Mengabadikan Cinta Terhadap Radio dengan Menulis

Buku Radio announcing karya Yuni Lasari


Papyrus - "Radio telah membuat saya hidup dengan sejuta warna dan pernak- 
perniknya hingga meskipun telah lama resign dari pekerjaan sebagai seorang penyiar, saya tetap tidak bisa menghilangkan rasa cinta saya  terhadap media yang telah berhasil membesarkan nama saya  tersebut."

-Yuni Lasari, 2020
///
Jika berbicara tentang media berkomunikasi, saya selalu merasa tertarik. Mendekatkan diri dengan banyak orang dan menjangkau sebanyak mungkin orang adalah sebuah kesenangan yang tidak bisa digambarkan. Radio merupakan salah satu media favorit saya.

Ketika kecil, saat melepas lelah setelah menyiapkan makanan untuk babi  (investasi berharga orang Timur umumnya agar bisa menghasilkan uang dan juga penting dalam adat), atau saat-saat makan siang dan menyibukkan diri di dapur, kami sekeluarga begitu menikmati suara penyiar yang terasa begitu dekat dan hangat dengan kami.

Radio sebagai media sambil lalu, telah memberi warna pada kehidupan. Akhir pekan, mama saya menunggu-nunggu peruntungan zodiaknya dibacakan bahkan ketika SMA, menjadi penyiar masuk dalam wish list saya pribadi.

Bertemu dengan Yuni Lasari penulis Buku Radio Announcing dan teman-teman lain di Radio TRI FM Unitri membuat saya  semakin dekat dengan dunia kepenyiaran. 

Seleksi ketat masuk  TRI FM dengan test-test yang seru dan 'gila' khas anak Radio membuat degup-degup kencang itu masih sangat terasa. Sejak awal, kami sebagai anggota baru direngkuh dengan baik, seru dan mengasyikkan.

Sebagai Radio komunitas, standar yang dipakai TRI FM saat kami mengikuti Training Kepenyiaran kurang lebih sebulan, menurut saya pribadi dipersiapkan dengan matang.

Senam pernapasan, olah vokal, pembuatan script opening/isi/closing dan lain-lain dibuat terperinci. Sehingga saat kami dipercayakan untuk memasuki ruang ON AIR, kami sudah dibekali dengan pengetahuan disertai dengan pendampingan.

Lalu, coba tebak. Siapa yang menyiapkan semua materi itu? Yah, Yuni Lasari yang juga merupakan salah satu pendiri Radio TRI FM. Sehingga kelahiran karya buku sulung  Yuni yang sudah bergelut bertahun-tahun di dunia kepenyiaran, sangat saya apresiasi dan ditunggu-tunggu banyak orang.

Lalu Apa Isi Buku Radio Announcing? 

Rasa cinta untuk mengenang sesuatu dengan baik dan abadi adalah dengan menulis. Yuni berhasil membuat buku yang bukan saja menjadi pacuan pengetahuan, tetapi menjadi pengingat dan ungkapan terima kasih.

Terhadap semua yang sudah menemaninya dalam dunia kepenyiaran dan turut memberi warna dengan caranya masing-masing. Sehingga ketika membaca buku ini, kita bisa melihat betapa serius cinta itu dituangkan dengan serius pula Yuni menggarap buku ini.

Pembawaan tulisan Yuni yang ringan,
memakai bahasa tutur tanpa meninggalkan isi dari apa yang mau disampaikan, menjadi poin plus bagi buku yang masih hangat.

Membawa sesuatu yang rumit dan berat untuk dimengerti semua kategori pembaca saya pikir adalah kerja ekstra yang tidak semua orang bisa melakukannya.

Buku ini memiliki dua bagian, yang
pertama pengenalan secara umum dunia radio. Meliputi karakteristik Radio, Karakteristik Pendengar Radio, Elemen Penyiaran Radio, Karir di Radio, Elemen Siaran, Produksi Siaran Radio, Jenis Program Siaran Radio, Penyiar, Tugas, dan Karakteristiknya, Tipe Penyiar hingga Standart Operating Procedure {SOP} Penyiar.

Buku ini seperti peta bagi yang sudah lama bergulat di dunia kepenyiaran maupun yang ingin berkecimpung di dunia tersebut. Yuni Lasari menyajikan semuanya dengan jelas, ringan dan berisi.

Sementara bagian kedua  berbicara tentang keterampilan yang harus dimiliki penyiar. Mulai dari mempersiapkan script siaran, bagaimana Musik disajikan di Playlist Radio Siaran, Prinsip Penulisan di Radio, membuat iklan, hingga mengenal peralatan siar.

Melalui buku ini, pembaca dibawa tidak hanya mengenal Radio dan semua elemen yang ada di dalamnya. Akan tetapi penulis mampu membuat buku ini menjadi buku rekomendasi wajib yang harus dibaca bagi dunia kepenyiaran.

Apalagi buku tentang Radio di Indonesia masih kurang penulisnya. Sehingga keberanian Yuni untuk menerbitkan buku ini, sangat diterima baik oleh pecinta kepenyiaran.

Ketika kita telah selesai membaca buku bertebal seratusan ini, kita akan mencintai Radio dan mungkin, langsung ingin menjadi bagian dari dalamnya.

Selamat membaca dan mencintai Radio lebih dalam. (Tini) 

No comments