Bentuk Kekeluargaan Dalam Gubuk Tua, Aquinas Adakan MUA

 

Sedang berlangsungnya persidangan MUA UA-KMK St.Thomas Aquinas Unitri, oleh presidium sidang tetap di GOR pada Sabtu (30/07)
Papyrus - Membentuk Kekeluargaan Dalam Gubuk Tua, Unit Aktivitas (UA) Kegiatan Mahasiswa Katolik (KMK) St. Thomas Aquinas, Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, melaksanakan Musyawarah Umum Anggota (MUA) di Gedung Olahraga (GOR) Unitri.

Kegiatan MUA ini mengusung tema,"Satu Cita Satu Rasa Membentuk Kekeluargaan Dalam Gubuk Tua". Artinya melanjutkan regenerasi kepengurusan yang sudah di bentuk, untuk semua mahasiswa Unitri yang menjadi anggota UA-KMK St. Thomas Aquinas, untuk selalu berpatisipasi. Karena UKM ini bukan milik sendiri, melainkan milik bersama dalam rasa kekeluargaan. 

Ketua Pelaksana Christian Yogi Flastio menjelaskan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, untuk mencalonkan diri sebagai ketua UA-KMK St. Thomas Aquinas. 

"Persyaratan yang harus di penuhi untuk menjadi calon ketua, diantaranya anggota aktif UA-KMK st. Thomas Aquinas (minimal enam bulan), foto copy sertifikat retret dan bimbingan (retbim), sertifikat Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) dan Leadership (Ld), minimal semester empat dan maksimal semester enam, Kartu Rencana Studi (KRS) berjalan serta Kartu Hasil Studi (KHS) semester genap," jelasnya saat diwawancarai oleh wartawan Papyrus pada Sabtu, (30/07). 

Yogi juga menyampaikan Kegiatan ini dimulai dari pukul 10.00-20.00 WIB. Adapun beberapa kendala teknis yang dialami, salah satunya pelaksanaan MUA yang bertepatan dengan liburan akademis. Sehingga, banyak mahasiswa Unitri yang tidak mengikuti kegiatan tersebut. 

"Memiliki beberapa kendala juga yang kami lalui, terkait partisipasi dari anggota unit kegiatan mahasiswa (UKM). Kesalahan dari kami juga yang memilih waktu liburan, sehingga banyak yang pulang liburan, dan juga dari angkatan 2019 banyak yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktek Kerja Lapangan (PKL)," ujarnya. 

Domisioner ketua umum UA-KMK St. Thomas Aquinas Falenarius Irena mengatakan, selama menjabat sebagai ketua umum banyak hal yang di pelajari khususnya dari para senior dan rekan-rekan kepengurusan, serta beberapa program kerja yang terealisasi. 

"Ada beberapa program kerja (proker) yang terealisasi selama masa kepemimpinan saya, diantaranya penerimaan mahasiswa baru katolik tahun 2020, natal bersama, turnamen futsal, retbim, kunjungan orang sakit (dalam internal pengurus), monitoring, seminar, dan latihan kepempininan serta syukuran wisuda," katanya.  

Sebagai Demisioner ketua Falenarius berharap, kepada ketua umum terpilih, agar mampu menahkodai UA-KMK St. Thomas Aquinas, ke arah yang lebih baik dan mampu mengayomi adik-adik nantinya.

"Pesan dan kesan yang dapat saya berikan, lebih rapatkan barisan lagi, lebih perhatikan poin-poin dalam gubuk tua yaitu faternitas, intelektualitas dan katoliknitas, jadi harus kenal dalam lagi ke-3 aspek itu," tegasnya.

Ketua umum terpilih Antonius Suya mengutarakan, perasaan yang senang dan bangga setelah terpilih menjadi ketua umum UA-KMK St, Thomas Aquinas, periode 2022/2023, dan berharap membawa UA -KMK St. Thomas Aquinas lebih baik dari yang sebelumnya.

"Saya merasa senang dan bangga atas segala pencapaiannya menjadi ketua, meski ada sedikit beban berupa tanggung jawab karena anggota UA-KMK, St.Thomas Aquinas sendiri itu seribuan lebih. Kinerja saya ke depan, berpatokan pada visi misi yang mana menyangkut tiga benang merah yaitu katoliknitas, intelektualitas dan fraternitas yang berpacu pada iman, kekeluargaan dan juga ilmu pengetahuan," pungkasnya. (Friska/Fitry)

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.