Delapan Mahasiswa Wisuda, Bupati KKU Datang Ke Unitri Malang

Add Comment
Foto: H. Hildi Hamid Bupati Kayong Utara saat temui Rektor Unitri Malang Prof. Dr. Ir. Eko Handayanto, Msc, Sabtu (28/4) - Vira
Lpm-papyrus.com – Dalam wisuda ke-29 Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang meluluskan 418 mahasiswa, delapan diantaranya mahasiswa Kayong Kayong Utara (KKU) di Gedung Olahraga (Gor) Unitri, Sabtu (28/04).


Wisuda semester gansal tahun 2017/2018 tersebut terdiri dari Magister Ekonomi Pertanian empat orang, Magister Ilmu Administrasi Negara sembilan orang, Fakultas Ekonomi 193 sarjana, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) 84 sarjana, Fakultas Pertanian 71 sarjana, Fakultas Teknik 12 sarjana dan Fakultas Kesehatan 45 sarjana.


Dalam wisuda tersebut dihadiri oleh Bupati KKU, H Hildi Hamid, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Kementerian Sosial (Kesos) beserta rombongan.


Menurut Penjelasan Bupati KKU, delapan mahasiswa tersebut merupakan angkatan pertama yang dijamin biaya kuliah dan hidupnya selama empat tahun menempuh pendidikan diperguruan tinggi diantaranya Unitri Malang.

“Saat pada tahun 2014 saya ikut mengantar mahasiwa di Unitri Malang, namun saat ini saya sangat bahagia karena dapat melihat delapan mahasiswa asal KKU wisuda.

“Selain Menjalin dengan Unitri Malang, kami juga menjalin kerjasama dengan Poltekkes Semarang, STTP Magelang, IPB Bogor, UM dan Unisma, hal tersebut bertujuan meningkatkan SDM Kayong Utara,” ungkap Hildi Hamid.

Terkait kerjasama dengan Pemda KKU tersebut langsung ditanggapi oleh Rektor Unitri, Prof Dr Ir Eko Handayanto Msc, mengatakan bahwa kerjasama tersebut dijalin selama empat tahun dengan membebaskan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) setiap Semester.


“Selain dengan Pemda Kayong Utara, kampus juga bekerjasama dengan Kabupaten Pontianak, Sanggau dan Sambas,” kata Rektor Unitri kepada awak media.

Ia juga menyampaikan bahwa Unitri juga menyediakan beasiswa bebas SPP dan beasiswa prestasi bagi  mahasiswa tanpa ikatan Pemda atau jalur mandiri. (vira)

UKM Wanapala Lakukan Pendakian Wajib Ke Gunung Arjuna dan Unirang

Add Comment
Foto: Persiapan anggota UKM Wanapala di sekret Unitri sebelum melakukan perjalanan menuju Gunung Arjuna dan Gunung Unirang, Selasa (23/4).
Lpm-papyrus.com - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Alam WANAPALA Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, laksanakan mendaki wajib  ke Gunung Arjuna dan Gunung Unirang  di Jawa Timur, Selasa (24/04).

Sekretaris Umum UKM Pencinta Alam WANAPALA, Triandi Susilo mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan pendakian wajib dan merupakan salah satu program wajib kepengurusan  yang dilaksanakan satu tahun sekali,  kegiatan tersebut wajib diikuti seluruh anggota muda sebagai syarat untuk jadi anggota biasa.

"Pendakian wajib ini, salah satu syarat anggota muda yang nantinya bisa ngambil nomor urut anggota biasa, dan seluruh anggota akan mendaki gunung yang tingginya sekitar 3.000 Mdpl yang dijadwalkan selama empat hari", kata Triandi saat ditemui wartawan Papyrus.

Triandi berharap kegiatan tersebut bisa berjalan dengan lancar, dan anggota mampu mengaplikasikan seluruh materi yang di berikan sebelumnya, serta bisa memahami setiap kegiatan yang nantinya dilakukan, baik menejemen logistikya atau dalam perjalanan.

Salah satu pengurus bagian Humas UKM Pencinta Alam WANAPALA, Aji Miswari menambahkan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk  memenuhi kredit poin, bagi anggota muda untuk menjadi anggota biasa, serta sebagai bentuk aplikasi dari materi-materi yang didapat sebelumnya.

