dalam satu mobil muatannya rata-rata delapan hingga sembilan Ton.

"Dalam satu hari saya bisa mengangkut dua mobil, dalam satu mobil muatan saya rata-rata delapan hingga sembilan tonn," tegas Danil.

Perjalanan yang ditempuh oleh Danil dari rumah ke Pabrik Kelapa sawit berkisar dua jam sekali perjalanan. Jadi, pulang pergi diperkirakan empat jam jika dijalan tidak mendapatkan hambatan.

Danil berharap agar diperhatikan lagi oleh atasannya karena menjadi Sopir Sawit tidaklah mudah, banyak resikonya.

"Harapannya lebih diperhatikan lagi karena menjadi supir truk sawit itu tidak mudah banyak resikonya," tutupnya. (Adri)

Tidak ada komentar