Pancasila di Tengah Badai Globalisasi: Sutris Tekankan Pentingnya Kebinekaan dan Persatuan

Sutris, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa (Iwasbang) Kesbangpol, menyampaikan materi bertajuk “Menjaga Kebinekaan di Era Globalisasi” kepada mahasiswa baru Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) di Gedung Olahraga (GOR) Unitri, Selasa (02/09).

Papyrus – Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa (Iwasbang), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Sutris, menyampaikan materi bertema “Menjaga Kebinekaan di Era Globalisasi” kepada mahasiswa baru Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang di Gedung Olahraga (GOR) Unitri, pada Selasa (02/09).

Dalam kesempatan tersebut, Sutris menegaskan bahwa mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa perlu menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini. Menurutnya, Pancasila bukan hanya dasar negara, melainkan juga pedoman hidup yang mampu menjaga persatuan di tengah perbedaan, khususnya di era globalisasi yang sarat dengan arus informasi dan budaya luar.

“Indonesia adalah bangsa yang besar dan beraneka ragam. Pancasila adalah satu-satunya pegangan untuk menjaga kebinekaan ini tetap bersatu, terutama dengan semakin banyaknya perbedaan akibat teknologi informasi,” tegasnya.

Sutris juga tidak menutup mata bahwa implementasi Pancasila di masyarakat masih belum sempurna. Ia menilai masih banyak tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan. Meski demikian, ia percaya bahwa pada dasarnya setiap individu memiliki hati nurani yang baik.

“Pada intinya, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Itu pedoman bagi mahasiswa agar dapat menyesuaikan diri, menghormati norma, dan hidup harmonis di tengah keberagaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sutris mengingatkan bahwa menjaga kebinekaan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa. 

"menjaga kebinekaan, merupakan  tanggung jawab bersama seluruh warga Negara Indonesia, termasuk mahasiswa," pungkasnya. 

Dengan memahami dan mengamalkan Pancasila, ia berharap mahasiswa Unitri dapat tumbuh sebagai pemimpin yang bijak, berkarakter, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di era globalisasi.( Rio, Rino, Zuhra,Inok)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.