"Kegiatan mendaki ini diikuti enam peserta, yang terdiri  dari tiga peserta dan tiga pendamping, dan semuanya  akan melakukan pendakian", imbuh Aji.

Di kesempatan yang sama Aji berharap, kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan pulang dengan selamat serta  bisa mengambil pelajaran di perjalanan nanti. (Ali)

Prodi Ilmu Komunikasi UNITRI Adakan Sosialisasi Pelatihan Penulisan Skripsi

Add Comment
Foto: Suasana pelatihan penulisan skripsi di Laboratorium Bahasa UNITRI, Jum'at (20/4) - FQ
LPM Papyrus.Com - Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tribhuwana Tunggadewi  (UNITRI) Malang, melaksanakan kegiatan pembekalan penulisan ilmiah untuk mahasiswa tingkat akhir di Laboratorium  Bahasa Unitri pada pukul 08.30 s/d 11.00 Wib, Jumat (20/4).

Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 50 orang mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi semester akhir, di buka langsung oleh ketua program studi (KPS) Ilmu Komunikasi, Fathul Qorib, S.I.Kom., M.I.Kom.

Selaku KPS Fathul Qorib mengatakan, kegiatan ini di lakukan dengan tujuan untuk mempermudah mahasiswa dalam mengerjakan skripsi sebagai tugas akhir kuliah.

“Kegiatan ini di lakukan, untuk memeprmudah mahasiswa ketika mengerjakan skripsi, dan mengetahui sistematika dalam penulisanya” katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut dosen Ilmu Komunikasi, Sulih Indra Dewi, S. Ikom.,MA, Abdul Ghofur, S.I.Kom., M. Ikom, Amanah Rakhim Sahidah, S.I.Kom.,M.I.Kom dan Heru Prasetya Widodo, SAP., Msi, serta Akhirul Aminulloh, S.Sos., M.Si yang bertindak sebagai pemateri dalam acara tersebut.

Beberapa materi yang di sampaikan diacara tersebut antaranya ialah mengenai sistematika penulisan skripsi dan plagiarisme atau _coppy paste_.

Sebagai pemateri Akhirul Aminullah, S.Sos., M.Si mengatakan dalam melaksanakan tugas akhir mahasiswa harus kritis terhadap banyak hal agar mudah menemukan masalah dan melakukan penelitian, serta menghindari plagiarisme.

“Kita itu harus kritis agar mudah menemukan masalah, dan masalah itu tidak boleh di buat-buat, serta tidak boleh ada plagiarisme dalam skripsi, jika kita mengutip teori, harus kita pahami kemudian tulis dengan bahasa kita lalu kita cantumkan sumbernya”, jelasnya.

Di akhir kegiatan yang ditutup oleh KPS Ilmu Komunikasi, Fathul Qorib, S.I.Kom., M.I.Kom. Kembali mengingatkan kepada mahasiswa ilmu komunikasi untuk segera melakukan bimbingan dengan dosen masing-masing, agar bisa melakukan seminar proposal sesuai jadwal yg telah disepakati.

“Kembali saya ingatkan yang belum bimbingan, segeralah bimbingan, dan yang sudah proses bimbingan silahkan di maksimalakan, karena jadwal yang sudah kita buat kemaren seminar proposal di mulai akhir april sampai pertengahan Bulan Mei”, tegasnya. (Iman)

UPT Humas Unitri Gelar Pelatihan Penulisan Berita

1 Comment
Foto: Pelatihan penulisan _press release_ dan berita oleh UPT Humas Unitri, Selasa, (17/4) - ali
Lpm-papyrus.com - Unit Pelayanan Trerpadu (UPT) Humas Unitri mengadakan Pelatihan Penulisan Press Realese dan Berita, yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa Unitri dan perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dua orang,  di ruang sidang rektorat  Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, Selasa (17/04).

Ketua kepala Bidang UPT Humas Unitri, Amanah  mengatakan bahwa pelatihan penulisan berita dan press realese merupakan agenda tahunan  dari humas Unitri, yang bertujuan membantu Humas dalam mendata dan mengetahui setiap pemberitaa, baik itu bersifat akademisi maupun non akademis.

"Dengan adanya pelatihan ini, mahasiswa bisa membuat berita di setiap program atau kegiatan yang ada di fakultas atau prodi,  dengan penulisan press release dan berita  yang baik dan benar", kata Amanah.

Amanah juga menyampaikan, yang bertanggung jawab dalam pelatihan tersebut ialah kepala UPT Humas Unitri yang  berkerjasama dengan Prodi Ilmu Komunikasi Unitri, dan akan selalu mendatangkan dosen dari Ilmu Komunikasi sebagai pemateri.

"Kebetulan berhubung  pelatihan  ini merupakan bidang jurnalistik, maka kami selalu mencoba untuk mengundang dosen ilmu komunikasi yang paham dalam bidang tersebut", ungkapanya kepada Lpm Papyrus.

Dalam kesempatan tersebut Fathul Qorib, menyampaikan bahwa pelatihan penulisan tidak cukup hanya penyampaian materi, namun harus dibutuhkan praktek, untuk saat ini masih memberikan konsep dasar dalam penulisan agar peserta tidak merasa bingung dan harus betul memahaminya.

"Saya berharap ada praktek langsung menulis berita agar mahsiswa paham", harap Fathul.

Pelatihan penulisan press release dan berita selanjutnya akan dilaksanakan di gedung rektorat lantai dua Unitri, dan untuk konfirmasi selanjutnya akan disampaikan lewat website humas, dan akan mengundang banyak lagi dalam pelatihan tersebut.

Ia berharap kepada mahasiswa Unitri dapat mengikuti pelatihan penulisan berita dan press release yang baik di setiap lingkungan kampus. (Ali)

UKM X-Flash Membangun Kreatifitas Lewat Pemeran Foto

Add Comment
Foto : Suasana pameran fotography di depan UPMB Unitri, Senin (16/4) - Umam
Lpm-papyrus.com - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) X-FLASH, mengadakan pameran dengan tema "Pasca Orpis" yang diselenggarakan di depan gedung Unit Penerimaan Mahasiswa Baru (UPMB) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, Senin (16/04).

Ketua pelaksana pameran Irwan Suhartodi, mengatakan, kegiatan tersebut sebagai ajang menyalurkan bakat dan hobi untuk anggota X-FLASH kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, hari pertama dan ke-dua dilaksanakan di taman Merjosari Kota Malang, dan hari ke-tiga dilaksanakan di kampus sekaligus bersamaann dengan Unitri Idol.

"Pameran ini merupakan ajang untuk anggota UKM  X-FLASH  menunjukkan kreatifitasnya lewat karya-karya fotographi,  pameran ini selain menyalurkan hobi teman-teman, juga bertujuan untuk mengenalkan bahwa di Unitri ada UKM X-FLASH", tegas Irwan.

Ia juga menjelaskan bahwa hasil foto yang lolos seleksi sebanyak 24 foto, dan itu merupakan hasil karya teman-teman UKM X-FLASH, meski hasil fotonya banyak yang perlu diperbaiki, menurutnya masih wajar arena mereka masih jadi anggota biasa.

"Pameran Pasca Orpis ini sebagai syarat untuk mencapai tingkat kepengurusan UKM X-FLASH selanjutnya, karena untuk kepengurusan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, serta pameran ini sebagai basic ketingkat selanjutnya", tutur Irwan.

Irwan jugak berharap, teman-teman UKM X-FLASH tetap aktif berkarya di setiap event apapun, selalu siap untuk berkarya dan lebih mandiri dalam menyalurkan kreatifitasnya lewat forographi.

"Mungkin lewat pameran ini Unitri bisa lebih dikenal oleh masyarakat luar, serta menjadi wadah untuk teman-teman UKM X-FLASH bisa menyalurkan hobinya dan semakin kreatif dalam berkarya," Ungkap Irwan.

Menurut salah satu anggota X-FLASH Gregorius M.I, mengatakan, pameran tersebut merupakan sebuah kebanggaan baginya, dan dengan kegiatan itu dirinya merasa senang karena bisa berkarya dan bisa menyalurkan hobinya, serta bersyukur atas diterima hasil fotonya ketika hunting.

"Jenis-jenis hasil fotonya ada foto Human Interest, Arsitektur Lansdcape, Makro, dan ada juga beberapa hasil foto lainnya," imbuh Gregorius.

Ia juga berharap UKM X-FLASH semakin maju dan lebih kreatif  dalam berkarya, serta kompak dalam mensukseskan acara selanjutnya baik di dalam kampus maupun di luar kampus sendiri, karena menurutnya pameran seperti itu sangat bagus untuk kita bisa berkarya dan memperkenalkan Unitri dan UKM X-FLASH  lebih dikenal lagi di lingkungan luar.

"Bagi teman-teman selain anggota UKM X-FLASH, jangan takut untuk berkarya karena kami anggota UKM X-FLASH selalu siap untuk menerima hasil Foto teman Unitri". Imbuh Gregorius saat diwawancarai wartawan Papyrus. (Umam)

Syifa'ul Qulub Gelar Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriyah

Add Comment
Foto : Suasana ketika Abdul Aziz M.Pd, saat menyampaikan materinya di GOR Unitri, Kamis sore (13/04) - Robby
Lpm-papyrus.com - Unit Aktifitas Kegiatan Mahasiswa Syifa'ul Qulub (UA- KMK- SQ) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, menggelar Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1439H, di Gedung Olahraga (GOR) UNITRI. Acara bertemakan "Isra Mi'raj Sebagai Spirit Beragama dan Berbangsa", Jum'at (13/04).

Peringatan Isra' Mi'raj tersebut dihadiri oleh Dosen FIP Universitas Kanjuruhan (UNIKAMA) Malang, Muhammad Fauzy Emqi, S.Pdi., M.Pdi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Pembina UAKMK SQ, Fauzi, Dosen Unitri dan seluruh mahasiswa Unitri.

Muhammad Fauzy selaku pemateri menyampaikan kepada mahasiswa Unitri tentang sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.

"Isra' Mi'raj adalah suatu peristiwa ataupun mu'jizat yang Allah SWT berikan kepada Rasulullah, oleh sebab itu mari kita tanamkan aqidah dan keyakinan kita terhadap kebenaran dalam islam," tutur Abdul Aziz saat menyampaikan materi dalam acara tersebut.

Sementara itu Ketua Pelaksana kegiatan Khoirul Umam, berharap kepada seluruh mahasiswa Unitri dapat mengambil hikmah dari peringatan Isra' Mi'raj.

"Setelah kegiatan ini, saya ingin mahasiswa Unitri khususnya yang muslim, lebih kuat dalam penanaman ideologi tentang islam dan spirit perjuangan akan islam", ujar Umam kepada Lpm Papyrus. (Robby)

Dies Natalis ke-lima, Mahasiswa Peternakan Adakan Seminar Nasional

Add Comment
Foto : Usai Kegiatan Seminar Nasional di GOR Unitri (Ali)
Lpm-Papyrus.com - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), yang tergabung di Himpunan Mahasiswa Perternakan (HMPT), menggelar puncak perayaan Dies Natalis yang ke-lima dan seminar nasional dengan tema " Peternakan Menuju Perkembangan Ekonomi Nasional",  yang dihadiri UBT PT HMPT Singosari, Ketua Makindo Jawa Timur, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Dinas Peternakan Kota Malang dan Dinas Peternakan Kota Batu, yang diselenggarakan di Gedung Olahraga (GOR) Unitri Malang, Senin (02/04).

Selaku Ketua pelaksanan Nur Ali Khusni, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung kemaren tanggal 12 Maret 2018, sekaligus launching PKM  dan kegiatan konteks kelinci, kemudian diteruskan dengan finalis LKTI dan hari ini acara seminar nasional sekaligus pembagian hadiah serta pemilihan duta peternakan.

"Sebenarnya Dies Natalis Peternakan itu tanggal 12 Desember 2017, pada waktu itu hanya acara pembuatan lounching kegiatan, dan untuk puncaknya dari semua kegiatan itu hari ini," imbuh Khusni.

Ia juga menyatakan dirinya sangat berharap, dengan terselenggaranya Dies Natalis HMPT Unitri yang ke-lima tersebut, semoga ke depannya lebih baik, maju dan kompak lagi.
Felixianus selaku Ketua Umum HMPT Unitri, mengatakan acara Dis Natalis yang diselenggarakan HMPT kali ini merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan, serta tetap bersyukur terhadao Rahmat dari Tuhan yang Maha Esa, karena sampai sekarang seluruh mahasiswa peternakan diberi kesehatan serta bisa semua berkumpul dan masih terjalin persaudaraan yang baik.

"Dalam acara syukuran ini, tidak harus menoton pada acara hiburan saja, kalau bisa jugak ke ranah akademis supaya nantinya bisa dimanfaatkan untuk mahasiswa peternakan itu sendiri, terbukti apa yang kemaren dilakukan terkait perlombaan konteks kelinci yang dimenangi mahasiswa Universitas Brawijaya Malang dan SMAN 2 Pacitan, meskipun mahasiswa peternakan yang dari Unitri tidak memenangi saya tetap bangga karena sudah sukses dalam perlombaan itu," tegas Felix.

Ia juga menyampaikan, rasa senang dan syukurnya terhadap antusiasnya mahasiswa peternakan yang ikut acara tersebut serta diliburkannya perkuliahan hari itu membuat mahasiswa peternakan antusias hadir di acara Dies Natalis HMPT yang Ke-lima, dengan peserta 200 lebih.

"Saya harap dengan bertambahnya usia HMPT ini, semua kader-kader HMPT selalu kompak dan lebih dewasa dalam berorganisasi serta selalu berkarya untuk Bangsa dan Negara, terkait fasilitas kampus yang kurang memadai, pihak kampus selalu memperhatikan hal itu, karena memang HMJ juga membutuhkan tempat untuk berkumpul dan menjalankan  program lainnya, bisa mendukung dalam membangun kampus yang lebih baik dilihat dari setiap HMJ," tegas Felix saat diwawancarai. (Ali)

BEM UNITRI kecam Revisi UU MD 3...

Add Comment
Presiden mahasiswa menyampaikan tuntutan (lian)
Revisi Undang-undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) menuai kecaman dan penolakan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, minggu (01/04).
BEM UNITRI mengeluarkan beberapa tuntutan diantaranya, mendesak Presiden Joko Widodo untuk tidak menandatangani UU MD3 yang baru direvisi oleh DPR, menuntut Mahkamah Konstitusi (MK) membatalakan tiga pasal dalam UU MD3, dan jika tetap disahkan oleh DPR, Presiden Jokowi harus mengeluarkan Perpu untuk membatalakn atau legislatif review. Pihak BEM juga menuntut Pemerintah untuk tidak menjadikan DPR sebagai lembaga adikuasa anti kritik dana kebal hukum.  
Presiden Mahasiswa (PRESMA) Marianus Rawa mengatakan, BEM menilai  ketiga pasal (pasal 73,122,245)  dalam revisi UU MD3 tidak sesuai dengan ketatanegaraan dan tidak relevan dengan negara Demokrasi.  
"UU MD3 sangatlah tidak sesuai dengan ketatanegaraan dan sangat tidak sesuai atau relevan dengan negara demokrasi kita, hal ini tidak sesuai dengan putusan mahkamah konstitusi nomor 013-022/PUU-IV/2016 dan suatu delik tentunya telah di atur dalam kitab undang-undang hukum pidana (KUHP) yang dalam perkembangan sekarang sedang di lakukan  pembahasan RUU hukum pidana, jadi sangatlah tidak sesuai hukum pengaturan a quo", ungkap marianus kepada Papyrus.
Marianus juga menambahkan bahwa UU MD3 tidak sesuai dengan UUD 1945 Pasal 28E ayat 3 dan UU No 9 tahun 1998
"UU MD3 ini seakan ingin membungkam dan membatasi suara rakyat yang menyuarakan kirtiknya di depan umum dan hal ini tidaklah sesuai dengan UUD 1945 Pasal 28E ayat 3 tentang hak kebebasan berserikat, berkumpul dan m-engeluarkan pendapat serta pasal UU No 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan kemerdekaan di muka umum" tegasnya. (Lian)